ISLAM ISLAMI

Masjid Jumaah, Tempat Salat Jumat Rasulullah Pertamakali

Spread the love

 

Masjid Jum’ah terletak ± 500 meter sebelah utara Masjid Quba, yaitu satu tempat yang dulunya ditempati olah Bani Salim bin Auf. Rasulullah Saw. mampir ke tempat tersebut, lalu tibalah waktu shalat Zhuhur pada hari jum’at, kemudian Rasulullah Saw. shalat dua rakaat didahului dua khutbah dan inilah merupakan shalat jum’at berjamaah pertama yang dilaksanakan oleh Rasulullah Saw. walaupun perintah shalat jamaah jum’at telah turun sebelum itu yaitu sewaktu Rasulullah Saw. masih berada di Makkah, dan Rasulullah Saw. tidak melaksanakannya karena menghindari azab musyrikin Makkah. Akan tetapi pada waktu itu Mush’ab bin Umair telah melaksanakannya di Quba di tempat Bani Amr bin Auf yang nantinya menjadi bagian dari Masjid Quba yang dibangun oleh Rasulullah Saw. di saat berhijrah.

Masjid Jum’at (Masjid Al-Jum’ah), Masjid Bani Salim, Masjid Al-Wadi, Masjid Al-Ghubaib, atau Masjid ‘Atikah adalah sebuah masjid di Madinah, Arab Saudi, yang berdiri di tempat yang dipercayai sebagai lokasi Muhammad bersama para pengikutnya dalam perjalanan Hijrah dari Mekkah ke Madinah melaksanakan salat Jumat untuk pertama kalinya. Masjid Jum’at terletak di barat daya Madinah, di dekat Wadi Ranuna’, dengan jarak 900 meter utara Masjid Quba’ dan 6 kilometer dari Masjid Nabawi.

Di riwayat yang lain disebutkan sahabat pertama yang melaksanakan shalat jum’at berjama’ah sebelum Rasulullah Saw. ialah As’ad bin Zurarah. Adapun khutbah yang disampaikan Rasulullah Saw. di Masjid ini yang selanjutnya disebut dengan Masjid Jum’ah merupakan Khutbah pertama yang disampaikan Rasululullah Saw. dalam Shalat Jum’at.

Sejarah

  • Dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah, Pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal Tahun 1 Hijriah, Nabi Muhammad saw. bersama para muhajirin singgah di Quba’ selama 4 hari. Di pagi hari pada hari Jum’atnya, mereka melanjutkan perjalanannya ke Madinah, dan berhenti di wilayah Wadi Ranuna’ dan menunaikan salat jum’at disana. Dan wilayah tersebut sekarang dinamakan Jum’ah.
BACA  Fungsi Masjid Sebagai Tempat Ibadah, Politik dan Fungsi Sosial lainnya

Sejarah Pembangunan Masjid

  • Pertama kali dibangun dari batu dan hancur beberapa kali dan direnovasi.
  • Umar bin Abdul Aziz melaksanakan renovasi kedua.
  • Renovasi pada masa Kekhalifahan Abbasiyah antara tahun 155 – 159 Hijriah.
  • Akhir abad ke-9 Hijriah, direnovasi oleh Syamsuddin Qawan.
  • Renovasi pada masa Kesultanan Utsmaniyah dipimpin oleh Sultan Bayazid.
  • Renovasi oleh Sayyid Hasan Asy-Syarbatli pada pertengahan abad ke-14 Hijriah.
  • Masjid Jum’at sebelum renovasi terakhir memiliki panjang 8 meter, lebar 4,5 meter, tinggi 5,5 meter dan 1 kubah yang terbuat dari bata merah, serta di sebelah timurnya terdapat halaman dengan panjang 8 meter dan lebar 6 meter.
  • Renovasi pada tahun 1409 Hijriah oleh Kementerian Wakaf Arab Saudi, atas perintah Pelayan Dua Tanah Suci Raja Fahd bin Abdul Aziz dengan menghancurkan bangunan lama, dan membuat bangunan baru, termasuk tempat tinggal untuk Imam, Muadzin, Perpustakaan, Madrasah Tahfidz al-Qur’an, Tempat salat untuk perempuan dan kamar mandi.
  • Pada tahun 1412 Hijriah, Masjid Jum’at dibuka untuk umum dengan kapasitas 650 jamaah, memiliki 1 kubah utama dan 4 kubah kecil.
Alunan Suara Luarbiasa Surat ad Dhuha: Jangan Berbuat Buruk Pada Anak Yatim dan Peminta minta
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Alunan Syahdu Merdu Al Humazah: Harta, Pengumpat dan Nerakah Hutamah
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

YOUTUBE PILIHAN: Alunan Alfatihah Suara Paling Merdu dan Paling Dahsyat Seorang Anak
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

.

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH
BACA  6 Tempat Bersejarah Direkomendasikan Dikunjungi Saat Haji dan Umroh

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *