Category Archives: FREEDOWNLOAD

Kehebatan Sheikh Salah Al-Budair dan Freedownload Suara Murattal Yang Luarbiasa

Shalah bin Muhammad al-Budair lahir di Hofuf, Provinsi Al-Ahsa, Arab Saudi pada tahun 1390 H. Ia adalah salah satu Imam Masjid Nabawi dan Hakim di Pengadilan Tinggi Madinah.

Freedownload Kedahsyatan Suara Murattal Quran dari 


    Kehebatan Sheikh Mishary Rashid Al-Afasy  dan Freedownload Suara Murattal Yang Luarbiasa

    Al-Afasy nama lengkapnya Shaikh Mishary Rashid Ghareeb Mohammed Rashid Al-Afasy adalah seorang munsyid, hafiz dan imam berkebangsaan Kuwait. Al-Afasy banyak dikenal karena resital Al-Quran dan nasyid yang dilantunkannya. Salah satu nasyidnya yang sangat populer yang berjudul Qolbi Ashghiir (My Small Heart). Al-Afasy sering muncul dalam acara pembacaan Al-Quran di televisi-televisi di kawasan Timur Tengah Amerika dan Eropa.

    Kehidupan dan karier

    • Mishary Al Afasy diakui untuk suara yang indah dan pembacaan unik Quran. Banyak reciters datang untuk meniru gaya bacaannya.
    • Ia belajar Quran di College of the Holy Quran di Universitas Islam Madinah (Kingdom Of Saudi Arabia). Dia hafal seluruh Quran dalam dua tahun 1992-1994 dan kemudian belajar yang mengkhususkan diri dalam sepuluh pembacaan Al-Qur’an. Dia telah membaca Quran untuk Sheikh Ahmed Abdulaziz Al-Zaiat, Sheikh Ibrahim Ali Shahata Al-Samanodei, dan Sheikh Radwan Abdurarea. Dia terkesan sejumlah reciters besar Quran dengan bacaannya.
    • Mishary Al Afasy adalah Imam dari Grand Mosque (Kuwait), dan setiap Ramadhan ia memimpin Shalat Taraweh di Masjid ini. Dia sangat sering memimpin doa Tarawih di UAE dan negara-negara tetangga lainnya di Teluk.
    • Pada tahun 2007, ia mengunjungi dua masjid di Amerika Serikat: Islamic Center Irvine (ICOI) di California dan Islamic Center Detroit (ICD) di Michigan.
    • Al Afasy memiliki 2 Saluran Ruang khusus dalam pembacaan Al-Qur’an, yang pertama adalah Alafasy TV dan yang kedua adalah Alafasy Q.

    Penghargaan

    • Pada tanggal 25 Oktober 2008, Al-Afasy menerima penghargaan Arab Creativity Oscar yang disponsori oleh Sekjen Liga Arab, Amir Musa, atas jasa-jasanya dalam mendakwahkan ajaran Islam yang damai dan santun dengan memanfaatkan berbagai media.

    Freedownload Kedahsyatan Suara Murattal Quran 


    Kehebatan Sheikh Sa’ad Al-Ghamdi  dan Freedownload Suara Murattal Yang Luarbiasa

     

    Sheikh Sa’ad Al-Ghamdi adalah seorang tokoh Ikhwanul Muslimin yang berasal dari Arab Saudi. Beliau dilahirkan pada tanggal 19 Mei tahun 1967 atau 1387 H di kota Dammam, Mantiqah Syarqiyah. Di seluruh dunia Islam, beliau dikenal sebagai seorang qari’ Al Qur’an. Rekaman murattalnya telah beredar di seantero dunia.Dari pernikahannya Syaikh Al Ghamidi mempunyai tiga orang anak lelaki yaitu Mujahid, Salman, Abdul Aziz, dan dua putri lainnya.

    Syaikh Al Ghamidi menyelesaikan pendidikan dasarnya di Dammam. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya dari Universitas Imam Muhammad bin Saud dari fakultas Ushuluddin. Beliau lulus dari Universitas ini pada tahun 1410.

    Kemudian beliau mendalami bacaan Al Qur’an. Pada tahun 1990, beliau telah menghafal 30 Juz Al Quran. Bacaan Al Quran beliau sangat mudah dicirikan dengan lantunan suara yang sangat indah.  Tahun 1415 dan tahun 1417, ia mendapat gelar Sarjana Muda dari sanad qira’ah diambil dari riwayat Hafsh ‘an Ashim.

    Rekaman bacaan Al Quran beliau juga sangat sukses. Selain dikenal di banyak dunia arab, beliau juga dikenal di beberapa negara luar Arab seperti Austria, Amerika Serikat dan Inggris

    Bacaan Qur’an Syaikh Al Ghamidi kemudian menyebar dan dikenal umum setelah dibuat versi rekamannya sampai kemudian pihak Kerajaan Saudi Arabia menunjuknya untuk menjadi salah satu imam tamu untuk memimpin shalat tarawih di Masjid Nabawi sejak tahun 2009.

    Menurut pengakuannya, Syaikh Sa’ad sangat mencintai bacaan dan murattal Syaikh Muhammad Shadiq Al Minsyawi dan Syaikh Marwan Al Qadiri. “Saya tidak merasa bacaan masuk dalam hati saya, tetapi ada di dalam diri saya, seperti bacaan Syaikh Muhammad Al Minsyawi yang sangat istimewa dan menjadi ciri khas miliknya,” kata beliau.

    Pengalaman

    • Pengalaman kerja beliau dimulai pada tahun 1411 hingga 1415 H dimana beliau bekerja sebagai seorang guru. Kemudian dilanjutkan menjadi pembimbing Pendidikan Islam pada 1416 hingga 1423 H.
    • Saat ini beliau bekerja sebagai direktur sekolah swasta Muhammad Al Fatih di Dammam dan menjadi penanggungjawab utama mengajar Al Qur’an di Markaz Imam Al Khatibi di Dammam. Selain itu, beliau juga bertanggungjawab dalam studi aqidah dan pendidikan di kantor Manarul Huda.  Juga sebagai Imam dan khatib di Masjid Yusuf bin Ahmad di Dammam. Beliau juga menjadi anggota lajnah sosial Damam yang berkonsentrasi dalam perundangan masyarakat.
    • Beliau memiliki situs pribadi di alamat: http://www.saadghamdi.com/ dan laman Facebook di https://www.facebook.com/saad.ghamdi

    Menolak Jadi Imam Masjidil Haram demi Orangtua

    Syaikh Al Ghamidi pernah ditawari untuk menjadi Imam Al Haram Al Makki beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi saya menolaknya dalam rangka memenuhi keridhaan kedua orang tua saya yang menginginkan saya agar tetap tinggal bersama mereka. Saya tidak pernah menyesal telah menolak tawaran tersebut.”

    Karya Tulis

    • Meskipun dikenal sebagai qari’, Syaikh Al Ghamidi juga menulis beberapa kitab, yaitu:
    • Mushaf Al Murattal lil Quran (1417 H)
    • Nudzumu Hidayah Al Murtab fi Mutasyabih Al Kithab lil Imam Sakhawi Rahimahullah
    • Nudzumu Alfiyah Al Iraqi lil Hafizh Al Iraqi
    • Risalah, Illa Ahlul Quran
    • Al Adzkar
    • Ruqyah Syar’iyah

    Kunjungan ke Indonesia

    • Dalam hari-hari ini, Syaikh Al Ghamidi berkunjung ke Indonesia atas undangan Ustadz Yusuf Mansyur
    • Rabu malam, 27 Maret 2013 saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, Syaikh Ghamidi langsung bertindak sebagai imam yang melantunkan surat An Naba dengan irama tartilnya.
    • Selepas shalat, Syaikh Al Ghamidi memimpin doa. Tak lama setelah itu, ia didatangi jamaah yang ingin bersalaman dengannya. Walau malam itu yang shalat Isya’ hanya memenuhi dua setengah shaf, tapi mereka tetap antusias ingin bersalaman Syaikh. Sementara Syaikh Al Ghamidi tak henti-hentinya tersenyum dan menatap hangat mereka yang mengerubunginya
    • Saat diwawancara,  Syaikh Ghamidi menyampaikan kesan positifnya dalam kunjungan perdananya ke Indonesia itu. “Orang indonesia itu baik-baik. Mereka itu muaddib (sopan),” jelas Syaikh.
    • Syaikh pun menceritakan setiap orang Indonesia yang ia temui selalu ramah kepadanya. Walau ia tahu, sebenarnya tidak setiap orang Indonesia yang mengetahui bahwa ia adalah imam masjid di Arab Saudi. Itu jualah mungkin yang membuatnya juga ramah kepada setiap orang Indonesia.
    • Hal  menarik dan mengesankan dari kepribadian Syaikh Al Ghamidi adalah kerendahan hatinya. Sekalipun ia adalah imam besar, tapi ia tak pernah mau dicium tangannya. Sepanjang wawancara, setidaknya sudah dua kali ia menarik tangannya ketika hendak dicium oleh mereka yang menyalaminya.
    • Malam sebelumnya, di Pondok Pesantren Penghafal Al Quran pimpinan ustadz Yusuf Mansyur, Syaikh Al Ghamidi membedah sedikit tentang surat Al-Ashr.
    • “Kalau Allah tidak menurunkan surat lain dalam Qur’an, maka cukuplah surat Al-Ashr ini mewakili keseluruhan isi Qur’an,”  ungkap Syaikh mengawali kajian ba’da Maghrib (26/3) di pondok pesantren Daarul Qur’an, Tangerang.
    • Jum’at, 29 Maret 2013, beliau didaulat menjadi imam Shalat Jumat di Masjid At Taqwa Kebayoran Baru.
    • Selepas shalat Jumat, Syaikh Al Ghamidi menyampaikan tausyiahnya di depan para jamaah. Diterjemahkan oleh Ustadz Yusuf Mansur, Al Ghamidi menyerukan umat Islam untuk memurnikan tauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Syaikh juga berpesan agar umat Islam mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada hamba-Nya.
    • “Orang-orang musyrik, orang-orang kafir, mereka tidak bersyukur kepada Allah,” ujarnya.
    • Sebelum menyampaikan tausyiah singkat, Syaikh Al Ghamidi melantunkan Surat Al Fatihah dan Surat Al ‘Ashr. Syaikh membaca ayat demi ayat sambil berdiri menghadap para jamaah. Hadirin lalu melantunkan ulang ayat Al Qur’an yang telah dibacakan Al Ghamidi secara berjamaah.
    • Menariknya, selain mengimami shalat Jumat, Syaikh Al Ghamidi juga didaulat mengimami shalat jenazah salah seorang mayit yang dishalatkan di Masjid At Taqwa. Jamaah pun antusias menghadiri rangkaian pelaksanaan shalat Jumat yang bisa dibilang langka ini hingga selesai.

    Munsyid Haraki

    • Selain dikenal sebagai seorang qari’ Al Qur’an, beliau juga dikenal sebagai munsyid yang digemari. Salah satu nasyid yang paling dikenang dari beliau berjudul Ghuraba.

    Sebagian qasidah yang beliau lantunkan adalah:

    • Bukanlah orang asing itu mereka yang berpisah dari negeri mereka dan mengucapkan selamat tinggal sekarang
    • Tapi orang asing itu ialah mereka yang tetap serius di kala manusia di sekelilingnya asyik bermain-main
    • Dan tetap terbangun ketika manusia disekelilingnya asyik tidur dengan lenanya
    • Dan tetap mengikuti jalan lurus dikala manusia dalam kesesatannya tenggelam tanpa arah
    • Dan betapa benarnya sebuah syair ketika dia berkata
    • Berkata kepadaku para sahabat, “Aku melihatmu sebagai orang asing”
    • Di antara orang banyak ini engkau tanpa teman dekat
    • Maka aku berkata, “Sekali-kali tidak! Bahkan orang banyak itulah yang asing, sedang aku berada di kehidupan dan inilah jalanku”
    • Inilah orang asing itu
    • Asing di sisi mereka yang hidup sia-sia di antara manusia
    • Tetapi disisi Rabb-nya, mereka berada di tempat yang mulia

    Freedownload Kedahsyatan Suara Murotal Quran dari 8 Imam Masjid 


    Kehebatan Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sudais dan Freedownload Suara Murattal Yang Luarbiasa      

    Asy-Syaikh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais atau lebih dikenal dengan Abdurrahman as-Sudais adalah Imam dan Khatib Masjidil Haram yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tempat lahirnya lebih tepat di kota al-Bukairiyah, yang saat ini berada di Provinsi Qasim. Ia menjadi Imam dan Khatib Masjidil Haram sejak tahun 1404 H, pertama kali menjadi Imam salat ashar pada tanggal 22 Sya’ban 1404 H dan pertama kali menyampaikan khutbah pada tanggal 15 Ramadhan 1404 H

    Kehidupan dan Pendidikan

    • Ia menghabiskan masa kecilnya di Riyadh, kemudian ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar al-Mutsanna bin Haritsah, kemudian ia masuk ke Ma’had ‘Ilmi (Sekolah Menengah Kejuruan) Riyadh, ia telah menghafal al-Qur’an pada usia 12 tahun, dan menghafal al-Qur’an dari banyak guru di Riyadh atas bimbingan Syaikh Abdurrahman bin Abdullah Alu Faryan, kedua orang tuanya berterima kasih kepada guru-guru yang telah mengajarkan as-Sudais. Ia juga belajar dari Syaikh al-Muqri Muhammad Abdul Majid Dzakir dan Syaikh Muhammad Ali Hasan. Dan lulus dari sekolah tersebut dengan membaca al-Qur’an menggunakan qira’at Hafs dari Ashim pada tahun 1979/1399 H dengan predikat sangat baik, kemudian ia melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.
    • Pada tahun 1408 H ia menyelesaikan studi magisternya dengan predikat Cum Laude dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Fakultas Syari’ah Jurusan Ushul Fiqih. Kemudian ia menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Umm Al-Qura dengan predikat Cum Laude, kemudian disertasinya yang berjudul Studi dan Penelitian Kitab al-Wadhih fi Ushulul Fiqh karya Abu al-Wafa bin ‘Aqil al-Hanbali dicetak pada tahun 1416 H. Dalam menulis disertasinya ia dibimbing oleh Prof. Ahmad Fahmi Abu Sanah, dan sidang disertasinya dipimpin oleh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki, Sekretaris Jenderal Rabithah al-‘Alam al-Islami dan Dr. Ali bin Abbas al-Hakami, Direktur Pascasarjana Fakultas Syari’ah Universitas Umm Al-Qura. Ia mendapatkan gelar Profesor bidang Ushul Fiqih atas penelitiannya dengan judul Permasalahan-permasalahan Ushul Fiqih yang terkait dengan dalil-dalil syar’i yang dipertentangkan Ibnu Qudamah al-‘Azali.

    Penghargaan

    • Pada tahun 2005, Ia mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Muslim tahun 2005 dari Penghargaan al-Qur’an Internasional Dubai sesi kesembilan atas jasanya dalam bidang al-Qur’an dan Islam

    Freedownload Kedahsyatan Suara Murotal Quran dari Sheikh Abdur-Rahman As-Sudais


      Freedownload Kedahsyatan Suara Murattal Quran dari 8 Imam Masjid Dunia

      Freedownload Kedahsyatan Suara Murotal Quran dari 8 Imam Masjid Dunia

      1. Sheikh Abdur-Rahman As-Sudais – Imam dan  Khatib Masjid-il-Haram, Makkah; dan Head of the Presidency for the Two Holy Mosques.
      2. Sheikh Sa’ad Al-Ghamdi – imam. Masjid-i-Nabawi, Madinah saat Ramadan 1430H (2009).
      3. Sheikh Sa’ud Ash-Shuraim – Imam dan Khatib Masjid-il-Haram, Makkah.
      4. Sheikh Ali Abdur-Rahman Al-Hudhaifi – Imam dan Khatib Masjid Nabawi, Madinah.
      5. Sheikh Abdullah Awwad Al-Juhany – Imam Masjid-il-Haram, Makkah.
      6. Sheikh Maher Al-Muaiqly – Imam Masjid-al-Haram, Makkah.
      7. Sheikh Mishary Rashid Al-Afasy Imam Masjid Al-Kabir (Great Mosque) di Kuwait 
      8. Sheikh Salah Al-Budair – Imam dan Khatib Masjid-i-Nabawi, Madinah.


      New Articles

      This Page Under Construction

      This Page Under Construction

      This Page Under Construction

       

      Supported By :

       

      KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher

      “PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

       Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

      email : judarwanto@gmail.com  http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

           

         

        Copyright 2010. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved