ISLAM ISLAMI

Islam dan Pancasila Menurut Pakar

Dalam sejarahnya, nilai-nilai Islam amat erat merasuk dalam rumusan Pancasila. Ideologi negara ini pun tak terlepas dari nilai-nilai ketuhanan. Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta Prof Syukron Kamil mengungkapkan, Pancasila merupakan bentuk kompromi dari para pendiri bangsa. Mereka hendak meletakkan berbagai ideologi yang berkembang untuk bisa berdampingan dan tidak berhadapan. Di dalam Pancasila, ada sosialisme, liberalisme atau humanisme, dan agama.

Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta Prof Syukron Kamil

  • Dalam sejarahnya, agama merupakan faktor paling awal yang memengaruhi manusia daripada akal. Atas dasar itu, agama lewat sila Ketuhanan Yang Maha Esa diletakkan sebagai sila pertama. Umat Islam ketika itu bisa mengakomodasi sila tersebut setelah berkorban dengan menghapus tujuh kata dari Piagam Jakarta, “… dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Pengorbanan itu demi mengakomodasi aspirasi dari Indonesia timur yang didengarkan meski mereka minoritas.
  • Penghapusan tujuh kata itu tak membuat nilai-nilai Islam menjauhi lima sila dari Pancasila. Islam hadir bukan sebatas di sila pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Menurut dia, Islam mengajarkan demokrasi juga keadilan sosial. Islam juga mengajarkan tentang kemanusiaan. Persatuan Indonesia itu kita diajarkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.
  • Untuk nilai permusyawaratan, berbagai catatan hadis menjelaskan, Rasulullah kerap memutuskan persoalan kemasyarakatan lewat musyawarah. “Contohnya dalam Perang Uhud. Itu kan pengambilan suara terbanyak. Kalau kasus Aisyah itu, yang mendapat tuduhan selingkuh, maka Nabi sempat melakukan musyawarah,” tambah dia kepada Republika di Jakarta, belum lama ini.
  • Adanya sila “Ketuhanan Yang Maha Esa”,  membuat ideologi lain yang tecermin dalam empat sila lain juga tidak ortodoks. Dia memisalkan, jika humanisme dilakukan secara radikal maka yang muncul adalah ateisme. Sementara itu, ketika sosialisme dipraktikkan secara mendasar maka akan muncul komunisme. Ini pun sekarang muncul pada banyak negara sekuler.

Sejarawan Islam, Tiar Anwar Bachtiar,

  • Sejarawan Islam, Tiar Anwar Bachtiar, menjelaskan, nilai-nilai ajaran Islam sejatinya sangat melekat dalam poin-poin Pancasila. Tak hanya itu, ia mengingatkan kepada semua pihak untuk kembali menengok sejarah panjang yang mengiringi perjalanan lahir dan terciptanya Pancasila sebagai perekat bangsa.
  • Menurut dia, kehadiran Pancasila merupakan sebuah kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut berasal dari sejumlah elemen masyarakat yang beragama, yang memeluk kepercayaan dan percaya kepada nilai-nilai ketuhanan. “Pancasila itu lahir atas dasar kesepakatan, kesepakatan ini berasal bukan hanya dari kaum nasionalis, tapi juga para ulama dan kiai-kiai yang punya ilmu sangat tinggi,” kata Tiar saat dihubungi Republika, Selasa (18/2).
  • Untuk itu dia menjelaskan, tak ada sedikit pun unsur yang bisa dibentur-benturkan antara agama dan Pancasila. Jika menelisik sejarah, kata dia, Pancasila dengan agama kerap dibenturkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai bagian dari alat propaganda mencapai tujuan tertentu. Adapun tujuan PKI tersebut untuk menghancurkan partai-partai Islam kala itu yang cukup mendapat suara di kalangan masyarakat.
  • Dia menegaskan, akal bulus PKI yang tercatat dalam sejarah melakukan pembenturan antara agama dan Pancasila ini pun nyatanya tak berhasil. Sebab, dia memastikan, tak ada satu pun poin dalam Pancasila yang bertentangan dengan agama mana pun di Indonesia.
  • Dalam Islam, misalnya, poin-poin Pancasila mulai dari sila pertama hingga kelima merupakan bagian dari ajaran-ajaran Islam. “Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, hingga keadilan sosial itu adalah ajaran Islam. Jadi, Pancasila itu sangat Islam sekali,” ungkap dia.
  • Apabila seseorang menjalankan Pancasila, sejatinya ia tengah menjalankan bagian-bagian dari ajaran Islam. Apalagi, kata Tiar, apabila seseorang menjalankan ajaran Islam secara kafah maka hal itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagi sisi Pancasilaisme dalam diri orang tersebut. “Kalau seseorang menjalankan Islam secara kafah, sudah pasti dia Pancasilais,” ujarnya.
BACA  Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Dimana mana Jadi Bintang Termasuk di ILC Paska 411

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva

  • Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva menerangkan, harmonisasi agama sejatinya ada dalam konstitusi yang berlaku di Indonesia. Norma konstitusi, menurut dia, menempatkan Allah dalam satu kepercayaan yang utuh. Hal itu kemudian dijadikan sila pertama Pancasila, yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa”.“Maka, agama itu posisinya sangat penting dan menjadi yang pertama dalam konstitusi kita,” ujarnya.
  • Meski demikian, prinsip ketuhanan memiliki perbedaan makna bagi agama-agama yang ada di Indonesia. Prinsip ini kemudian menjadi penyebab adanya sila-sila yang lain. Lebih lanjut dia menjelaskan, konstitusi yang berlaku di Indonesia pun menjamin kebabasan warga negara untuk beragama maupun beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.
  • Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 31 disebutkan, tujuan pendidikan nasional yang dijalankan Indonesia adalah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta terwujudnya akhlak mulia bagi segenap warga negara yang terdidik. Jika ditelisik dari sisi mana pun, tegas dia, tak ada alasan yang dapat membenarkan argumen bahwa agama dapat membunuh Pancasila. Justru sebaliknya, nilai-nilai agama justru menguatkan Pancasila. n

Материалы по теме:

Kisah Nabi muhammad SAW dan Perang Thaif
Kisah Nabi muhammad SAW dan Perang Thaif Pengepungan Tha'if terjadi pada 630 M, saat kaum Muslimin pimpinan Muhammad mengasingkan dan mengepung kota Tha'if, yang dikuasai ...
Perbedaan Nabi Muhammad Dengan Nabi Sebelumnya
Muḥammad adalah seorang nabi dan rasul bagi umat Muslim. Ia memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Meski ...
Tata Bahasa Arab atau Ilmu Nahwu
Tata bahasa Arab (naḥw ʻarabiyy atau qawāʻidu al-lughati al-ʻarabiyyah) atau dikenal juga dengan istilah nahwu adalah tata bahasa Arab Klasik dan Piawai Modern. Bahasa ...
Inspirasi Hidup Nabi Muhammad SAW Menuju Husnul Khatimah
​ Shahih al-Bukhari dijelaskan inspirasi hidup menuju  husnul khatimah:
BACA  100 Kata Mutiara Islami
Selalu berdoa dan memohon agar diberikan akhir yang baik, serta menunjukkan perasaan sangat membutuhkan pertolongan Allah. Nabi Shalallaahu ...
Kisah Lengkap Biografi Nabi Muhammad SAW dan Pertempuran Badar 
  Kisah Lengkap Biografi Muhammad dan Pertempuran Badar Pertempuran Badar adalah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya. Perang ini terjadi pada 13 Maret 624 Masehi atau 17 Ramadan 2 Hijriah. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *