ISLAM ISLAMI

INDEKS HADITS : Haid atau Nifas

Hadits atau sunnah, adalah perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan landasan syariat Islam. Hadis dijadikan sumber hukum Islam selain al-Qur’an, dalam hal ini kedudukan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah al-Qur’an.

Hadis secara harfiah berarti “berbicara”, “perkataan” atau “percakapan”. Dalam terminologi Islam istilah hadis berarti melaporkan, mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi Muhammad. Menurut istilah ulama ahli hadis, hadis yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (taqrīr‎), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi  dan terkadang juga sebelumnya, sehingga arti hadis di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadis yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan Sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.

INDEKS HADITS : HAID atau NIFAS


HR. Bukhari, Muslim melalui Muadz bin Jabal r.a
Seorang perempuan bertanya kepada Sayyidatina Aisyah r.a:
Apakah salah seorang diantara kami harus meng-qadha Shalat sewaktu didatangi haid ?.
Aisyah berkata:
Apakah kalian dari golongan Haruriyyah ?.
Jika kami menjalani haid pada zaman Rasulullah Saw maka kami diperintahkan mengganti Puasa dan tidak diperintahkan mengganti Shalat.

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Rasulullah Saw biasanya berbaring dipangkuanku, sedangkan aku masih dalam keadaan haid kemudian Beliau membaca Al-Qur’an.

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Rasulullah Saw memerintahkan salah seorang diantara kami yang sedang haid supaya memakai pakaian sebagai pengalas untuk menggaulinya.

HR. Bukhari, Muslim melalui Asma’ binti Abu Bakar r.a
Seorang perempuan datang berjumpa Nabi Saw, kemudian berkata:
‘Pakaian salah seorang dari kalangan kami terkena darah haid. Apa yang harus dilakukannya ?.
Beliau bersabda:
‘Bersihkankan darah itu lebih dahulu, gosoklah dengan air kemudian bersihkan. Setelah itu bisalah menggunakannya untuk mendirikan Shalat’

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Ummu Habibah binti Jahsyin telah meminta fatwa dari Rasulullah Saw kemudian berkata:
‘Aku ini perempuan yang berdarah Istihadhah yaitu darah penyakit’
Maka Rasulullah Saw menjawab dengan bersabda:
‘Sesungguhnya itu adalah darah penyakit maka hendaklah kalian mandi kemudian Shalat, malah kalian hendaklah mandi pada setiap waktu Shalat’

HR. Hakim melalui Abu Said Al Khudri r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Orang yang berjinabah dan wanita yang haid tidak boleh membaca sesuatupun dari Al-Qur’an.

HR. Bukhari, Muslim melalui Aisyah r.a
Fatimah binti Abu Hubaisy telah datang menemui Nabi Saw lalu bertanya:
‘Wahai Rasululah!, aku adalah perempuan yang berdarah Istihadhah yaitu darah penyakit maka aku tidak suci. Apakah aku mesti meninggalkan Shalat ?’
Lalu Rasulullah Saw bersabda:
‘Darah tersebut ialah darah penyakit bukannya haid apabila kalian didatangi haid maka kalian hendaklah meninggalkan Shalat. Apabila darah haid berhenti dari keluar maka kalian hendaklah mandi dan mendirikan Shalat’

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH
BACA  Inilah 7 Malaikat Yang Disebutkan Dalam Al Quran

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *