ISLAM ISLAMI

INDEKS HADITS : HISAB

Hadits atau sunnah, adalah perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan landasan syariat Islam. Hadis dijadikan sumber hukum Islam selain al-Qur’an, dalam hal ini kedudukan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah al-Qur’an.

Hadis secara harfiah berarti “berbicara”, “perkataan” atau “percakapan”. Dalam terminologi Islam istilah hadis berarti melaporkan, mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi Muhammad. Menurut istilah ulama ahli hadis, hadis yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (taqrīr‎), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi  dan terkadang juga sebelumnya, sehingga arti hadis di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadis yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan Sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.

INDEKS HADITS : HISAB


HR. Bukhari, Muslim melalui Abu Hurairah r.a
Rasulullah Saw pernah bersabda:
Jarak waktu antara dua tiupan Sangkakala ialah empat puluh.
Para sahabat bertanya: ‘Wahai Abu Hurairah!, apakah ia empat puluh hari?’
Abu Hurairah berkata: ‘Aku tidak tahu’
Para sahabat bertanya lagi: ‘Empat puluh bulan ?’
Abu Hurairah berkata: ‘Aku tidak tahu’
Para sahabat bertanya: ‘Empat puluh tahun ?’
Abu Hurairah berkata: ‘Aku tidak tahu’
Abu Hurairah menyambung lagi:
‘Kemudian Allah menurunkan air (hujan) dari langit maka mereka (manusia yang telah mati) dibangkitkan sebagaimana tumbuhnya sayur-sayuran’
Selanjutnya Abu Hurairah meriwayatkan lagi:
‘Manusia (ketika itu) tidak mempunyai sesuatu melainkan benda (tulang belulang, kain kafan) yang buruk dan sebuah tulang Ajbuzzanab yaitu tulang (tempat tumbuh ekor pada hewan dan dinamakan juga tulang sulbi). Dengan tulang inilah manusia dibentuk (dihidupkan) pada hari kiamat’


HR. Ibnu Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Pada hari kiamat manusia akan dikumpulkan tanpa alas kaki dan telanjang bulat, sebagaimana sewaktu dilahirkan oleh ibu mereka.
Aisyah r.a. lantas bertanya:
‘Laki-laki dan perempuan ?’
Beliau menjawab: ‘Ya’
Aisyah berkata: ‘Alangkah malunya, setiap orang dapat melihat kemaluan orang lain’
Beliau memukul bahu Aisyah seraya berkata:
wahai putera dan puteri Abu Quhafah, kesibukan orang pada saat itu tidak memungkinkan untuk melihat. Mereka mengarahkan pandangan ke langit.
Berdiri selama 40 hari. Tidak makan dan tidak minum. Diantara mereka ada yang berpeluh hingga kedua mata kakinya, ada yang sampai kedua betisnya, ada yang sampai perutnya, ada yang sampai mulutnya karena lamanya berhenti.
Kemudian para Malaikat berdiri mengelilingi Arasy, lantas Allah ta’ala memerintahkan Malaikat pemanggil untuk memanggil, ‘Dimana Fulan anak Fulanah’, sehingga semua orang mengangkat kepala mereka. Lantas orang yang dipanggil itupun keluar dari tempat penantian.
Manakala fulan bin fulanah telah berdiri dihadapan Tuhan semesta alam, lalu ditanya: ‘Mana orang yang pernah kamu aniaya ?’.
Maka dipanggillah seorang demi seorang. Lantas diambil kebaikan-kebaikan fulan bin fulanah itu dan diberikan kepada orang yang pernah dianiayanya (sewaktu di dunia). Pada hari itu tidak ada dinar maupun dirham (bisa dipakai untuk membayar) melainkan diambilkan dari kebaikan-kebaikannya dan ditolak kejelekan-kejelekannya.
Orang-orang yang dianiaya itu tetap menuntut kebaikan-kebaikannya sehingga tidak satupun kebaikan yang tersisa.
Lantas kejelekan orang-orang yang dianiayanya itu diambil dan dipikulkan kepadanya. Apabila kebaikan-kebaikannya itu habis maka dikatakan kepadanya:
‘Kembalilah ke tempatmu Neraka Hawiyah (Jahannam) karena sesungguhnya hari ini tidak ada penganiayaan. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungannya’.
Pada hari itu tidak ada Malaikat yang dekat (dengan Allah), Nabi yang diutus maupun orang yang mati Syahid melainkan merasa bahwa tidak akan selamat dari beratnya hisab, kecuali orang-orang yang dilindungi Allah SWT’.

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Siapa yang dihitung pada hari kiamat niscaya dia akan disiksa
Aku bertanya: Bukankah Allah SWT telah berfirman:
‘Maka dia akan dihisab dengan mudah dan ringan ?’
Beliau bersabda:
Itu bukannya perhitungan. Itu hanyalah pembentangan kepada orang-orang yang dihitung pada hari kiamat dan dia akan di azab.

HR. Bukhari, Muslim melalui Ibnu Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda mengenai firman Allah:
‘Hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam’
Beliau bersabda:
‘Seorang dari mereka tenggelam dalam peluhnya hingga batas telinga’

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Pada hari kiamat manusia akan dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan belum berkhatan.
Aku bertanya:
‘Wahai Rasulullah!, apakah kaum laki-laki dan wanita akan melihat diantara satu sama lain ?’
Beliau bersabda:
‘Wahai Aisyah!, urusan ketika itu lebih penting dari memandang kepada orang lain’

HR. Bukhari, Muslim melalui Ibnu Abbas r.a
Rasulullah Saw bersabda dalam khutbahnya:
Sesungguhnya kalian akan menemui Allah dalam keadaan
-Berjalan kaki,
-Telanjang dan
-Belum berkhatan.


HR. Bukhari, Muslim melalui Ibnu Umar r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Ketika Allah mengumpulkan orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian pada hari kiamat kelak maka setiap orang yang melakukan pengkhianatan akan diberikan tanda sebuah bendera yang bertulis:
‘Ini adalah bukti tanda pengkhiatannya kepada fulan bin fulan’

HR. Bukhari, Muslim melalui Abdullah bin Mas’ud r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Perkara yang pertama sekali akan di adili dari kalangan manusia pada hari kiamat kelak ialah perkara yang berkaitan dengan darah.

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH
BACA  Hari Santri Digagas Jokowi Ditentang Muhammadiyah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *