Tag Archives: Luarbiasa

Luarbiasa, Shalat ISYRAQ Balasannya Haji dan Umrah

Luarbiasa, Shalat ISYRAQ Balasannya Haji dan Umrah

  • حدثنا عبد الله بن معاوية الجمحي البصري حدثنا عبد العزيز بن مسلم حدثنا أبو ظلال عن أنس [ بن مالك ] قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم من صلى الغداة في جماعة ثم قعد يذكر الله حتى تطلع الشمس ثم صلى ركعتين كانت له كأجر حجة وعمرة
  • Abdullah bin Mu’awiyah al-Jumahi al-Bashri meriwayatkan kepada kami: Abdul Aziz bin Muslim meriwayatkan kepada kami: Abu Zhilal meriwayatkan kepada kami: Dari Anas [bin Malik], ia berkata: Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang melaksanakan shalat Shubuh berjama’ah, kemudian ia duduk (berzikir) mengingat Allah hingga terbit matahari. Kemudian ia shalat dua rakaat. Maka ia mendapat balasan seperti balasan haji dan umrah”.


  • Hadits ini terdapat dalam kitab Sunan at-Tirmidzi, juz. 2, hal. 481, no. 586.
  • Menurut Syekh Nashiruddin al-Albani hadits ini adalah hadits Hasan (as-Silsilah ash-Shahihah, juz. 9, hal. 189, no. 3403).
  • Dua rakaat setelah terbit matahari tersebut disebut dengan shalat al-Isyraq, karena dilaksanakan beberapa saat setelah terbitnya matahari.
  • Dalam Fatawa ar-Ramli (juz. 2, hal. 46) disebutkan bahwa shalat Isyraq adalah shalat Dhuha.
  • Dalam Majmu’ Fatawa wa Rasa’il Ibni ‘Utsaimin (juz. 14, hal. 211) disebutkan bahwa shalat Isyraq sama dengan shalat Dhuha, hanya saja waktu pelaksanaannya lebih awal daripada shalat Dhuha, yaitu kira-kira lima belas menit setelah terbitnya matahari


Luarbiasa, Jumlah Penduduk Muslim Eropa Meningkat Pesat

Luarbiasa, Jumlah Penduduk Muslim Eropa Meningkat Pesat

Islam telah menjadi agama dengan pertumbuhan pemeluk yang sangat cepat di beberapa negara Eropa. Disaat maraknya aksi anti-islam di dunia barat, justru membuat Islam semakin kuat tumbuh wilayah minoritas. Meski saat ini, umat Islam sedang dalam situasi sulit. Banyak akksi teorisme yang mengatasnamakan Islam, pada akhirnya membuat agama ini menjadi semakin buruk citranya di mata masyarakat barat. Namun, ditengah-tengah isu islamphobia, ternyata beberapa negara di Eropa memiliki jumlah populasi muslim yang semakim pesat

Sebuah riset yang dipublikasikan baru-baru ini di Jerman mengungkapkan, jumlah umat Islam yang tinggal di Eropa saat ini mencapai sekitar 53 juta jiwa.

Berdasarkan informasi yang dirilis situs Dewan Tertinggi bagi kaum Muslimin di Jerman, Pusat Arsip Islam mengadakan sensus terhadap jumlah umat Islam di Eropa. 

  • Jumlah mereka mencapai 53.713.953, di antaranya sebanyak 15.890.428 jiwa tersebar di negara-negara uni Eropa.
  • Sebanyak 12.387.927 Muslim tinggal di Eropa Barat, masing-masing: 400.000 di Belgia, 293.000 di Jerman, 5500.000 di Prancis, 1.500.000 di Inggeris, 4000 di Irlandia, 1527 di Leichesten, 9000 di Luxemburg, 1000.000 di Belanda, 350.000 di Austria dan 330.000 di Swiss.
  • Jumlah kaum Muslimin di eropa selatan ada sekitar 462.321 jiwa, masing-masing: 117.000 di Denmark, 15.000 di Finlandia, 321 di Eslandia, 80.000 di Norwegia dan 25.000 di Swedia.
  • Jumlah kaum Muslimin di eropa selatan ada sekitar 1.716.500 jiwa, masing-masing: 1.000.000 di Italia, 12.000 di Portugal, 700.000 di Spanyol dan 4500 di Malta.
  • Di eropa tenggara, masing-masing: 2.100.000 di Albani, 2000.000 di Bosnia, 1.100.000 di Bulgaria, 140.000 di Yunani, 56.777 di Kroasia, 750.000 di Macedonia, 150.000 di Rumania, 47.448 di Slovenia, 1.600.000 di Serbia, 20.000 di Republik Ceko, 5.900.000 di Turki, 70.000 di Hungaria dan 200.000 di Cyprus.
  • Rusia merupakan tempat konsentrasi populasi Muslim terpadat di Eropa di mana mencapai 25.000 jiwa. Sedang di Litlandia ada 380 jiwa, di Lithuania 5.100 jiwa dan Polandia 7500 jiwa

Muslim Jerman Sangat Pesat

Salah satu pendusuk muslim yang terbesar di Eropa adalah Jerman Barat. Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa Jerman telah gagal untuk memahami bagaimana imigran Muslim telah mengubah negara mereka dan harus menerima kenyataan bahwa jumlah masjid lebih banyak dari gereja di seluruh negeri, menurut harian Frankfurter Allgemeine Zeitung. “Negara kita akan terus berubah, dan integrasi (proses pembauran) juga merupakan tugas bagi masyarakat dalam menghadapi imigran,” kata Ms. Merkel dalam surat kabar harian. “Selama bertahun-tahun kita telah menipu diri sendiri tentang ini. Masjid, misalnya, akan menjadi bagian lebih menonjol dari kota-kota kita daripada sebelumnya. ”

Jerman, dengan penduduk 4-5 juta Muslim, dalam beberapa pekan terakhir telah terbagi dalam perdebatan atas pernyataan oleh Bundesbank Thilo Sarrazin, yang berpendapat bahwa imigran Turki dan Arab telah gagal untuk membaur dan telah membanjiri Jerman dengan angka kelahiran yang sangat tinggi. Pernyataan Kanselir mewakili pengakuan resmi pertama bahwa Jerman, seperti negara-negara Eropa lainnya, ditakdirkan untuk menjadi benteng Islam. Dia telah mengakui bahwa negara tersebut akan segera menjadi benteng.

Ketika banjir pengungsi Timur Tengah yang tiba di Eropa surut, dan para pencari suaka akan menetap di rumah baru mereka, Jerman tiba-tiba akan menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar. Kedatangan begitu banyak warga Suriah yang melarikan diri dari perang saudara di negara mereka, secara tidak langsung mengubah wajah Islam di Jerman. Sampai saat ini sendiri, Jerman masih didominasi oleh warga Turki yang pertama kali datang sebagai pekerja tamu pada tahun 1960-an. Sementara pengungsi dari Afghanistan, Irak dan negara-negara Muslim lain tiba, Suriah membentuk satu kontingen terbesar yang diperkirakan sekitar 45 persen, dan memiliki kesempatan terbaik dari yang akan diberikan suaka politik di sana.

Dampak jangka panjang dari Jerman tidak akan seperti Inggris atau Perancis, karena memiliki tradisi mengambil imigran dari bekas koloni. Banyak pengungsi yang masih berjuang melalui sejumlah masalah, seperti belajar bahasa dan mendapatkan pekerjaan. Jumlah orang yang akan mengikuti mereka juga belum diketahui. Beberapa kecenderungan yang muncul, meskipun Jerman akrab dengan minoritas Muslim, tetap ada alasan untuk harapan dan kekhawatiran. Perubahan pertama yang terjadi sudah pasti adalah jumlah. “Kami tiba-tiba bisa memiliki lima juta Muslim,” kata Thomas Volk, seorang ahli Islam di Konrad Adenauer Foundation.

Muslim Di Rusia

Masjid Sobornaya di Ibukota Rusia, Moskow kerap dipadati jemaah ketika perayaan Idul Fitri setiap tahunnya. Tetapi, tahun ini ada yang berbeda dari ikon masjid di bekas negara Uni Soviet ini. Masjid di Rusia yang merayakan Idul Fitri 1436 Hijriah pada Sabtu, 18 Juli 2015, kini menampung jumlah jemaah hingga 60.000 orang. Jumlah yang sangat besar untuk negara berlatar komunis. Jumlah tersebut menjadi penanda umat Islam tengah berkembang di sana. Bahkan, Moskow yang dulu tidak ramah terhadap umat Islam, kini menjadi rumah bagi sebagian besar Muslim Rusia. “Moskow secara perlahan beradaptasi untuk menjadi kota muslim terbesar di Eropa, dan muslim secara bertahap beradaptasi dengan itu,” ujar Pengamat Politik Rusia, Alexei Malashenko kepada Al Jazeera, dikutip Dream.co.id dari onislam.net, Kamis, 23 Juli 2015.

Komunitas muslim mencatatkan pertumbuhan yang begitu cepat ketimbang agama lain di Moskow. Dari total 12,5 juta penduduk, pemeluk Islam di Rusia saat ini mencapai 1,5 juta penduduk.  Angka tersebut disumbang tidak hanya dari kelahiran keturunan keluarga muslim. Para mualaf yang tinggal di Moskow ikut menyumbang peningkatan jumlah penduduk muslim di sana.

Anastasiya Korchagina merupakan seorang mualaf wanita yang memutuskan untuk menutup auratnya. Gaya dia dan para muslimah lain ternyata mampu membuat sejumlah warga Moskow tertarik. “Saya sering mendapat pujian tentang gaya berpakaian saya dan begitu cantiknya saya terlihat,” kata wanita yang mengubah nama pertamanya menjadi Aisha sejak memeluk Islam lima tahun lalu. Dia pun mengaku tidak mengalami tindakan kekerasan dari warga sekitar lantaran keyakinannya. “Saya tidak pernah mengalami sikap buruk,” katanya. Selain mereka yang berkumpul di Masjid Sobornaya, terdapat 180.000 muslim yang juga merayakan lebaran di Moskow. Mereka menjalankan salat Id di lima masjid lain. Meski jumlah muslim bertambah, bukan berarti mereka tidak mengalami tekanan. Aparat keamanan Moskow bahkansampai menempatkan alat pendeteksi logam di pintu depan masjid dan memeriksa setiap jemaah yang akan salat Id. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Rusia yang belum memberikan kebebasan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah. Sejumlah larangan masih menghiasi kehidupan beragama umat Islam di Rusia. “Jika Anda ingin salat di masjid, Anda harus masuk penjara,” ujar seorang muslim asal Derbent, Murad Abdullaev, 29 tahun. Larangan menjalankan ibadah juga dialami para muslim di tempat kerja. Padahal, ibadah seperti salat dijalankan di waktu istirahat. “Anda pergi salat saat bekerja, Anda pasti ditegur. Tapi ketika teman Anda merokok sambil beristihat, hal itu diabaikan,” kata Murad.

Jumlah muslim di Moskow mencapai 1,5 juta saat ini.

Prancis kini memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa dengan lima juta orang, diikuti oleh Jerman dengan sekitar empat juta. Tapi, Jerman sendiri memperkirakan 800.000 pengungsi akan datang tahun ini, yang sebagian besar dari mereka adalah Muslim.

“Tren ini akan terus berlanjut. Ini tidak akan berhenti secara mendadak pada 1 Januari 2016,” tambah Volk. Selain itu, sebagian besar adalah laki-laki dewasa muda, sehingga jumlahnya akan meningkat lebih lanjut ketika mereka menetap dan membangun keluarga.

Di Perancis, 30% dari anak usia 20 tahun ke bawah adalah Muslim. Rasio di Paris dan Marseille telah melonjak 45%. Di Perancis selatan, jumlah masjid lebih banyak dari gereja.

