ISLAM ISLAMI

INDEKS HADITS : DZIKIR KEPADA ALLAH

Spread the love

Hadits atau sunnah, adalah perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan landasan syariat Islam. Hadis dijadikan sumber hukum Islam selain al-Qur’an, dalam hal ini kedudukan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah al-Qur’an.

Hadis secara harfiah berarti “berbicara”, “perkataan” atau “percakapan”. Dalam terminologi Islam istilah hadis berarti melaporkan, mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi Muhammad. Menurut istilah ulama ahli hadis, hadis yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (taqrīr‎), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi  dan terkadang juga sebelumnya, sehingga arti hadis di sini semakna dengan sunnah.

Kata hadis yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan Sunnah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.


INDEKS HADITS : DZIKIR KEPADA ALLAH


HR. Bukhari melalui Abu Hurairah r.a
Rasulullah Saw bersabda: Allah berfirman:
Aku menuruti prasangka hamba-Ku dan Aku bersamanya,
Jika ia mengingat (menyebut)-Ku didalam dirinya maka Aku mengingatnya (menyebut)nya didalam diri-Ku, dan
Jika ia mengingat (menyebut)-Ku ditengah orang banyak maka Aku mengingat (menyebut)nya pada orang banyak yang lebih baik dari mereka.

HR. Thabrani melalui Salman Al Farisy r.a

Rasulullah Saw bersabda: Allah berfirman:
Bila hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal maka Aku mendekatinya satu dzira,
Jika hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku satu dzira maka Aku mendekatinya satu hasta, dan
Bila mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku mendatanginya dengan berlari.

HR. Bukhari, Muslim melalui Abu Hurairah r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Allah memiliki sembilan puluh sembilan Nama.
Siapa yang mampu menghafalnya niscaya dia akan masuk Surga. Sesungguhnya Allah itu ganjil (Esa pada Dzat, sifat dan perbuatannya serta tidak sekutu bagi-Nya) dan Dia menyukai pada yang ganjil.

HR. Ahmad melalui Anas bin Malik r.a

Rasulullah Saw bersabda: Allah berfirman:
Hai anak Adam, bila kamu mengingat (menyebut) Aku pada dirimu maka Aku mengingat (menyebutmu) pada diri-Ku.
Dan bila kamu mengingat (menyebut-Ku) pada sekelompok orang maka Aku akan mengingat (menyebutmu) pada sekelompok Malaikat.
Bila engkau mendekati-Ku sejengkal maka Aku mendekatimu sedzira dan bila engkau mendekati Aku sedzira maka Aku mendekatimu sehasta.
Bila kamu mendekati Aku dengan berjalan maka Aku mendekatimu dengan berlari.

HR. Tirmidzi melalui Abu Hurairah r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Pada hari kiamat, segolongan hamba didatangkan, maka
Allah berfirman:
Bukankah telah Aku jadikan untukmuNpendengaran, penglihatan, harta, anak-anak dan
Aku jadikan untukmu binatang-binatang ternak dan tanah ladang,

Maka hari ini, Aku lupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan Aku.


HR. Hakim

Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa mengingat Allah hingga ke dua matanya menangis karena takut kepada Allah hingga sebagian dari air matanya itu menetes ketanah niscaya Allah tidak akan mengazabnya dihari kiamat.


HR. Tirmidzi, Ibnu Majah melalui Abu Darda r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Maukah aku ceritakan kepada kalian tentang
Amal perbuatan yang paling baik buat kalian,
Paling suci (berharga) di sisi kalian dan
paling banyak mengangkat derajat (pahala) kalian dan
lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak serta
lebih baik bagi kalian daripada perang menghadapi musuh kalian lalu kalian memukul leher mereka dan mereka memukul leher kalian.
Mereka menjawab: ‘Tentu saja kami mau’ Nabi Saw bersabda:
‘Berdzikir kepada Allah SWT’

HR. Ahmad

BACA  Hadits Nabi Muhammad SAW: Tentang Zakat Fitrah
Rasulullah Saw bersabda:
Orang yang berdzikir pada bulan Ramadhan memperoleh ampunan-Nya. Dan orang yang meminta kepada Allah pada bulan Ramadhan tidak akan dikecewakan.

HR. Thabrani melalui Ibnu Abbas r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Ada empat perkara, barangsiapa diberi ke-empat perkara itu berarti ia benar-benar telah diberi kebaikan dunia dan akhirat, yaitu:
Lisan yang selalu berdzikir kepada Allah,
Kalbu yang selalu bersyukur,
Tubuh yang sabar menghadapi cobaan,
Isteri yang mau dikawininya bukan lantaran takut celaka atau hartanya.

HR. Muslim

Rasulullah Saw bersabda:
Ada empat perkara yang pemiliknya tidak akan ditimpa oleh keburukan:
Diam (awal ibadah),
Tawadhu’ (berendah diri),
Berdzikir (kepada Allah),
Sedikit sesuatunya.

HR. Ibnu Umar r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Janganlah kamu semua memperbanyak ucapan tanpa mengingat Allah niscaya hatimu akan menjadi keras.
Dan sesungguhnya hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.

HR. Al Bazzar melalui Ibnu Abbas r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Wahai anak Adam, bila kamu mengingat (menyebut) Aku dalam keadaan sepi maka Aku mengingat kamu juga pada waktu sepi.
Bila kamu mengingat (menyebut) Aku di orang banyak maka Aku mengingat kamu juga pada orang banyak.
Tetapi ingat-Ku kepadamu lebih baik daripada ingatmu kepada-Ku.

HR. Bukhari melalui Abu Hurairah r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Sesungguhnya Allah SWT mempunyai Malaikat-Malaikat yang disebut Saryaratu Fudl, yang mencari tempat-tempat dzikir. Maka bila mereka telah menemukan tempat dzikir, Malaikat duduk bersama mereka (orang yang berdzikir) dan sebagian mereka mengelilingi sebagian yang lain.
Maka Allah bertanya kepada mereka:
Datang darimana kalian?. M-‘kami datang dari tempat hamba-hamba-Mu di bumi, mereka menSucikan Engkau, mengAgungkan Engkau, mereka mengEsakan Engkau, memuji Engkau serta memohon kepada-Mu’.
Apakah mereka telah melihat Surga-Ku?. M-‘belum wahai Tuhan’. Bagaimana kalau mereka sudah mengetahui Surga-Ku?. M-‘dan mereka akan memohon pada-Mu untuk diselamatkan’.
Dari apa mereka memohon kepada-Ku untuk diselamatkan?. M-‘dari Neraka, wahai Tuhan’.
Apakah mereka telah melihat Neraka-Ku?. M-‘belum, wahai Tuhan’. Bagaimana kalau mereka telah melihat Neraka-Ku?. M-‘mereka akan memohon ampun kepada-Mu’.
Sungguh Aku telah memberi ampun bagi mereka.

HR. Baihaqi melalui Muadz bin Jabal r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Amal yang paling disukai Allah ialah ketika kamu mati lisanmu masih basah karena menyebut-nyebut Allah.

HR. Baihaqi melalui Muadz bin Jabal r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Amal yang paling disukai Allah ialah ketika kamu mati lisanmu masih basah karena menyebut-nyebut Allah.

HR. Abu Said Al Khudri r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Apabila anak cucu Adam berada diwaktu subuh (pagi), sesungguhnya semua anggota badan memperingatkan kepada lisan.
Dia berkata:
‘Takutlah kamu kepada Allah mengenai kami karena sesungguhnya kami semua bergantung padamu. Jika kamu lurus maka kamipun lurus dan jika kamu bengkok maka kamipun bengkok’

HR. Ibnu Majah melalui Abu Said Khudri r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Tiada suatu kaumpun mengingat Nama Allah (dalam suatu majelis) melainkan para Malaikat mengelilingi mereka.
Dan mereka diselimuti oleh rahmat Allah serta ketenangan diturunkan atas mereka. Dan Allah menyebutkan mereka kepada Malaikat-Malaikat yang berada didekat-Nya.

HR. Bukhari melalui Ibnu Umar r.a

Rasulullah Saw bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman:
Siapa saja yang sibuk karena mengingat-Ku (menyebut-Ku) tentang persoalan-Ku, Aku memberinya (sesuatu) yang lebih utama daripada sesuatu yang Aku berikan kepada pemohon-pemohon lain.

HR. Bukhari melalui Ibnu Umar r.a

Rasulullah Saw bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman:
Siapa saja yang sibuk karena mengingat-Ku (menyebut-Ku) tentang persoalan-Ku, Aku memberinya (sesuatu) yang lebih utama daripada sesuatu yang Aku berikan kepada pemohon-pemohon lain.

HR. Hakim melalui Abu Darda r.a

BACA  Pembebasan Mekkah Oleh Nabi Muhammad SAW
Rasulullah Saw bersabda: Allah berfirman:
Aku bersama hamba-Ku jika ia ingat Aku (menyebut-Ku) dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.


HR. Bukhari, Muslim melalui Abdullah bin Mas’ud r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Tidak ada seorangpun yang lebih suka kepada pujian selain dari Allah SWT. Karena itulah Dia memuji Dzat-Nya sendiri.
Begitu juga tidak ada seorangpun yang lebih marah dari Allah SWT, itulah sebabnya Dia mengharamkan perbuatan keji.

HR. Muslim melalui Sa’d Ibnu Waqqash r.a

Rasulullah Saw bersabda:
‘Apakah seseorang diantara kalian tidak mampu menghasilkan seribu kebaikan setiap harinya ?’
Maka ada seseorang dari kalangan orang-orang yang duduk bersamanya bertanya: ‘Bagaimanakah caranya untuk menghasilkan seribu kebaikan ?’
Nabi Saw bersabda:
‘Hendaknya ia membaca seribu kali tasbih maka dicatatkan baginya seribu kebaikan atau dihapuskan darinya seribu kesalahan (dosa)’

HR. Adh Dhiya melalui Anas bin Malik r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Tiada sekali-kali suatu kaum duduk dalam suatu majelis seraya berdzikir kepada Allah kecuali ada suara yang menyeru mereka dari langit mengatakan: ‘Berdirilah kalian dalam keadaan diampuni (oleh Allah)’

HR. Abu Daud Dan Tirmidzi

Yusairah, seorang sahabat yang ikut berhijrah berkata:
Bahwa Nabi Saw pernah memerintahkan kepada mereka (kaum wanita) agar mereka memelihara bacaan Takbir, Taqdis (Subhanallah) dan Tahlil.
Dan hendaklah mereka menghitungnya dengan jari-jemari mereka.
Karena sesungguhnya jari-jemari mereka akan ditanyai dan disuruh menjawab.

HR. Bukhari, Muslim

Diriwayatkan oleh Sayyidina Ali k.w berkata:
Sayyidatina Fatimah r.a mengeluh sambil mengilas tangannya.
Waktu itu ia mendengar Nabi Saw mendapat seorang tawanan yang bisa dijadikan sebagai khadam. Sayyidatina Fatimah r.a pergi menemui Nabi Saw namun ia tidak menemui Beliau, cuma berjumpa Sayyidatina Aisyah r.a dan menceritakan maksud kedatangannya. Apabila Rasulullah Saw pulang Sayyidatina Aisyah r.a terus menceritakan kepada Beliau mengenai kedatangan Sayyidatina Fatimah r.a.
Nabi Saw kemudian pergi menemui kami. Waktu itu kami sedang berada ditempat tidur, kami bangkit untuk menemui Beliau, lalu Beliau bersabda:
‘Tetaplah di tempat kalian’
Beliau selanjutnya duduk diantara kami hingga aku reda dari memarahinya. Kemudian Beliau bersabda:
‘Inginkah kalian aku ajarkan sesuatu yang lebih baik dari permintaan kalian?. Apabila kalian berada ditempat tidur masing-masing, kalian hendaklah membaca Takbir sebanyak tiga puluh empat kali, Tasbih sebanyak tiga puluh tiga kali dan Tahmid sebanyak tiga puluh tiga kali. Semuanya itu adalah lebih baik dari seorang khadam’

HR. Bukhari, Muslim melalui Ibnu Abbas r.a

Ketika Rasulullah Saw melalui dua buah kubur, Beliau bersabda:
‘Ingatlah, sesungguhnya dua mayat ini sedang disiksa, tetapi bukan karena melakukan dosa besar. Seorang disiksa karena dulunya dia suka membuat fitnah dan seorang lagi disiksa karena tidak membersihkan dirinya dari air kencingnya’ Kemudian Beliau meminta pelepah kurma lalu dibelahnya menjadi dua.
Setelah itu Beliau menanam salah satunya pada kubur yang pertama dan yang satu lagi pada kubur yang kedua sambil bersabda:
‘Semoga pelepah ini dapat meringankan siksanya selagi ia belum kering’

HR. Ibnu ‘Addi melalui Abu Rafi’i r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Apabila telinga seseorang diantara kalian berdenging
Hendaklah mengingat-ku dan
Bacalah Shalawat untuk-ku dan
Ucapkanlah: ‘Semoga Allah mengingat orang-orang yang menyebut diriku dengan baik’

HR. Muslim melalui Umar bin Khattab r.a

BACA  INDEKS HADITS : MASALAH HUKUM
Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa yang tertidur meninggalkan wirid bacaan Al-Qur’annya dan atau sebagian darinya lalu ia membacanya diantara Shalat Subuh dan Zuhur maka dicatatkan baginya seakan-akan ia membacanya dimalam hari.

HR. Muslim melalui Abu Dzar r.a

Rasulullah Saw bersabda:
Pada tiap-tiap anggota (tubuh) seseorang dari kalian dipagi harinya terdapat sedekah. Setiap ucapan Tasbih merupakan sedekah,
Setiap ucapan Tahmid merupakan sedekah, Setiap ucapan Takbir merupakan sedekah,
Memerintahkan kepada perkara yang ma’ruf merupakan sedekah, dan Melarang perkara yang mungkar merupakan sedekah pula.
Tetapi cukup untuk menutupi semua itu,
‘Dua rakaat yang engkau lakukan dalam Shalat Dhuha’.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *