Category Archives: 212 Kebangkitan Umat Islam

Daftar Lengkap Gerai 212 Mart di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Gerai 212 Mart di Seluruh Indonesia

Sejak Koperasi Syariah  didirikan di STEI Tazkia, Bogor, pada 6 Januari 2017 telah berkembang cukup pesat. Kopsya 212 memiliki visi menjadi lima besar pada 2025 sebagai koperasi di Indonesia untuk jumlah anggota, penghimpuan dana tabungan, jaringan dan kekuatan investasi pada sektor produktif. Keunggulan Kopsya 212 adalah mengusung konsep ekonomi berjamaah, dimana anggota Kopsya 212 adalah konsumen sekaligus pemilik berbagai unit usaha yang didirikan.

Ekonomi berjamaah merupakan bentuk kolaborasi ekonomi ummat untuk merealisasikan unit bisnis yang jika dilakukan secara sendiri-sendiri akan sulit terwujud. Dengan ekonomi berjamaah, sampai dengan akhir tahun 2017 terbentuk 61 buah outlet 212 Mart di seluruh Indonesia. 

Daftar Lengkap Gerai 212 Mart di Seluruh Indonesia

  1. 212 MART YASMIN. JL. KH. ABDULLAH BIN NUH , RUKO NO. 80 TAMAN YASMIN VI  BOGOR
  2. TAZKIA SMART  MITRA KS212. JL. IR.JUANDA NO. 78 SENTUL CITY ,CITARINGGUL, BABAKAN MADANG BOGOR ( MESJID ANDALUSIA ).
  3. 212 MART AS-SALAAM. KOMPLEK MASJID AS-SALAAM INDOCEMENT NO. 01 KEL. GUNUNG PUTRI SELATAN KEC.GUNUNG PUTRI KAB. BOGOR
  4. 212 MART KOP. AMANAH MUTAQQIN. JL. PONDOK PEKAYON INDAH KEL. PEKAYON KEC. BEKASI BARAT KOTA BEKASI
  5. 212 MART SEMPLAK BOGOR BARAT. JL. RAYA SEMPLAK BLOK KEMANG NO.10 KEL. SEMPLAK KEC. BOGOR BARAT KOTA BOGOR
  6. 212 MART CIREBON. JL. MOH . TOHA NO. 34 CIREBON
  7. 212 MART MUSTIKA JAYA. DUKUH ZAMRUD BLOK A05 NO.57-58 ,JL. RAYA BANTAR GEBANG-SETU KEL.PENDURENAN  KEC. MUSTIKA JAYA  KOTA BEKASI 17156
  8. 212 MART PARUNG BINGUNG. JL. PARUNG BINGUNG RT.01 RW. 10 KEL RANGKAP JAYA BARU DEPOK
  9. 212 MART LUBANG BUAYA. JL. LUBANG BUAYA NO. 60 RT 01 RW 06 KEL. LUBANG BUAYA KEC. CIPAYUNG JAKTIM
  10. 212 MART LIMUS PRATAMA. KOMPLEK RUKO LIMUS  PRATAMA REGENCY BLOK B NO.2  JL. NAROGONG RAYA KEL. LIMUS NUNGGAL KEC.CILEUNGSI  KAB. BOGOR
  11. 212 MART ASYUHADA HARAPAN INDAH. JL. BOULEVARD HARAPAN INDAH  (DALAM AREA MESJID ASYUHADA )  KEL. HARAPAN INDAH KEC. MEDAN SATRIA KOTA BEKASI
  12. 212 MART CIPUTAT. JL. W.R SUPRATMAN NO.10 TANGERANG SELATAN
  13. 212 MART JATISEMPURNA. JL. KRANGAN PERMAI RAYA NO.8 KEL JATIRADEN KEC JATISEMPURNA  KAB BEKASI
  14. 212 MART BOJONG KULUR. RUKO BLOK GG NO.14-15
  15. GERBANG VILA NUSA INDAH 2 KEL. BOJONGKULUR, KEC. GUNUNG PUTRI, KAB. BOGOR
  16. 212 MART MAGELANG. JL. PAHLAWAN NO. 106A , POTROBANGSAN, MAGELANG
  17. 212 MART MEDAN JOHOR. JL. KARYA JAYA NO.207 E-F KEL GEDUNG JOHOR , MEDAN JOHOR
  18. 212 MART NANGGEWER. JL.RODA PEMBANGUNAN NO. 1 RT 01 RW 06 KEL. NANGGEWER KEC.CIBINONG KAB.BOGOR
  19. 212 MART SURABAYA. JL. WONOREJO 1 NO.46 MANUKAN – TANDES SURABAYA
  20. 212 MART GRAND WISATA. RUKO RIVER TOWN BLOK BA2 NO.32-32 GRAND WISATA TAMBUN.
  21. 212 MART BEJI DEPOK JL.MUSLIH RAYA NO.104 KELURAHAN BEJI ,KECAMATAN BEJI, DEPOK
  22. 212 MART SEMARANG RUKO VILLA DURIAN . JL.DURIAN RAYA MANIK SEMARANG
  23. 212 MART BUANA GARDENIA KOTA TANGERANG. JL. BUANA GARDENIA RAYA BLOK A.NO.27 PINANG KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN
  24. 212 MART LEBAK BANTEN. JL.SILIWANGI KP.JUARA KEC.RANGKASBITUNG KAB.LEBAK
  25. 212 MART SDK BOJONG GEDE. JL. RAYA TONJONG SUDI MAMPIR BOJONG GEDE, BOGOR 16920
  26. 212 MART RIAU. JL. PURWODADI NO. 180 PAKAN BARU PROV, RIAU
  27. 212 MART CIPAYUNG. JL. MABES TNI AL NO. 3 CILANGKAP CIPAYUNG JAK TIM
  28. 212 MART AT TAQWA TANGSEL. JL.TAQWA RAYA VILLA PAMULANG TANGERANG SELATAN
  29. 212 MART PANCORAN. JL. RAYA PENGADEGAN TIMUR NO.16, RT .05/02.KEL PENGADEGAN KEC. PANCORAN , JAKSEL
  30. 212 MART KOTA WISATA. RUKO D1-2 KOTA WISATA KEL LIMUSNUNGGAL KEC.CILEUNSI KAB, BOGOR
  31. 212 MART PONDOK MELATI. JL. RAYA HANKAM, KEL JATI MELATI , KEC.PONDOK MELATI, KOTA BEKASI
  32. 212 MART GRIYA KENARI MAS. PERUM GRIYA KENARI MAS BLOK A 3/9 KEL.CILEUNSI KAB. BOGOR
  33. 212 MART GRIYA BUKIT JAYA. PERUM GRIYA BUKIT JAYA BLOK H1 NO.1 KEL.TANJUNG UDIK KEC.GUNUNG PUTRI KAB.BOGOR
  34. 212 MART PONDASI. JL. PONDASI RT 01 RW 02 NO 23 KEL.KAYU PUTIH PULO GADUNG
  35. 212 MART RAWAKALONG. JL.RAYA RAWAKALONG NO 213 KEL ETIA MEKAR KEC. TANBUM UTARA
  36. 212 MART CIBARUSA

