September 27, 2022

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Love, Truth and Tolerance

QURAN dan SAINS : Biologi dan Quran

4 min read

QURAN dan SAINS : Biologi dan Quran

Lebih dari segalanya, dikejutkan oleh pernyataan-pernyataan dalam Al-Qur’an yang berhubungan dengan makhluk hidup, baik di kerajaan hewan maupun tumbuh-tumbuhan, terutama yang berkaitan dengan reproduksi. Kita harus benar-benar mencurahkan lebih banyak waktu untuk subjek ini, tetapi, karena terbatasnya cakupan presentasi ini, saya hanya dapat memberikan beberapa contoh. Saya harus sekali lagi menekankan fakta bahwa hanya di zaman modern kemajuan ilmiah telah membuat kita memahami makna tersembunyi dari beberapa ayat Al-Qur’an. Banyak terjemahan dan komentar tentang Al-Qur’an telah dibuat oleh orang-orang terpelajar yang tidak memiliki akses ke pengetahuan ilmiah modern. Karena alasan inilah para ilmuwan menemukan beberapa interpretasi mereka tidak dapat diterima. Ada juga ayat-ayat lain yang maknanya jelas mudah dipahami, tetapi menyembunyikan makna ilmiah yang mengejutkan, untuk sedikitnya. Ini adalah kasus sebuah ayat dalam surat al-Ambiyaa, yang sebagian telah dikutip:

“Tidakkah orang-orang kafir itu menyadari bahwa langit dan bumi telah menyatu, lalu aku belah keduanya dan aku jadikan segala yang hidup dari air. Apakah mereka masih tidak percaya?” Alquran, 21:30

Ini adalah penegasan dramatis dari gagasan modern bahwa asal usul kehidupan adalah akuatik.

Botani

  • Kemajuan botani pada zaman Muhammad (S) tidak cukup maju di negara mana pun bagi para ilmuwan untuk mengetahui bahwa tanaman memiliki bagian jantan dan betina. Namun demikian, kita dapat membaca yang berikut dalam bab Taa Haa:
    “(Allah-lah yang) menurunkan hujan dari langit dan dengan air itu menumbuhkan berbagai tumbuhan berpasang-pasangan.” Alquran, 20:53
  • Saat ini kita tahu bahwa buah berasal dari tumbuhan yang memiliki ciri seksual meskipun berasal dari bunga yang tidak dibuahi, seperti pisang. Dalam bab ar-Ra’d kita membaca sebagai berikut:
  • Dan padanya Dia menjadikan semua buah-buahan berpasang-pasangan; Al-Qur’an, 13:3
BACA SELENGKAPNYA :  Kumpulan Doa Dalam Al Quran: Doa Mohon Dihindarkan dari Fitnah

Fisiologi

  • Di bidang fisiologi, ada satu ayat yang menurut saya sangat penting. Seribu tahun sebelum ditemukannya sistem peredaran darah, dan kira-kira tiga belas abad sebelum ditentukan bahwa organ-organ dalam diberi makan oleh proses pencernaan, sebuah ayat dalam Al Qur’an menggambarkan sumber penyusun susu, di kesesuaian dengan fakta ilmiah.
  • Untuk memahami ayat ini, pertama-tama harus diketahui bahwa reaksi kimia terjadi antara makanan dan enzim di mulut, lambung dan usus melepaskan nutrisi dalam bentuk molekuler yang kemudian diserap ke dalam sistem peredaran darah melalui proyeksi mikroskopis yang tak terhitung jumlahnya dari dinding usus yang disebut vili. . Darah dalam sistem peredaran darah kemudian mengangkut nutrisi ke seluruh organ tubuh, di antaranya adalah kelenjar susu penghasil susu.
  • Proses biologis ini pada dasarnya harus dipahami, jika kita ingin memahami sebuah ayat dalam Al Qur’an yang selama berabad-abad memunculkan tafsir yang sama sekali tidak dapat dipahami. Hari ini tidak sulit untuk melihat alasannya! Ayat ini diambil dari surah An-Nahl: 67. وَاِنَّ لَكُمْ فِى الْاَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۚ نُسْقِيْكُمْ مِّمَّا فِيْ بُطُوْنِهٖ مِنْۢ بَيْنِ فَرْثٍ وَّدَمٍ لَّبَنًا خَالِصًا سَاۤىِٕغًا لِّلشّٰرِبِيْنَ Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang ada dalam perutnya (berupa) susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya.
    Dan bukan saja pada air hujan, sungguh, pada hewan ternak yang kamu pelihara itu, seperti unta, sapi, kambing, dan domba, juga benar-benar terdapat pelajaran yang sangat berharga bagi kamu untuk mengakui kekuasan dan kebesaran-Nya jika kamu mau memperhatikan. Kami memberimu minum yang segar dan penuh gizi dari apa yang ada dalam perutnya, yakni hewan
  • Konstituen susu disekresikan oleh kelenjar susu yang diberi makan oleh produk pencernaan makanan yang dibawa ke mereka oleh aliran darah. Peristiwa awal yang menggerakkan seluruh proses adalah penyatuan isi usus dan darah pada tingkat dinding usus itu sendiri.
  • Konsep yang sangat tepat ini adalah hasil dari penemuan-penemuan kimia dan fisiologi sistem pencernaan lebih dari seribu tahun setelah zaman Nabi Muhammad (alaihissalam).
BACA SELENGKAPNYA :  Kisah Nabi muhammad SAW dan Pertempuran Mu'tah

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.