Tag Archives: ahok

Dr Zakir Naik: Ahok dan Pendukungnya Munafik 

  • https://youtu.be/lgAGXOJJu2g
  • https://youtu.be/RSvUrmS3nsM
  • Wanita bernama Sofi dalam acara sesi Tanya Jawab Dr Zakir Naik di Bandung Minggu 2 April 2017, Menanyakan sebagai berikut. 
    Nama Saya Sofi dari Jakarta, saya hadir di sini Spesial untuk Anda (Dr Zakir Naik). Berdasarkan Pilkada di Indonesia, apa yang terjadi di sini adalah, Apakah dakwah atau pengrusakan saat Anda megumpulkan massa dan mengarahkan mereka untuk TIDAK memilih pemimpin kafir, meskipun orang tersebut sudah terbukti bekerja dengan sangat bagus membangun negara dan kota.” “Apakah dakwah atau pengrusakan, saat Anda meminta masyarakat menutup mata dan telinga atas bukti nyata kinerja pemimpin kafir yang Luar Biasa tersebut? Jadi dimana letak Toleransinya jika seperti itu?” Tanya saudari Sofie sembari menambahkan informasi bahwa dirinya terlahir di keluarga muslim dan ber KTP Islam, namun dia tidak mempercayai agama apapun.


    JAWABAN DR ZAKIR NAIK

    • Dan di awal Dr Zakir Naik menjawab “Bahwa seorang muslim dilarang memilih pemimpin kafir, meskipun sudah membangun infrastruktur yang baik”
    • “Pemimpin kafir ini tidak hanya membangun gedung, tapi juga bersikap baik dengan menghapus kemiskinan dan membangun masjid, lebih banyak masjid dan lebih banyak masjid” ujar saudari sofie menambahkan keterangannya.
    • Dan seraya langsung dijawab oleh Zakir Naik “Munafik, Dia (AHOK) membangun tempat ibadah untuk muslim tapi dia sendiri tidak sholat, Munafik”
    • “Di Al-Quran (Al-Maidah 51) disebutkan kata Aulia, yang pada konteksnya tidak selalu pemimpin namun, Kata Pemimpin termasuk dalam terjemahan kata Aulia dan pada konteks yang dimaksud ayat tersebut Aulia juga bisa diartikan sebagai pemimpin.” Ujar Dr Zakir Naik.
    • “Dan janganlah sekali-kali kamu (umat muslim) menjadikan mereka (non-Muslim) sebagai Aulia. Dan jika kamu melakukannya maka kamu termasuk dalam golongan mereka” Ujar Dr Zakir Naik mengutip terjemahan bebas dari Surat Al Maidah 51.
    • “Dan saat kita menterjemahkan Al-Quran, tafsir terbaik adalah dengan merujuk pada Al-Quran itu sendiri, kemudian baru merujuk pada tafsir dari hadist shahih.
    • Dalam ayat lain Allah memerintahkan Umat Islam agar selalu berbuat baik pada Non-Muslim (Kafir), Tapi Allah mengecualikan satu hal, Kalian Umat Islam yang beriman Jangan memilih Non-Muslim (Kafir) sebagai Aulia, teman sejati, penolong, pemimpin.
    • Jika ada dua pilihan pemimpin, yang satu kafir dan yang satu muslim, kemudian kita sebagai muslim memilih pemimpin kafir, maka pertolongan Allah tidak akan datang.” Ujar Dr Zakir Naik.
    • Zakir Naik Menilai Muslim Yang Memilih Pemimpin Kafir Sebagai Muslim Yang Tidak Taat karena Meninggalkan Al-Quran
    • Zakir Naik melanjutkan bahwa “Itulah Perintah Allah, dan Perintah ini bukan ditujukan untuk Non-Muslim, Jadi Non-Muslim tidak diwajibkan mengikuti perintah ini.
    • Namun perintah ini ditujukan kepada Muslim yang percaya kepada Al-Quran.” Ujar Dr Zakir Naik yang diikuti dengan pertanyaan
    • “Apakah saudari percaya kepada Al-Quran?” Nampak saudari Sofie ragu untuk menjawab pertanyaan Dr Zakir Naik tersebut. “Jika saudari tidak percaya dengan kebenaran Al-Quran maka perintah tersebut BUKAN untuk Anda (Larangan memilih pemimpin muslim dalam surat Al-Maidah 51), Dan Anda sudah menanyakan sesuatu yang kebenaran jawabannya tidak mungkin Anda yakini (karena bersumber dari Al-Quran)” Sanggah Dr Zakir Naik.
    • “Dan saya tahu di Indonesia banyak orang mempunyai nama Islam di KTP namun berkelakuan tidak islami. Perintah di Surat Al-Maidah 51 ditujukan kepada Umat Muslim yang betul-betul berkelakuan islam (bukan munafik)”
    • “Jadi sebaik apapun orang tersebut untuk dijadikan pemimpin, Jika tidak sesuai dengan perintah Al-Quran, Maka kita sebagai seorang muslim yang taat, akan meninggalkannya.” Sanggah Zakir Naik seraya menyindir orang-orang yang mendukung pemimpin kafir dan meninggalkan perintah Al-Quran. 

Inilah 7 Orang Indonesia Paling Aneh dan Konyol

Inilah 7 Orang Indonesia Paling Aneh dan Konyol

  1. Pedagang TAK BISA DITAWAR adalah tukang roti…, promosinya roti tawar tapi engga bisa ditawar…
  2. Sopir yang PALING NEKAD tukang gas, udah tau jalanan menurun masih aja bilang gas’ gas’ bukan rem’ rem’…
  3. Pedagang yang KURANG KERJAAN…, tukang nasi goreng …, nasi udah mateng masih aja digoreng…
  4. Orang yang TAK KENAL KATA MENYESAL…, itu tukang bubur, nasi udah jadi bubur masih dijual juga…?
  5. Orang PALING KONYOL itu tukang cetak foto. Ditanyain 4X6 berapa, dia jawab 1500
  6. Umat Islam PALING ANEH dan PALING KERAS KEPALA itu adalah umat muslim pendukung AHOK, sudah ada lebih dari 15 Firman Allah dalam Quran MEMERINTAHKAN MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM tetapi masih saja membangkang pilih Ahok
  7. Umat Islam PALING ANEH DAN PALING DURHAKA itu adalah umat muslim pendukung AHOK di persidangan PENODAAN QURAN, Kitab sucinya DILECEHKAN masih saja membelanya bahkan BANYAK ULAMA mengingatkan dihina DAN difitnahnya

    Opini Pakar Hukum Taya Negara Bahwa Jokowi Seharusnya Berhentikan Ahok

    Ahok tengah menjalani sidang perdana perkara dugaan penodaan agama di gedung sementara Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat Ahok dengan Pasalin 156 dan 156a KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

    Opini Pakar Hukum Taya Negara Bahwa Jokowi Seharusnya Berhentikan Ahok

    • Guru besar hukum tata negara Universitas Padjajaran (Unpad) Romli Atmasasmita mendesak Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan sementara Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ), setelah status Ahok menjadi terdakwa. “Status Ahok berubah menjadi terdakwa berdasarkan Pasal 83 jo Pasal 84 UU Pemda maka Presiden harus berhentikan sementara Ahok dari jabatan Gubernur. Beda dengan UU Pilkada bahwa Ahok harus cuti karena calon gubernur,” tegas Romli di akun Twitter @rajasundawiwaha.
    • Pakar hukum tata negara Margarito Kamis juga menegaskan bahwa seharusnya Ahok sudah diberhentikan sementara oleh Pemerintah. Pemberhentian sementara dilakukan ketika status terdakwa tersemat ke mantan Bupati Belitung Timur ini. “Seharusnya musti berhenti (sementara). Berhenti dari jabatan sebagai gubernur, karena dia sudah status terdakwa saat berkasnya diregistrasi dan dapat nomor perkara persidangan,”* kata Margarito seperti dikutip kriminalitas.com (13/12). Menurut Margarito, kewenangan untuk memberhentikan sementara Ahok hanya ada di tangan Presiden RI Joko Widodo . Pasalnya, dalam struktur negara, Ahok hanya berada di bawah komando Jokowi . “Presiden sudah harus memberhentikan dia dari jabatannya sebagai gubernur,” tegas Margarito.

    QURAN sudah mengingatkan “Ketika Mereka Mendirikan Masjid”

    CINTA DALAM SEPOTONG PECI. Saat musim cinta tiba. Mendadak demam cinta pada rasul, ulama, masjid, pesantren dan umat, padahal sebelumnya tidak mengenal dan tidak meyakininya. Saat musim gugur tiba cinta berubah jadi segunung benci dan dendam.

    QS. At Taubah ayat 107-110
    وَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَّكُفْرًا وَّتَفْرِيْقًۢا بَيْنَ  الْمُؤْمِنِيْنَ وَاِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ مِنْ قَبْلُ  ؕ   وَلَيَحْلِفُنَّ اِنْ اَرَدْنَاۤ اِلَّا الْحُسْنٰى  ؕ  وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّهُمْ  لَـكٰذِبُوْنَ

    “Dan (di antara orang-orang kafir itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), untuk kekafiran, dan untuk memecah belah di antara orang-orang yang beriman, serta untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka dengan pasti bersumpah, “Kami hanya menghendaki kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa mereka itu pendusta (dalam sumpahnya).”

    (QS. At-Taubah: Ayat 107)

    لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًا   ؕ  لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى  مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِ  ؕ  فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ  يَّتَطَهَّرُوْا   ؕ  وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ

    “Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.”

    (QS. At-Taubah: Ayat 108)

    اَفَمَنْ اَسَّسَ بُنْيَانَهٗ عَلٰى تَقْوٰى مِنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ اَمْ مَّنْ اَسَّسَ بُنْيَانَهٗ عَلٰى شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهٖ فِيْ نَارِ جَهَـنَّمَ  ؕ  وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

    “Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunan (masjid) atas dasar takwa kepada Allah dan keridaan-(Nya) itu lebih baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh lalu (bangunan) itu roboh bersama-sama dengan dia ke dalam Neraka Jahanam? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”

    (QS. At-Taubah: Ayat 109)

    لَا يَزَالُ بُنْيَانُهُمُ الَّذِيْ بَنَوْا  رِيْبَةً فِيْ قُلُوْبِهِمْ اِلَّاۤ اَنْ تَقَطَّعَ قُلُوْبُهُمْ  ؕ  وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

    “Bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi penyebab keraguan dalam hati mereka, sampai hati mereka hancur. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.”

    (QS. At-Taubah: Ayat 110)

    Sungguh Maha benar Allah dengan segala firmannya.

    Paska 212, Para Kyai Kritik Keras PB NU Harus Dievaluasi

    Ratusan jajaran pengurus syuriah NU dan ulama pesantren se-Jatim menghadiri Halaqah dan Silaturrahim Syuriah PBNU dengan Ulama Pesantren dan Syuriah NU se-Jatim di Surabaya, Rabu (7/12). Hadir dalam kesempatan ini Rais Amm PBNU KH. Makruf Amin, Mustasyar PBNU KH. Nawawi Abdul Jalil dari pesantren Sidogiri, Wakil Rais Amm PBNU KH. Miftakhul Akhyar, dan para pengurus Tanfidiyyah PBNU yang dipimpin Prof. Dr. Said Agil Siraj dkk. Dalam pertemuan itu para kyai melontarkan kritik keras pada Pengurus Besar NU. Bahkan, mendesak adanya evaluasi. KH. Makruf Amin, sebagai Rais Aam PBNU, menyampaikan, para kyai sepuh ini adalah pemilik NU. Oleh karena itu, masukan dari para kyai ini sangat dibutuhkan. Dengan pertemuan ini, ada koordinasi dan kesepahaman antara pengurus dan pemiliknya. Selain itu, pertemuan ini sebagai upaya memperbaiki kinerja Pengurus NU, karena dari pertemuan ini banyak didapat masukan untuk PBNU.

    Beberapa pengurus syuriah PBNU seperti KH. Ahmad Ishomuddin, Dr. Masdar Farid Mas’udi terang -terangan menjadi pendukung gubernur Non Muslim Jakarta yang saat ini terjerat kasus penistaan Agama. Bahkan yang lebih mengecewakan Tanfidz PBNU yang dipimpin Said mengeluarkan fatwa yang keliru tentang sholat jum’at untuk menggembosi aksi 212 yang akhirnya banyak dikecam kaum muslimin. Fatwa yang awal mula dibuat oleh Dr Moqsith Ghazali sebagai pengurus LBM PBNU dan salah satu pendiri JIL ini ternyata tanpa mendapat persetujuan dari Rais Amm sebagai pemimpin tertinggi NU.
    Sementara itu, Prof. Dr. Said Aqil Sirodj, sebagai Ketua Umum PBNU saat ditanya wartawan terkait desakan adanya evaluasi pengurus besar NU, hanya menjawab singkat dan normatif. “Ini sekedar silaturahmi,” ucapnya

    Jatuhkan Sanksi Dan Desak Jauhi Hary Tanoe

    Dikutip dari Republika, Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH. Miftakhul Akhyar menyampaikan sikap PBNU dalam kasus penistaan Al-Quran justru lebih keras dari MUI. “Kalau MUI menilai tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Gubernur DKI Jakarta non-aktif) itu menistakan Al-Quran dan ulama, maka PBNU justru menilai ada penistaan Al-Quran, ulama, dan umat Islam,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Ketua PBNU H Saifullah Yusuf (Wagub Jatim). Selain itu, katanya, tim Syuriah PBNU yang dipimpinnya juga sudah menjatuhkan sanksi administrasi kepada jajaran PBNU yang memiliki sikap berbeda dari syuriah, namun sanksi diberikan bertahap, seperti relokasi dari syuriah ke tanfidziah atau dari syuriah ke a’wan. Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNU Prof. Dr. Said Aqil Sirodj mengatakan, PBNU belum menentukan sikap dan antisipasi pasca-aksi 212 itu. Namun PBNU akan berada di belakang konstitusi. “Kita sudah punya pengalaman bagaimana konflik horizontal pasca- penurunan Gus Dur dari kursi kepresidenan, karena itu kita akan berada di belakang konstitusi yang mengatur masa jabatan presiden itu memiliki batasan lima tahun,” katanya.

    Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, sejumlah ulama pesantren se-Jatim juga mendesak PBNU untuk melepaskan diri dari keterlibatan dalam Yayasan Peduli Pesantren Indonesia (YPPI) yang diprakarsai tokoh non muslim keturunan China Hary Tanoesoedibjo, karena masyarakat NU di tingkat akar rumput justru menginginkan kemandirian ekonomi. Selain itu, jajaran syuriah NU se Jatim juga meminta PBNU untuk mengupayakan tampilnya NU dalam mendorong perbaikan bangsa dan negara melalui “Kembali Pada UUD 1945”.“Saya sependapat, kalau NU kembali ke Khittah 1926, maka Indonesia harus kembali ke Khittah 1945,” kata KH Ma’ruf Amin.

    Waspadai Media Islam Online Islam Abal Abal Menurut Wakil Ketua MUI KH Tengku Zulkarnaen 

    Sejak MUI melaporkan Ahog dengan delik aduan penistaan agama, secara serempak sejumlah media online abal-abal yang baru muncul sejak era Jokowi nyapres menurunkan berita yang berjudul berbeda tapi intinya sama, mempertanyakan kredibilitas MUI. Tidak bisa meragukan kredibilitas penafsiran Al-Quran oleh MUI, yang paling gampang diserang yah lewat issue korupsi

    Menutut KH Tengku Zulkarnaen wakil Ketua MUI media online abal abal diantaranya adalah

    • islamnkri
    • nkritoday
    • infomenia
    • hatree.me
    • media syiah arrahmahnews.com pun 

    turut menyajikan berita yang sama dengan judul yang berbeda. Intinya menuduh MUI telah melakukan perbuatan buruk

    Pesan AA GYM Untuk Ahok dan Pendukungnya

    Kalau ada orang muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membangun. maka sampaikanlah pada dia bahwa *firaun bisa membangun mesir menjadi negara gemerlap*, penduduknya hidup makmur tapi fir’aun menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan dia

    Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membuat Jakarta menjadi modern.maka sampaikanlah pada dia bahwa *namrud bisa membangun Messopotamia menjadi negara yang moderen, bangunan menjulang ke atas dengan teknology canggih saat itu. Hanya namrud menistakan Allah, maka Allah hancurkan dia.
    Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa menjadikan hidup makmur, maka sampaikanlah pada dia bahwa Bangsa saba’ bisa membangun negerinya menjadi negara yang makmur, bebas korupsi. Dan kaum saba’ menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka..

    Percaya lah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apa apa,tapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segala nya.

    Saya tidak benci dengan orang non muslim dan etnis china , tapi Allah dengan firmannya melarang saya untuk memilihnya sebagai pemimpin apalagi jika mereka berani menista agaa kami.

    Saya tidak ingin berdebat dengan Anda yang mendukung mereka, apalagi jika Anda yang orang islam.

    Bagaimana saya bisa meyakinkan Anda, sedangkan Firman Allah saja anda tidak yakini dan Anda abaikan.

    Aa Gym

    Surat dan Puisi Tentang Ahok: Gara gara Seseorang 

    ​GARA GARA SESEORANG


    Persaudaraan NKRI yang utuh dibangun leluhur, nasibnya menjadi hancur
    Keadilan hukum yang kaku tapi terukur, ayatnya menjadi lentur
    Kesantunan bangsa yang luhur penuh adat timur, ocehannya menjadi ngawur
    Penguasa negeri yang bijak melihat rakyat tafakur, matanya menjadi lamur

    GARA GARA SESEORANG
    Ulama seyogjanya dihormati, jadi hinaan umat lainnya
    Ulama sewajarnya panutan, berlomba lomba keluarkan fatwa berbeda
    Ulama seharusnya putih, bela penista agamanya

    GARA GARA SESEORANG
    Jutaan umat sadar, berpegang teguh pada satu tali Ilahi
    Jutaan umat ikhlas, langkahkan kaki bela Islami
    Jutaan umat  berani, pekikkan takbir lawan pengacau negeri

    GARA GARA SESEORANG
    Benarkah gara gara seseorang ?
    Benarkah gara gara seseorang, penguasa bumi korbankan nyawa pertiwi ?

    Orang pintar tahu, seseorang hanyalah cipratan debu dari badai pasir kuning pekat
    Orang berpikir paham, seseorang hanyalah sebuah peluru dari senapan besar menyengat
    Orang berotak jernih sadar, seseorang hanyalah gambaran naga raksasa cengkeram bangsa yang sekarat

    Penguasa rakyat, penguasa hukum, penguasa politik,  sekarat
    Penguasa warta, penguasa organisasi masa,   sekarat
    Mahasiswa, sekarat
    Semua, sekarat
    Masih hidup terengah-engah, hanya ulama dan umat putih

    Kita belum hidup dalam jujurnya sinar rembulan yang cantikkan pertiwi
    Kita masih bernafas dalam bohongnya mendung yang hitami negeri.

    Bangunlah, wahai umat putih dari lelap panjangmu
    Bersabarlah, wahai singa singa pejuang surga
    Bertakbirlah

    Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

    Ahok Bolehkan Hiburan Malam Di Bulan Ramadan

    Ahok kembali kebijakan kontrobersial yang membust umat muslim geleng geleng kepala. Disaat banyaknya desakan agar tempat hiburan selama bulan Suci Ramadhan ditutup. Justru Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menolak menutup tempat hiburan malam selama Ramadhan 2016. Meski begitu, Ahok tetap membatasi jam operasional. Ahok mengingatkan pengelola tempat hiburan malam di Jakarta mematuhi aturan tentang pembatasan jam operasional di bulan Ramadhan.

    Menurutnya, kebijakan itu mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 Tahun 2004 tentang Kepariwisataan. Selain itu ada Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 98 Tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata di DKI Jakarta.

    “Jadi satu hari sebelum (Ramadan, red) tutup. Dan selama Ramadan ada jamnya (pembatasan operasional),” ujar Ahok di Jakarta, Jumat (3/6/2016). Menurut Ahok, kebijakan pembatasan jam operasional itu sebenarnya sudah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Pemprov DKI memang tak mungkin menutup total tempat hiburan  malam selama Ramadhan. Ahok mengatakan, pekerja di tempat hiburan malam juga butuh persiapan untuk Ramadan dan Lebaran. Selain itu, jika tempat hiburan malam ditutup total selama Ramadan maka pengusahanya pun akan kesulitan membayar gaji pegawai. “Yang bekerja di tempat hiburan itu orang yang melaksanakan ibadah puasa juga lho. Mereka juga mau merayakan Lebaran. Jadi yang penting ada pengaturan,” ujarnya.