    Inspirasi 212 Tercantum Dalam Quran 2:12. Benarkah Merupakan Peringatan Allah Bagi Bangsa Ini ?

    Inspirasi 212 adalah kebangkitan umat Islam dalam memperjuangkan ketidakadilan informasi, sosial, ekonomi, hukum, sosial dan politik bagi umat Islam dari tekanan kekuatan besar yang saat ini tidak disadari sedang mencengkeram semua lapisan masyarakat baik oknum rezim penguasa, ormas, parpol, aparat penegak hukum dan wakil rakyat di legislatif. Kekuatan besar tersebut tidak disadari sudah menyusup segala aspek kehidupan masyarakat termasuk ormas keagamaan besar dan sedang giat giatnya mengadu domba sesama umat muslim Di Indonesia. Inspirasi 212 adalah gerakan moral umat tanpa kekerasan yang berusaha mengingatkan kepada rezim penguasa bahwa ada masalah ketidak adilan politik, hukum, sosial dan ekonomi yang dialami umat di negeri sendiri. Ketika ketidak adilan itu semakin menumpuk secara akumulatif sehingga memicu kebangkitan persatuan umat yang menggelora demikian hebat di segala penjuru tanah air maka pihak tertentu mulai panik dan takut dengan melakukan berbagai  fitnah, tekanan dan hinaan. Tetapi semakin kuat fitnah dan tekanan itu kepada umat yang memperjuangkan inspirasi 212 tetapi membuat semakin dahsyat kebangkitan persatuan umat tersebut. Subhanallah ternyata inspirasi 212 tampaknya bukan secara kebetulan sesuai dengan pesan Allah dalam Quran 2:12. Dalam rangkaian kalam Allah tersebut  telah diingatkan Allah Swt: “Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi,’ mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan’, “bahwa mereka adalah orang-orang munafik. Sedangkan yang dimaksud dengan kerusakan di muka bumi ialah melakukan kekufuran dan perbuatan maksiat. janganlah kalian berbuat maksiat di muka bumi. Kerusakan yang mereka timbulkan disebabkan perbuatan maksiat mereka terhadap Allah. Karena orang yang durhaka kepada Allah di muka bumi atau memerintahkan kepada kedurhakaan (kemaksiatan) berarti telah menimbulkan kerusakan di muka bumi, mengingat kebaikan bumi dan langit adalah karena perbuatan taat. Benarkah gerakan moral sebagian besar umat islam Indonesia dalam inspirasi 212 adalah campur tangan kuasa Allah dalam mengingatkan suatu kaum di negeri ini yang sudah mulai salah arah. Bukankah Al Quran diciptakan Allah salah satunya sebagai peringatan kepada umatnya ?

    Al-Baqarah, ayat 11-12

    • {وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11) أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ (12) }
    • Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi:” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan tetapi mereka tidak menyadarinya.

    • As-Sadi di dalam kitab Tafsirnya meriwayatkan dari Abu Malik dan dari Abu Saleh, dari Ibnu Abbas, juga dari Murrah At-Tabib Al Hamdani, dari Ibnu Mas’ud, dan dari sejumlah sahabat Nabi Saw. sehubungan dengan firman-Nya, “Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi,’ mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan’ (Al-Baqarah: 11), “bahwa mereka adalah orang-orang munafik. Sedangkan yang dimaksud dengan kerusakan di muka bumi ialah melakukan kekufuran dan perbuatan maksiat.
    • Abu Ja’far meriwayatkan dari Ar-Rabi’ ibnu Anas, dari Abul Aliyah sehubungan dengan firman-Nya, “Waiza qila lahum la tufsidu fil ard” artinya janganlah kalian berbuat maksiat di muka bumi. Kerusakan yang mereka timbulkan disebabkan perbuatan maksiat mereka terhadap Allah. Karena orang yang durhaka kepada Allah di muka bumi atau memerintahkan kepada kedurhakaan (kemaksiatan) berarti telah menimbulkan kerusakan di muka bumi, mengingat kebaikan bumi dan langit adalah karena perbuatan taat. Hal yang sama dikatakan pula oleh Ar-Rabi’ ibnu Anas dan Qatadah.
    • Ibnu Juraij meriwayatkan dari Mujahid tentang makna firman-Nya, “Waiza qila lahum la tufsidufil ardi.” Menurutnya, apabila mereka mengerjakan maksiat, dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian melakukan maksiat ini dan maksiat itu.” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami berada di jalan hidayah dan sebagai orang-orang yang mengadakan perbaikan.”
    • Waki’, Isa ibnu Yunus, dan Assam ibnu Ali mengatakan dari Al-A’masy, dari Minhal ibnu Amr ibnu Abbad ibnu Abdullah Al-Asadi, dari Salman Al-Farisi, sehubungan dengan firman-Nya: Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi.” Mereka menjawab, Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” (Al-Baqarah: 11) Menurut Salman Al-Farisi, orang-orang yang dimaksud oleh ayat ini masih belum ada (di masanya).
    • Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ahmad ibnu Usman ibnu Hakim, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Syarik, telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Al-A’masy, dari Zaid ibnu Wahb dan lain-lainnya, dari Salman Al-Farisi sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa mereka masih belum ada.
    • Ibnu Jarir mengatakan, barangkali Salman r.a. bermaksud bahwa orang-orang yang memiliki sifat-sifat yang disebut dalam ayat ini melakukan kerusakan yang jauh lebih besar daripada mereka yang memiliki sifat yang sama di zaman Nabi Saw. Makna yang dikemukakannya bukan berarti bahwa orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut masih belum ada.
    • Ibnu Jarir mengatakan pula, orang munafik adalah mereka yang melakukan kerusakan di muka bumi karena perbuatan maksiat mereka terhadap Tuhannya dan pelanggaran-pelanggaran yang mereka kerjakan terhadap hal-hal yang dilarang oleh Tuhan. Mereka pun menyia-nyiakan hal-hal yang difardukan-Nya, mereka ragu terhadap agama Allah yang tidak mau menerima amal seorang pun kecuali dengan beriman kepadanya dan meyakini hakikatnya. Selain itu mereka berdusta terhadap kaum mukmin melalui pengakuan mereka yang me-yatakan bahwa dirinya beriman, padahal di dalam batin mereka dipenuhi oleh keraguan dan kebimbangan. Mereka juga membantu orang-orang yang mendustakan Allah, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan kekasih-kekasih-Nya bila mereka menemukan jalan ke arah itu. Yang demikian itulah kerusakan yang dilakukan oleh orang-orang munafik di muka bumi, dan mereka menduga bahwa perbuatan mereka itu dinamakan perbaikan di muka bumi. Makna inilah yang dimaksud oleh Hasan, bahwa sesungguhnya termasuk menimbulkan kerusakan di muka bumi bila orang-orang mukmin menjadikan orang-orang kafir sebagai pelindung mereka, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya: وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِياءُ بَعْضٍ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسادٌ كَبِيرٌ Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kalian (hai kaum muslim) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. (Al-Anfal: 73)
    • Maka Allah memutuskan (meniadakan) saling tolong antara kaum mukmin dan orang-orang kafir, sebagaimana yang ditegaskan di dalam firman-Nya yang lain, yaitu: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْكافِرِينَ أَوْلِياءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطاناً مُبِيناً Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kalian mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksa kalian)? (An-Nisa: 144)
    • Kemudian dalam ayat berikutnya Allah Swt. berfirman: إِنَّ الْمُنافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada bagian yang paling bawah dari neraka, dan kalian tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka. (An-Nisa: 145)
    • Mengingat orang munafik dalam sikap lahiriahnya menunjukkan beriman, perihal yang sebenarnya dapat mengelabui kaum mukmin. Kerusakan yang diakibatkan oleh orang munafik mudah terjadi, mengingat dia dengan mudah dapat membujuk kaum mukmin melalui hasutan yang dilancarkannya. Dengan sembunyi-sembunyi orang-orang munafik bersahabat dengan orang-orang kafir untuk memusuhi kaum mukmin. Padahal seandainya orang-orang munafik tersebut tetap pada pendirian kafirnya, niscaya kejahatan yang ditimbulkannya lebih ringan. Seandainya mereka ikhlas dalam amalnya karena Allah, niscaya mereka beruntung dan beroleh kebahagiaan. Karena itulah Allah Swt. berfirman: Dan bila dikatakan kepada mereka, “Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi Mereka menjawab.”Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” (Al-Baqarah: 11)
    • Dengan kata lain mereka mengatakan, “Kami bermaksud menjadi juru penengah perdamaian antara kedua golongan, yakni kaum mukmin dan kaum kuffar.” Pengertian ini dikatakan oleh Muhammad ibnu Ishaq, dari Muhammad ibnu Abu Muhammad, dari Ikrimah atau Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas, sehubungan dengan firman-Nya, “Waiza qila lahum la tufsidufil ardi qalu innama nahnu muslihuna,” yakni sesungguhnya kami bermaksud melakukan perdamaian di antara kedua golongan, yaitu golongan kaum mukmin dan ahli kitab. Akan tetapi, anggapan mereka itu dibantah oleh firman-Nya: Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari. (Al-Baqarah: 12)
    • Dengan kata lain, dapat diartikan “hanya saja hal yang mereka duga sebagai perbaikan dan perdainaian itu justru merupakan kerusakan itu sendiri; tetapi karena kebodohan mereka, mereka tidak merasakan hal itu sebagai kerusakan.

    Inspirasi Reuni 212 : Kisah Luarbiasa Jutaan Umat Islam Bangkit Menentang Ketidakadilan


    Inspirasi 212
    Kebangkitan umat putih berpegang pada tali Allah
    Umat abaikan terbatas lahiriahnya, bertakbir ratusan kilometer menuju pusat negeri
    Karena batiniah terkoyak
    Umat abaikan ancaman penguasa, bersujud berkilo kilometer di jalanan pusat kota
    Karena rohani berontak
    Umat abaikan hinaan musuh, berdzikir berjuta umat di sekitar istana penguasa
    Karena iman terinjak

    Inspirasi 212
    Kebangkitan umat putih berpegang pada tali Allah
    Aksi Bela Agama difitnah sebagai barisan terprovokasi politik, padahal terpatri di otak bukan ideologi buatan manusia tapi keyakinan hidayah Ilahi
    Aksi Bela Agama dihina sebagai pasukan nasi bungkus, padahal jangankan harta dan nyawapun halal diumbar
    Aksi Bela Agama dituduh sebagai gerombolan radikal anarkis, padahal jangankan melempar batu, taman kotapun haram di injak

    Mereka tidak akan rasakan, karena ambang rasanya sudah kabur
    Mereka tidak pahami, karena rasio otaknya seperti bubur,
    Mereka tidak tahu,  karena pikirnya dicekok media bukan jujur
    Mereka takutt, karena kerjanya selama ini disandera naga raksasa gembur

    Inspirasi 212
    Penguasa dari rakyat pucat
    Penguasa dari penguasa rakyat terkencing kencing
    Hanya ulama dan umat putih yang berani teriakkan takbir
    Semuanya tiarap terbungkam