ISLAM ISLAMI

INDEKS HADITS : ADZAN SEBELUM SHALAT

Spread the love

HR. Bukhari, Muslim melalui Abdullah bin Mughaffal r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Diantara azan dan iqamat terdapat Shalat.
Beliau mengulanginya sebanyak tiga kali dan pada kali ketiga Beliau menambah kepada mereka yang ingin.

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar r.a, berkata:
Pada suatu malam kami menunggu Rasulullah Saw untuk menunaikan Shalat Isya’ Pada akhir malam, Beliau keluar kepada kami ketika sepertiga malam atau lebih. Kami tidak tahu apakah perkara yang menyibukkan Beliau, urusan dengan keluarga atau dengan urusan lain.
Sewaktu keluar Beliau bersabda:
‘Sesungguhnya kalian sedang menunggu satu Shalat yang tidak pernah ditunggu oleh orang-orang yang tidak seagama denganmu. Sekiranya perkara ini tidak membebankan umatku niscaya aku akan mengajak mereka Shalat pada saat-saat seperti ini’
Kemudian Beliau menyuruh muazin supaya iqamat lalu di iqamatkan dan Beliaupun mendirikan Shalat.

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah r.a, berkata:
Muazin Rasulullah Saw telah menemui kami dan berkata:
‘Sesungguhnya Rasulullah Saw telah mengizinkan kalian menikmati mut’ah yaitu mengawini perempuan secara mut’ah yaitu mengawini mereka untuk suatu jangka waktu tertentu’

16 – HR. Bukhari, Muslim
Rasulullah Saw bersabda:
Orang-orang yang azan adalah orang-orang yang panjang lehernya atau orang-orang yang paling dikenal dihari kiamat nanti.
Apabila kalian mendengar azan maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan muazin.
Disunatkan bagi setiap orang yang mendengar azan, hendaknya ia mengikuti apa yang dikatakan muazin.

HR. Bukhari melalui Abu Said Al Khudri r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Tiada suatu makhlukpun, jin, manusia dan makhluk lainnya yang mendengar sampai sejauh berkumandang suara azan melainkan ia akan menjadi saksi bagi para juru azan itu kelak dihari kiamat.

HR. Bukhari melalui Abdullah Ibnu Amr Ibnul Ash r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila kalian mendengar (suara) muazin maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan olehnya Kemudian ucapkanlah Shalawat untuk-ku.
Karena sesungguhnya, barangsiapa yang mengucapkan Shalawat untukku sekali, Allah membalas dengan sepuluh kali lipat buatnya.
Kemudian mintakanlah oleh kalian kepada Allah Al-Wasilah buatku.
Karena sesungguhnya Al-Wasilah itu merupakan suatu kedudukan didalam Surga yang tidak layak kecuali hanya bagi seorang hamba diantara hamba-hamba Allah (semuanya).
Dan aku berharap semoga hamba tersebut adalah diriku sendiri.
Barangsiapa yang memohonkan wasilah buatku niscaya ia mendapat Syafa’at.

HR. Bukhari melalui Jabir bin Abdullah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Barangsiapa ketika mendengar azan mengucapkan doa berikut
‘ya Allah, Rabb seruan yang sempurna ini dan Shalat yang didirikan, berikanlah Al-Wasilah dan keutamaan kepada Nabi Muhammad dan bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji seperti yang telah engkau janjikan kepadanya’
Niscaya ia mendapat Syafa’at dariku dihari kiamat.
-Allaahumma Rabba Haadzihid Da`watit Tammah Wash Shalaatil Qaa`imah Muhammadal Wasiilata Wal Fadhiilah Wab`atshu Maqaaman Mahmuudan

HR. Bukhari, Muslimmelalui Abu Qatadah r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila di Iqamatkan Shalat maka janganlah kalian berdiri sebelum kalian melihatku.


HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Malik bin Al-Huwairis r.a, berkata:
Kami datang menemui Rasulullah Saw, pada waktu itu kami masih sama-sama muda dan usia kami tidak banyak perbedaanya.
Kami tinggal bersama Beliau selama dua puluh malam.
Rasulullah Saw adalah seorang yang sangat pemurah dan lembut sekali.
Beliau menyangka bahwa aku sedang berselisih paham dengan keluargaku hingga Beliau bertanya kepadaku keadaan keluarga yang aku tinggalkan.
Maka aku menceritakan kepada Beliau mengenai keluargaku. Kemudian Beliau bersabda:
‘Pulanglah kepada keluargamu dan tinggallah bersama mereka. Ajarlah mereka dan perintahkanlah mereka apabila tiba waktu Shalat. Hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan Hendaklah orang yang paling tua dari kalangan kalian menjadi imam’

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, berkata: Nabi Saw bersabda:
Apabila setan mendengar azan, dia akan lari hingga tidak mendengarnya lagi. Setelah azan selesai, dia kembali lagi untuk menghasut.
Begitu juga apabila mendengar iqamat, dia akan lari hingga tidak mendegarnya lagi dan sebaik saja iqamat selesai, dia kembali sekali lagi untuk menghasut

HR. Bukhari, Muslim
Rasulullah Saw bersabda:
Orang-orang yang azan adalah orang-orang yang panjang lehernya atau orang-orang yang paling dikenal dihari kiamat nanti.
Apabila kalian mendengar azan maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan muazin. Disunatkan bagi setiap orang yang mendengar azan, hendaknya ia mengikuti apa yang dikatakan muazin.

