September 19, 2021

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Truth and Tolerance

Qadarullah, Apakah Artinya dan Kapan Diucapkannya ?

3 min read

Mengucapkan Qadarullah dalam kehidupan sehari-hari sangat dianjurkan sebagai bentuk keimanan seorang Muslim kepada Allah SWT. Karena seburuk-buruknya takdir, pasti ada hikmah di baliknya yang bisa diambil sebagai pelajaran untuk menjalani hidup dengan lebih baik lagi.

  • Secara bahasa, Qadarullah (قَدَرُ اللَّهِ) dapat diartikan dengan hukum, perintah, kehendak, atau ketetapan. Sedangkan, menurut istilah Qadarullah berasal dari kata Qadar, yang jika dikutip dari buku Qadar oleh Muhammad Fathullah Kulan (2011: 1), memiliki arti sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT menurut kehendak-Nya.
  • Qadarullah menunjukkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta adalah kehendak Allah SWT. Apapun yang akan terjadi maupun yang sudah terjadi seluruhnya dikembalikan kepada kehendak dan ketetapan Allah SWT.
Qadarullah menyiratkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta adalah kehendak Allah. Semua makhluk-Nya harus tunduk terhadap apa yang telah Allah nyatakan. Qadarullah termasuk ke dalam salah satu rukun Iman kepada Allah, hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis yang berbunyi:b”Iman ialah engkau percaya kepada Allah, Malikat-Malaikat-Nya, kitab-kitabnya, Rasul-Rasul-Nya, hari akhir, dan engkau percaya kepada Qadar Allah, yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim)

Kapan Diucapkan

  • Suatu saat bisa juga seorang umat menunjukkan ketidakpercayaan seorang Muslim terhadap Allah. Bahwa segala sesuatu yang telah terjadi, baik atau buruk merupakan kehendak Allah yang tidak bisa dihindari maupun dilawan. Terkadang sulit bagi sebagian orang untuk menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Misalnya pada saat mendapatkan musibah seseorang berkata: “Jika tidak demikian, itu pasti tidak akan terjadi.” Penting untuk memahami pernyataan tersebut sangat dilarang, karena pada dasarnya adalah segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Allah.
  • Saat seperti ini lah seorang Muslim sebaiknya mengucapkan qadarullah untuk mengingatkan diri sendiri akan kebesaran Allah dalam menetapkan takdir.
  • Nabi Muhammad dalam sebuah hadits Riwayat Muslim bersabda:bcMukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.
  • Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: “Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.” Akan tetapi hendaklah kau katakan: “Ini sudah jadi takdir Allah (Qodarullah wa maa-syaa-a fa’ala). Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.” Karena perkataan seandainya dapat membuka pintu syaitan.” (HR Muslim)

Manfaat dan hikmah sering mengucapkan Qadarullah

  • Meningkatkan dan menambah keimanan kepada Allah SWT
  • Selalu merasa dekat dengan Allah sehingga menimbulkan kedamaian dan ketenangan hati.
  • Selalu berprasangka baik (husnuzan) terhadap segala takdir dan keputusan yang Allah tetapkan.
  • Sebagai pengingat bahwa manusia hanyalah hamba-Nya yang lemah dan tidak ada apa-apanya di hadapan Allah.
  • Mampu menghilangkan perasaan putus asa dalam diri seseorang jika sedang mengalami cobaan atau musibah dalam hidupnya.
  • Tidak akan membuat seseorang untuk bersikap sombong dan lupa diri saat meraih kesuksesan dan kegembiraan.
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.