Situasi di Britania Raya tidak jauh berbeda. Dalam 30 tahun terakhir, populasi Muslim di sana telah naik dari 82.000 menjadi 2,5 juta. Saat ini, ada lebih dari 1000 masjid di seluruh Inggris – – banyak yang dikonversi dari gereja.

Di Belgia, 50% dari bayi yang baru lahir adalah Muslim dan dilaporkan penduduk Islamnya lebih dari sekitar 25%. Sebuah statistik yang sama berlaku untuk Belanda.
Cerita yang sama juga di Rusia di mana satu dari lima penduduk adalah Muslim.

Muammar Gaddafi pernah menyatakan bahwa “Ada tanda-tanda bahwa Allah akan memberikan kemenangan kepada Islam di Eropa tanpa pedang, tanpa senjata, tanpa penaklukan. Kita tidak perlu teroris; kita tidak perlu pelaku bom bunuh diri. 50 juta Muslim lebih (di Eropa) akan mengubahnya menjadi benua Muslim dalam beberapa dekade.” Termyata fakta angka-angka statistik si Eropa telah mendukungnya.

5 Negara Dengan Jumlah Penduslduk Muslim Terbesar di Erplopa

  1. Turkim Total populasi penduduknya 68.7 juta dengan jumlah penduduk muslim sebesar 68 juta (99%). Meskipun Turki adalah negara sekuler, Islam merupakan bagian penting dari kehidupan di Turki. Keinginan negara ini untuk bergabung dengan Uni Eropa sebagai anggota, mendapat penentangan dari sejumlah Negara Eropa, dengan kekhawatiran bahwa Turki tak dapat menyesuaikan diri dengan Negara Eropa lain
  2. Albania. Total populasinya 3,1 juta dengan penduduk muslim sebesar 2,2 juta (70%). Dulu Albania melarang segala bentuk ibadah hingga di tahun 1990-an, Albania memasuki masa transisi menjadi negara Demokrasi. Saat ini hampir sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam dengan mayoritas orang Albania adalah muslim sunni.
  3. Bosnia Hercegovina.  Total populasi penduduknya sekitar 3,8 juta dengan jumlah masyarakat muslim sebanyak 1,5 juta (40%). Bosnia-Hercegovina telah pulih dari perang antar-etnis berdarah yang terjadi pada tahun 1992-1995. Sekitar 250.000 orang tewas dalam konflik antara Muslim Bosnia, Kroasia dan Serbia. Hampir 8.000 Muslim Bosnia dibunuh oleh Serbia di Srebrenica pada tahun 1995. Peristiwa ini merupakan kekejaman terburuk Eropa sejak Perang Dunia II. Akibatnya, banyak umat Islam terlantar, begitu pula anggota masyarakat lainnya. Sampai kini pasukan penjaga perdamaian tetap ada di negara tersebut.
  4. Macedonia. Total populasinya 2,1 juta dengan penduduk muslim sebesar 630,000 (30%). Agama terbesar di Makedonia adalah Ortodoks Macedonia, namun hampir sepertiga dari penduduk menyebut dirinya Muslim. Makedonia termasuk Negara yang terhindar dari kekerasan antar-etnis yang menimpa negara-negara di Balkan, menyusul pecahnya Yugoslavia.
  5. Serbia dan Montonegro (termasuk Kosovo). Total populasi penduduk sebesar 10.8 juta (termasuk Kosovo), dengan jumlah penduduk muslim Serbia dan Montenegro 405,000 (5%), dan Kosovo sekitar 1,8 juta (90%). Di Serbia dan Montenegro agama yang dominan adalah Ortodoks Serbia, sedangkan Islam adalah agama kedua terbesar dengan perhitungan muslim sekitar 5% dari populasi. Di Montenegro sendiri, populasi muslimnya sekitar 20%. Komunitas muslim dianggap sebagai salah satu dari tujuh komunitas-komunitas religius tradisional. Sementara di Kosovo, pada akhir 1990-an terjadi konflik yang didukung oleh mayoritas etnis Albania yang kebanyakan adalah muslim, melakukan pemberontakan terbuka terhadap kekuasaan Serbia. Lalu, Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic melakukan ‘pembersihan etnis’ terhadap penduduk Albania Kosovo. Akibatnya, ribuan orang mati dan ratusan ribu mengungsi. Peristiwa ini sangat parah, sampai-sampai NATO pun turun tangan pada bulan Maret dan Juni 1999. Mereka mendorong pasukan Serbia dan Kosovo agar tetap berada di bawah kendali PBB.

Luarbiasa, Inilah Keagungan dan Keutamaan Ayat Kursi

Luarbiasa, Inilah Keagungan dan Keutamaan Ayat Kursi

Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka’ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur’an. Isinya tentang keesaan Tuhan serta kekuasaan Tuhan yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya.  Ayat kursi adalah surat yang luar biasa karena didalamnya terdapat pemaparan 3 macam tauhid: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid nama dan sifat Allah.. Beberapa hadits di atas menunjukkan keutamaan Ayat Kursi. Apabila kita merutinkannya, maka kita akan mendapatkan keutamaan yang sangat banyak. Hendaknya setiap muslim bersemangat untuk hal yang bermanfaat bagi dirinya, terkhusus untuk akhiratnya. Ayat Kursi sendiri bukanlah ayat yang panjang dan sulit untuk dihapal. Semoga Allah mudahkan kita untuk menyat kursi adalah ayat ke 255 dari surat Al-Baqarah

  • وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
  • “Kursi Allah meliputi langit dan bumi.”

(2) Sejumlah hadits menunjukkan tentang penamaan ayat tersebut dan keagungannya. Seperti hadits Ubai bin Ka’ab yang menerangkan bahwa ayat paling agung di Al-Qur’an adalah ayat kursi. (HR. Muslim)

(3) Tentang keutamaan ayat tersebut dan anjuran membacanya, “Siapa yang membacanya sesudah shalat maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.” (HR. al-Nasai dan lainnya, dishahihkan Al-Albani di Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 1595)

  • Juga dianjurkan dibaca saat berbaring di tempat tidur. Siapa membacanya maka akan senantiasa dijaga oleh Allah dan dijauhkan dari syetan sampai pagi (HR. Al-Bukhari, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu)
  • Juga disyariatkan dibaca pada pagi hari dan sore hari, sebagai bagian dari zikir pagi dan sore hari. (HR. Al-Nasai, dishahihkan Al-Albani di Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 662)

Terjemahan

Departemen Agama

  • Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.
  • Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Abdullah Yusuf Ali

  • Allah! Tiada tuhan selain Dia yang Hidup, Yang berdiri Sendiri, Abadi,(1) tak pernah terlena. Tak pernah tidur. Milik-Nyalah segala yang di langit, segala yang di bumi. Siapakah yang dapat memberi perantaraan di hadapan-Nya tanpa izin-Nya? Ia mengetahui segala yang di depan mereka dan segala yang di belakang mereka;(2)mereka takkan mampu sedikit pun menguasai ilmu-Nya kecuali yang dikehendaki-Nya. Singgasana-Nya(3) meliputi langit dan bumi, dan tiada merasa berat Ia menjaga dan memelihara keduanya. Ia Mahatinggi, Mahabesar.

Ibnu Katsir

  • Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya);tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.

Tafsir Ayat Kursi

  • Departemen Agama. Kursi dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah dan ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya.
  • Abdullah Yusuf Ali. Ayat inilah yang disebut Ayatul-Kursi, “Ayat Singgasana”. Siapakah yang mampu menerjemahkan keagungan makna ini, atau meniru irama kata-katanya yang begitu padat dan terpilih tepat sekali? Bahkan dalam asli bahasa Arabnya makna itu tampaknya lebih besar daripada yang dapat diungkapkan dalam kata-kata. Sifat-sifat Allah yang begitu berbeda dari segala yang kita ketahui dalam dunia kita ini, sehingga kita harus puas dengan pengertian bahwa satu-satunya kata yang tepat, yang dapat kita pakai menyebut-Nya ialah “Dia” – kata ganti yang mengandung arti nama-Nya. Nama-Nya – Allah – yang kadang salah pakai dan digunakan pada makhluk-makhluk dan benda-benda lain; dan kita harus tegas-tegas menolak setiap gagasan atau kesan bahwa ada sesuatu sebagai sekutu Allah, Tuhan Tunggal Yang Hidup. Ia hidup, tetapi hidup-Nya berdiri sendiri dan abadi, tidak tergantung kepada apa pun dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Sifat al-Qayyum barangkali tidak sekadar berarti “Berdiri Sendiri” tetapi juga mengandung arti “Menjaga dan memelihara hidup”, hidup-Nya merupakan sumber dan penopang yang terus-menerus terhadap segala asal bentuk kehidupan. Hidup yang sempurna adalah hidup yang penuh dengan kegiatan yang sempurna pula, kebalikannya daripada hidup yang tidak sempurna, yang dapat kita lihat di sekeliling kita, yang bukan hanya menjadi sasaran maut, tetapi juga sudah tak berdaya atau kegiatan yang berangsur surut (sesuatu yang berada antara kegiatan dengan tidur, yang dalam hal ini saya sependapat dengan penerjemah-penerjemah lain yang menggunakan kata “terlena”) dan memerlukan tidur penuh. Kebalikannya daripada ini ialah ungkapan yang dipakai dalam Kitab Mazmur lxxviii. 65: “Lalu terjagalah Tuhan, seperti orang yang tertidur, seperti pahlawan yang siuman dari mabuk anggur.”
  • Singgasana, kursi, kekuatan, ilmu, simbol kekuasaan. Dalam pikiran kita, kita sudah menghabiskan segalanya walau kita berkata “langit dan bumi”. Memang dalam segalanya adalah kekuasaan Allah, kehendak dan wewenang-Nya. Segalanya itu sudah tentu termasuk hal-hal rohani dan indra. Bandingkan dengan letupan Wordsworth yang indah ini dalam “Tintern Abbey”: “Yang tempat tinggalnya sinar seperangkat matahari, Dan samudera bundar dan udara lepas, Dan di langit biru, dan dalam jiwa manusia; Secercah gerak dan segenggam roh yang mendorong segala yang berpikir, segala obyek semua pikiran, Dan menggulung habis semua benda”. Menjaga dan memelihara keduanya
  • Ibnu Katsir. Inilah yang disebut ayat kursi. Ayat ini mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur’an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab, bahwa Nabi pernah bertanya kepadanya: “Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?” “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui,” sahut Ubay bin Ka’ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, kemudian Ubay bin Ka’ab pun menjawab: “Ayat Kursi.” Lalu dia mengatakan: “Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang ‘Arsy.”

    Ayat Kursi terkandung 3  Macam Tauhid

    • Di dalamnya terdapat pemaparan 3 macam tauhid: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid nama dan sifat Allah.
    • Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, “ayat kursi ini memiliki kedudukan yang sangat agung. Dalam hadits shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa ia merupakan ayat teragung yang terdapat dalam Al-Quran” (Tafsir Al-Quran Al-‘Azhim).

    Keutamaan

    Banyak sekali keutamaan dari ayat kursi. Penulis akan memaparkan beberapa saja dari keutamaan dari ayat kursi.

    1. Ayat yang Paling Agung dalam Al-Quran. Sebagaimana yang ada pada pertanyaan yang diajukan oleh Rasulullah kepada Ubay bin Ka’ab, “Ayat mana yang paling agung dalam kitabullah?” Ubay menjawab, “Ayat kursi.” Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menepuk dada Ubay kemudian berkata, “Wahai Abu Mundzir, semoga engkau berbahagia dengan ilmu yang engkau miliki.” (HR. Muslim). Ayat Kursi dikategorikan sebagai ayat yang paling agung karena di dalamnya terdapat nama Allah yang paling agung, yaitu Al Hayyu dan Al Qayyum. Namun ulama berselisih pendapat manakah nama Allah yang paling agung.
    2. Keagungannya Melebihi Langit dan Bumi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah Allah menciptakan langit dan bumi melebihi agungnya Ayat Kursi (karena di dalam ayat tersebut telah mencakup Nama dan Sifat Allah)” Sufyan ats-Tsauri berkata, “Sebab ayat kursi merupakan (salah satu) kalamullah (perkataan Allah), sedangkan kalamullah itu lebih agung dari ciptaan Allah yang berupa langit dan bumi” (HR. At-Tirmidzi)
    3. Salah Satu Bacaan Dzikir Sebelum Tidur. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), bacalah Ayat Kursi, niscaya Allah akan senantiasa menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga waktu pagi” (HR. Al-Bukhari). Jadikanlah ayat kursi sebagai dzikir rutin yang dibaca ketika hendak tidur. Selain itu, ayat kursi juga termasuk bacaan dzikir pagi dan petang.
    4. Salah Satu Sebab Masuk Surga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setelah selesai shalat, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian” (HR. An Nasa-i, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani).
    • Beberapa hadits di atas menunjukkan keutamaan Ayat Kursi. Apabila kita merutinkannya, maka kita akan mendapatkan keutamaan yang sangat banyak. Hendaknya setiap muslim bersemangat untuk hal yang bermanfaat bagi dirinya, terkhusus untuk akhiratnya. Ayat Kursi sendiri bukanlah ayat yang panjang dan sulit untuk dihapal. Semoga Allah mudahkan kita untuk mengamalkannya.

    Waktu terbaik membaca ayat Kursi

    • Ketika pagi dan petang. Mengenai orang yang membaca ayat kursi di pagi dan petang hari, dari Ubay bin Ka’ab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ ، وَإِذَا قَرَأَتْهَا حِيْنَ تُمْسِي أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ.   “Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim 1: 562. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits tersebut dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 655)
    • Sebelum tidur. Hal ini dapat dilihat dari pengaduan Abu Hurairah pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang seseorang yang mengajarkan padanya ayat kursi.  دَعْنِى أُعَلِّمْكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا . قُلْتُ مَا هُوَ قَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ فَأَصْبَحْتُ ، فَقَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَا فَعَلَ أَسِيرُكَ الْبَارِحَةَ » . قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ زَعَمَ أَنَّهُ يُعَلِّمُنِى كَلِمَاتٍ ، يَنْفَعُنِى اللَّهُ بِهَا ، فَخَلَّيْتُ سَبِيلَهُ . قَالَ « مَا هِىَ » . قُلْتُ قَالَ لِى إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) وَقَالَ لِى لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ ، وَكَانُوا أَحْرَصَ شَىْءٍ عَلَى الْخَيْرِ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ، تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ » . قَالَ لاَ . قَالَ « ذَاكَ شَيْطَانٌ »   Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari no. 2311)
    • Setelah shalat lima waktu. Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ قَرَأَ آيَةَ الكُرْسِيِّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الجَنَّةِ اِلاَّ اَنْ يَمُوْتَ “Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram). Maksudnya, tidak ada yang menghalanginya masuk surga ketika mati.
    • Ayat kursi punya keutamaan yang luar biasa sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut. عَنْ أُبَىِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ ». قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ ». قَالَ قُلْتُ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ. قَالَ فَضَرَبَ فِى صَدْرِى وَقَالَ « وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ »  Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abul Mundzir, ayat apa dari kitab Allah yang ada bersamamu yang paling agung?” Aku menjawab, “Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qayyum.” Lalu beliau memukul dadaku dan berkata, “Semoga engkau mudah memperoleh imu, wahai Abul Mundzir.” (HR. Muslim no. 810). Al-Qadhi ‘Iyadh menyatakan, “Hadits ini adalah dalil akan bolehnya mengutamakan sebagian Al-Qur’an dari lainnya dan mengutamakannya dari selain kitab-kitab Allah. … Maknanya adalah pahala membacanya begitu besar, itulah makna hadits.”

    Keagungan Ayat Kursi

    • Imam Nawawi menyebutkan, para ulama berkata bahwa hal itu dikarenakan di dalamnya terdapat nama dan sifat Allah yang penting yaitu sifat ilahiyah, wahdaniyah (keesaan), sifat hidup, sifat ilmu, sifat kerajaan, sifat kekuasaan, sifat kehendak. Itulah tujuh nama dan sifat dasar yang disebutkan dalam ayat kursi. (Syarh Shahih Muslim, 6: 85)

    Luarbiasa, Cara Dr Zakir Naik Mendidik Anaknya


    Ketika penceramah dunia ditanya tentang cara mendidik anakknya. 

    • Bagaimana kau membuat putrimu menjadi penceramah sukses sehingga dia bisa berceramah di depan publik?”
    • Merupakan kewajiban setiap muslim untuk berdakwah. Menurut Surat Al Ashr, وَالْعَصْرِ . إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ . إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ. “Demi masa. Sesungguhnya setiap manusia berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman, mengerjakan amal shalih dan saling menasehati dalam kebenaran derta menasehati dalam kesabaran” (QS. Al Ashr: 1-3)

    Minimal ada empat syarat yang diperlukan manusia manapun untuk bisa masuk surga. 

    1. Iman, yang 
    2. Amal shalih
    3. Menasehati supaya mentaati kebenaran atau berdakwah, 
    4. Menasehati supaya bersabar.
    • Jadi menurut surat Al Ashr, ada empat syarat yang harus kau penuhi untuk masuk surga. Mungkin kau muslim yang baik, shalat lima waktu, puasa Ramadhan dan berhaji, tapi jika kau tidak melakukan dakwah, kau tidak akan masuk surga.
    • Jadi setiap muslim harus menjadi dai paruh waktu (part time). Ini wajib.
    • Lebih jauh Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 104. وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka itulang orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imran: 104)
    • Di sini Allah berfirman tentang dai penuh waktu (full time). Sebagaimana ada dokter penuh waktu, insinyur, pengacara, pebisnis. Berapa banyak dai penuh waktu yang ada? Merekalah orang yang beruntung.
    • Kau tahu aku, aku kuliah kedokteran. Menurutku dokter adalah profesi terbaik di dunia. Tapi setelah bertemu Syaikh Ahmed Deedat, aku menyadari bahwa dai adalah profesi yang lebih baik.
    • Tentang pertanyaanmu, aku akan menjadikan anak-anakku baik laki-laki maupun perempuan menjadi dai. Sebab itu adalah profesi terbaik. Inilah profesi para Nabi. Dan ketika aku mendirikan sekolah di Bombay, ini adalah edukasi dunia dan akhirat. Ketika anak-anak bergabung dengan sekolah ini, kami memberikan pendidikan untuk dunia dan akhirat.
    • Ketika anak-anak bergabung dengan sekolah ini pada usia 2,5 tahun, kami mengajari mereka bahasa Inggris dan bahasa Arab di Playgroup. Ketika kelas 5 SD, mereka telah paham Al Quran.
    • Mereka yang memilih hifz, menjadi hafizh saat kelas 5 SD. Ketika mereka kelas 9 atau 10, mereka bisa menerjemahkan sebagian besar Al Quran.
    • Kebugaran fisik juga perlu. Ketika kelas 5 atau 6 mereka wajib mendapatkan sabuk hitam bela diri.
    • Ketiga anakku, masya Allah, semuanya hafal Quran. Mereka pemegang sabuk hitam dalam bela diri. Alhamdulillah.
    • Mereka hafizh Quran, bisa berbahasa Inggris dan kami mengajari mereka bicara di depan publik sejak usia empat tahun. Jadi sejak balita kami mengajari mereka berbicara di depan audiens. Jadi ketika anak-anak kami usia lima, enam dan tujuh tahun, kau bisa menyaksikan mereka di Peace TV berbicara di hadapan ribuan orang.