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Sahl bin Saad as Saidi r.a, berkata:
Sewaktu Rasulullah Saw mengunjungi bani Amru bin Auf untuk mendamaikan pertikaian diantara mereka, maka tiba waktu Shalat.
Seorang muazin datang kepada Abu Bakar lalu berkata:
‘Inginkah kalian mengimami Shalat bersama orang-orang?, aku akan meng-Iqamat-kannya’.
Abu Bakar menjawab: ‘ya’.
Kemudian Abu Bakar mendirikan Shalat.
Sewaktu orang-orang sedang Shalat, Rasulullah Saw datang. Beliau menyelinap masuk ke shaf pertama.
Setelah melihat keadaan itu, orang-orang menepuk tangan tetapi Abu Bakar tidak menoleh. Apabila orang yang menepuk tangan bertambah ramai, Abu Bakar menoleh dan melihat Rasulullah Saw.
Beliau mengisyaratkan kepada Abu Bakar agar tetap berada ditempatnya.
Abu Bakar mengangkat kedua tangannya memuji Allah SWT sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Rasulullah Saw lalu Abu Bakar mundur ke belakang hingga menyamai dengan shaf pertama dan Nabi Saw maju ke depan lalu meneruskan Shalat.
Setelah selesai Shalat, Beliau bersabda:
Wahai Abu Bakar!, apakah yang mencegahmu untuk tetap berada ditempatmu ketika aku menyuruhmu ?
Abu Bakar menjawab: ‘Tidak layak bagi anak Abu Quhafah Shalat didepan Rasulullah Saw’
Kemudian Beliau bersabda lagi:
Mengapa kalian semua menepuk tangan ?.
Barangsiapa yang mengalami sesuatu ketika Shalatnya maka hendaklah dia Bertasbih karena apabila seseorang bertasbih dia akan menoleh.
Menepuk tangan hanyalah untuk wanita.

HR. Bukhari melalui Abdullah Ibnu Amr Ibnul Ash r.a
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila kalian mendengar (suara) muazin maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan olehnya Kemudian ucapkanlah Shalawat untuk-ku.
Karena sesungguhnya, barangsiapa yang mengucapkan Shalawat untukku sekali, Allah membalas dengan sepuluh kali lipat buatnya.
Kemudian mintakanlah oleh kalian kepada Allah Al-Wasilah buatku.
Karena sesungguhnya Al-Wasilah itu merupakan suatu kedudukan didalam Surga yang tidak layak kecuali hanya bagi seorang hamba diantara hamba-hamba Allah (semuanya).
Dan aku berharap semoga hamba tersebut adalah diriku sendiri.
Barangsiapa yang memohonkan wasilah buatku niscaya ia mendapat Syafa’at.

HR. Ad Dailami
Rasulullah Saw bersabda:
Apabila azan telah dikumandangkan pada hari Jum’at maka bekerja diharamkan.

HR. Abu Daudmelalui Aisyah r.a
Bahwa Rasulullah Saw apabila mendengar suara muazin mengucapkan syahadat, Beliau bersabda:
‘Akulah, Akulah (orangnya)’

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a, berkata: Rasulullah Saw menyuruh muazin mengucapkan:
‘Shalatlah dirumahmu masing-masing (pada akhir azan) jika hujan turun dan malam terlalu dingin’

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Anas r.a, berkata:
Bilal telah diperintahkan agar menggenapkan azan dan mengganjilkan Iqamat.

HR. Bukhari, Muslim
Hadits Ibnu Abbas dan Jabir bin Abdullah Al-Ansari r.a: Diriwayatkan oleh Ibnu Juraij, berkata:
Aku telah diberitahu oleh Ata’,
Ibnu Abbas dan Jabir bin Abdullah Al-Ansari r.a, kedua-duanya berkata:
‘Tidak ada azan bagi Shalat Hari Raya Fitrah (Idul Fitri) dan Shalat Hari Raya Kurban (Idul Adha). ‘
Setelah beberapa ketika aku bertanya Ata’ tentang perkara tersebut. Kemudian dia menjawab dengan berkata:
Aku telah diberitahu oleh Jabir bin Abdullah Al-Ansari r.a bahwa:
‘Tidak ada azan bagi Shalat Hari Raya Fitrah (Idul Fitri), baik ketika imam keluar atau sesudahnya. Juga tidak iqamat atau apa-apapun’

HR. Abu Daud melalui Aisyah r.a
Bahwa Rasulullah Saw apabila mendengar suara muazin mengucapkan syahadat, Beliau bersabda:
‘Akulah, Akulah (orangnya)’

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar r.a, berkata: Rasulullah Saw menyuruh muazin mengucapkan:
‘Shalatlah dirumahmu masing-masing (pada akhir azan) jika hujan turun dan malam terlalu dingin’

HR. Bukhari, Muslim
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar r.a, berkata:
Ketika orang-orang Islam sampai di Madinah, mereka berkumpul lalu membicarakan tentang waktu Shalat.
Tidak seorangpun yang menyeru kepadanya.
Sewaktu mereka berbincang tentang perkara tersebut, sebagian mereka berkata: ‘Bunyikanlah loceng sebagaimana loceng orang nasrani’.
Maka sebagian lagi berkata:
‘Bunyikanlah terompet seperti terompet orang yahudi’. Kemudian Umar berkata:
‘Mengapa kalian tidak menyuruh seseorang agar menyerukan Shalat ?’. Rasulullah Saw bersabda:
‘Wahai bilal, bangunlah dan serukan untuk Shalat’

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH
BACA  Perilaku Masyarakat Mencerminkan Pemimpinnya

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *