March 2, 2021

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Truth and Tolerance

Mouslem Cyber Mulai bangkit paska 211

2 min read

Berdasarkan data yang dirilis oleh Politicawave, sebuah lembaga yang mengamati lalu lintas percakapan di sosial media, pada dua pekan masa awal kampanye (23 Sept- 3 Okt), pasangan Ahok-Djarot sangat mendominasi. Dari total 243.859 percakapan, pasangan Ahok-Djarot  memimpin dengan 146.460 percakapan, atau total share of awareness-nya sebesar 60.06 %.   Net sentiment (selisih dari sentimen positif dengan sentimen negatif)  Ahok-Djarot juga  paling tinggi dibandingkan dua pasangan lainnya. Situasinya menjadi berubah drastis setelah munculnya Aksi Bela Islam (ABI) I dan II  sebagai buntut pidato Ahok di Pulau Seribu yang menyinggung tafsir Surat Al-Maidah 51. Pada tanggal 23 Sept-5 Okt 2016 ada sebanyak 117.039 percakapan tentang Ahok, 63.81 persen positif.  Percakapan tentang Ahok  pada tanggal 6 0ktober -20 November, atau setelah kasus Al-Maidah 51 melonjak  menjadi hampir dua kali lipat sebesar 216.466 percakapan. Namun sentimen negatifnya lebih besar dibanding yang positif. Tercatat  126.872  (58.61 persen) negatif. Sentimen negatif terhadap Ahok terus meningkat  setelah aksi 212 (ABI III). Ahok tetap paling banyak dibicarakan, tapi dengan sentimen negatif yang sangat tinggi, yakni sebesar -92,047. 

Terus menurunnya net sentiment Ahok-Djarot salah satunya disebabbkan karena hasil kerja dari Muslim Mega- Cyber Army  yang rajin bergerilya di dunia maya. Walaupun tidak terkoordinasi, tanpa markas besar dan tanpa komando, namun  mereka berhasil membuat keder Ahok Cyber Army  yang  nota bene lebih berpengalaman, professional,  terkoordinasi dan terencana. Jangan lupa Ahok Cyber Army sebagian besar adalah para veteran pemenang dua pertempuran, ketika mendukung  Jokowi-Ahok dalam Pilkada DKI 2012 dan  Jokowi-JK dalam Pilpres 2014.  Ahok Cyber Army kini seolah kebingungan  menghadapi arus pasukan yang datang dari berbagai penjuru.  Seperti jutaan kawanan lebah yang langsung menyengat beramai-ramai, manakala ada account maupun buzzer Ahok  yang muncul. Mereka sangat militan. Korbanpun mulai berjatuhan. Selain elektabilitas Ahok-Djarot di dunia nyata dan dunia maya yang terus menurun, kelompok-kelompok ini juga mengincar para pendukungnya. Aksi boikot terhadap Metro TV, boikot produk Sari Roti  adalah contoh nyata  korban mereka. 

Sumber: replubika. http://m.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/16/12/09/ohx3sk385-muslim-megacyber-army-versus-ahok-cyber-army

loading...

www.islamislami.com

Copyright © 2020 WWW.ISLAMISLAMI.COM The Truth Islamic Religion Network Information Education Network. All rights reserved

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.