ISLAM ISLAMI

Kesamaan Quran – Injil : Sama Perintahkan Berhijab atau Berkerudung

Ternyata terdapat banyak kesamaan baik dalam ajaran islam maupun kristen. Aspek penting itulah yang kurang diketahui banyak orang. Ketika hal itu disampaikan oleh para ahli perbandingan agama dan para mantan pendeta yang telah mempelajari Injil dan Quran secara mendalam maka sebagian duniapun heboh`. Jika melihat beragam agama saat ini, ada satu hal utama yang sama dan serupa, di antara keberagaman agama.  Merujuk pengertian itu,  tidak adanya sebuah batasan pembeda antara islam maupun agama lainnya khususnya kristen. Bukan hanya islam dengan kristen,  agama lainnya pun saling memiliki kesamaan. Hanya saja tak banyak orang mau dan bersungguh-sungguh mempelajarinya. Ternyata Quran dan Injil sama sama melarang minum alkohol dan makan babi, mewajibkan memakai hijab (menutup kepala), memerintahkan para nabi untuk sunat dan menolak tentang penebusan dosa. 

Kesamaan itulah yang menjadikan Alquran tidak terlalu strict dan mampu beradaptasi dengan lingkungan agama manapun. Islam mengajarkan kita untuk membuka pikiran dengan agama lain. Karena ada kesamaan baik agama yang satu maupun yang lainnya. Bagi saudara kita umat non muslim sebaiknya jangan marah, panik dan heboh. Maka carilah kebenaran di sekitar anda dengan akal rasional yang hebat. Manusia bukan pencipta agama, manusia bukan penentu seorang nabi untuk disembah, manusia bukan memastikan nabi adalah Tuhan. Allah yang memerintahkan umatnya untuk menyembahNya melalui para Nabi. Jangan hanya menuruti akal manusia dan nenek moyang kita tanpa pemahaman yang kuat. Bila terjadi perbedaan pemahaman maka ikutilah kitabmu (Injil atau Quran) bukan manusia (ulama, gereja atau Pendeta). Bila terjadi perdebatan agama ikuti perintah Allah melalui nabi (Isa, Yesus, Muhammad), jangan ikuti perintah manusia bahkan siapapun dia. Ikutilah kitab yang asli dari Allah bukan ikuti kitab yang sudah berkali kali dirubah manusia. 

Tugas para pakar perbandingan agama adalah menyatukan atas nama kehidupan manusia dunia dan akhirat. Mengajarkan apa yang lama terlupakan bahwa agama dan kebenaran harus terus diajarkan dan disebarkan. Para pakar tersebut juga menyarankan kalau mau belajar Kristen, harus membaca Injil bukan melihat pemeluknya. Pun sebaliknya terhadap Islam. Belajar Islam harus dengan membaca Alquran dan hadits, bukan melihat pemeluknya. Para pakar perbandingan agama mencoba menghilangkan miskonsepsi Islam dan Kristen. Mereka terus mencoba mengajak semua untuk lebih dekat dengan skrip asli kedua agama.

Islam berasal mata dari salaam yang berarti damai dan aslam yang berarti berserah kepada Allah. Mereka yang berserah pada Allah disebut Muslim. Sementara kata Kristen, hanya ada dalam satu versi kitab yakni Book of Acts dimana Isa AS (Yesus) menyebut satu kelompok kecil pengikutnya sebagai Kristian. Maka Kristian adalah pengikut Isa AS.

Banyak yang menyebut Islam agama baru yang dibentuk Muhammad 1.400 tahun lalu. Padahal faktanya, Islam adalah agama yang ada sejak peradaban manusia bermula adalah nabi Adam dan Nabi Muhammad adalah nabi terakhir. Jadi semua nabi termasuk Isa, Ibrahim, Muhammad dan nabi lainnya adalah Islam. Karena, semua nabi berserah diri pada Allah seperti arti nama Islam itu sendiri.

Allah SWT mengirimkan nabi untuk setiap bangsa, 25 nama nabi dan rasul yang disebut Alquran. Bukan Muslim bila tak percaya Isa AS. ‘Seorang Muslim harus percaya Isa lahir tanpa intervensi manusia, percaya ia menghidupkan orang mati. Banyak kesamaan Islam dengan Kristen. Ada 124 ribu nabi yang Allah turunkan meski hanya 25 yang disebut dalam Alquran. Para nabi dikirim untuk periode waktu dan kaum tertentu. Isa dikirim untuk Bani Israil, hanya untuk keturunan Yahudi. Nabi Muhammad dikirim Allah untuk semua manusia dan selamanya sampai akhir dunia.

BACA  Pentingnya Umat Muslim Mempelajari Bahasa Arab

Qur’an berfirman untuk beriman kepada Nabi Muhammad, Injil juga mengatakan untuk beriman pada Yesus, karena dia memberikan kehidupan abadi, jadi dimana Yesus berbuat kesalahan? Menurut Qur’an keduanya tidak berbuat salah. Yesus Kristus atau Isa juga tidak pernah berbuat kesalahan apapun. Gerejalah yang berbuat kesalahan. Yesus Kristus ‘alaihissalam adalah salah satu rasul besar Tuhan. Ketika yesus berkata “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”, (Yohanes 16: 7) ini benar. Hal ini berarti dia adalah rasul Tuhan. Nabi Muhammad juga berkata begitu.

Kesamaan Islam dan Kristen

Diperintahkan Berhijab atau berkerudung

  • Dalam Quran (Q.S An-Nur: 31)  “Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung. – (Q.S An-Nur: 31)
  • Dalam Injil Perintah mengenakan penutup kepala bagi perempuan pengikut Jesus Kristus AS termaktub jelas dalam kitab sucinya di New Tastement (Perjanjian Baru) di Korintian 1:11. Paulus mengabarkan perintah Jesus AS kepada para jamaat tentang hirarki tingkatan kemuliaan dan penghormatan untuk Bapa, Jesus AS, perempuan dan laki-laki. Korintian 1:11  “Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.” Kepala laki-laki merupakan penghormatan bagi Kristus, sedangkan kepala Kristus merupakan penghormatan pada Allah. Nah bagaimana dengan perempuan? Dijelaskan kepala perempuan merupakan penghormatan bagi laki-laki. Jadi menurut ayat tersebut dari jenjang hirarki yang terbentuk, maka perempuan ada pada bagian bawah, kemudian laki-laki di atasnya, kemudian Kristus, dan Allah. Lanjut pada ayat setelahnya, jika laki-laki memakai penutup kepala, maka ia sama saja menghina kepalanya (Kristus) sedangkan jika perempuan tidak memakai penutup kepala, maka ia telah menghina kepalanya (laki-laki). “Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya. Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.” Perempuan yang tidak menutup kepalanya diharuskan mencukur rambutnya. Tapi jika perempuan tidak mau mencukur rambutnya, maka ia diharuskan menutupi rambutnya itu. Tertutupnya rambut perempuan merupakan lambang kemuliaan dari laki-laki. Perempuan, di sana juga tertera harus berambut panjang (tidak menyerupai laki-laki) dan hal itu merupakan penghormatan bagi dirinya sendiri. “tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.” Dan laki-laki sendiri disebutkan tidak boleh berambut panjang, karena itu merupakan sebuah penghinaan bagi dirinya (menyerupai rambut perempuan). Hal inilah yang menunjukkan bahwa para biarawati diwajibkan pakai hijab atau kerudung. Demikian juga Maryam atau bunda Maria digambarkan pakai hijab. Sementara itu Kerudung untuk umat Katolik dinamakan mantilla. Anehnya, pada Kitab Hukum Kanonik yang baru (1983), kanon di atas telah dihapus dan tidak diberlakukan lagi oleh gereja. Aneh karena perintah Allah untuk berkerudung bisa digugurkan oleh manusia. Mengapa Gereja menghapus aturan yang mewajibkan penggunaan kerudung, walaupun tidak melarangnya? Seperti yang telah dijelaskan di atas, penggunaan kerudung dipandang sebagai sebuah budaya, sehingga tidak lagi memiliki nilai normatif. Uniknya isu hijab dan cadar adalah budaya yang juga banyak disuarakan oleh oknum kaum islam liberal yang banyak ditentang ulama dan umat islam sebagai penyesatan

Banyak tokoh perbandingan agama mengatakan bahwa sebenarnya Islam dan Kristen banyak persamaan. Jika saudara kita umat Kristen beriman pada Injil dan percaya pada Yesus juru selamat sama umat Islampun percaya semua nabi termasuk Isa (Yesus) dan Muhamad adalah juru selamat. Quran dan Injil telah mengatakan hal yang sama bahwa umatnya dilarang makan babi, dilarang minum alkohol, mewajibkan jilbab, menuruh sunat. Seharusnya secara rasional harus percaya isi injil yang mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan dan tidak pernah mengatakan untuk disembah, Yesus Kristuspun harus dipercaya dan diikuti karena telah menubuatkan atau meramalkan kedatangan Muhammad

Kenapa saudara kita umat Kristen tidak mempercayai Yesus bahwa Nabi Muhammad adalah rasul terakhir. Mengapa saudara umat Kristen tidak mengikuti perintah Injil tentangan larangan minum alkohol, larangan makan babi, perintah pakai jilbab, perintah sunat ? Kenapa? Itu artinya saudara kita umat kristen hanya mengimani setengah ajaran Yesus Kristus, tidak beriman penuh. Justru umat muslim yang taat sebagian besar mengikuti perintah Quran dan juga ditunjukkan dalam injil. Itu artinya umat Islam, lebih kristen dari saudara kita umat Kristen karena mengikuti semua perintah Injil dan Isa (Yesus).

Bila bingung Jangan tanya pada gereja atau pendeta tanyalah pada kitab Injil. Karena menurut para ahli perbandingan agama atau para mantan pendeta yang masuk Islam yang telah mempelajari Injil dan Quran secara mendalam mengatakan bahwa Injil telah banyak dirubah oleh oknum gereja dan ajaran trinitas adalah buatan Manusia. Kitab Suci tidak memuat kata Tritunggal bahkan secara secara eksplisit tidak memformulasikan doktrin Tritunggal. Doktrin Trinitas baru memiliki bentuk definitifnya pada akhir abad ke-4. Pembelaan pertama atas paham Trinitas terjadi pada awal abad ke-3 oleh salah seorang Bapa Gereja awal yang bernama Tertulianus. Ia secara eksplisit mendefinisikan Trinitas sebagai Bapa, Putra, dan Roh Kudus serta membela teologi Trinitaris dalam upayanya melawan paham “Praxean.

Bagi saudara kita umat Non muslim, setelah mengetahui hal tersebut di atas, jangan marah, panik dan heboh. Maka carilah kebenaran di sekitar anda dengan akal rasional yang cerdas dan hebat. Manusia bukan pencipta agama, manusia bukan penentu seorang nabi untuk disembah, manusia bukan memastikan nabi adalah Tuhan Dan Allah Mempunyai Anak. Perintah manusia untuk memaksakan doktrin bahwa Allah bisa menjelma menjadi manusia untuk disembah adalah mengecilkan dan mengingkari kehebatan dzat Allah. Hanya Allah yang mampu memerintahkan umatnya untuk menyembahNya melalui para Nabi. Jangan hanya menuruti akal manusia dan nenek moyang kita tanpa pemahaman yang kuat. Bila terjadi perbedaan pemahaman maka ikutilah dan kembalilah pada kitabmu (Injil atau Quran) bukan manusia (ulama, gereja atau Pendeta). Bila terjadi perdebatan agama ikuti perintah Allah melalui ajaran nabi (Isa, Yesus, Muhammad), jangan ikuti perintah manusia bahkan siapapun dia. Ikutilah kitab yang asli dari Allah bukan ikuti kitab yang sudah berkali kali dirubah manusia. 

Injil dan Quran adalah kitab penuh dengan ajaran kebaikan yang langsung dari Allah, Ternyata Allah berjanji hanya akan menjaga kandungan isi Al-Quran. Firman Allah: Sungguh Kami telah menurunkan Adz-Dzikr (Al Qur’an), dan Kami pula yang benar-benar akan menjaganya“. (QS. Al-Hijr: 9). Karena, kitab lain sudah dirubah manusia demi kepentingan kelompok manusia dan kepentingan duniawi.

 

BACA  Benarkah Kristenisasi Tidak Ada ? Faktanya Label Islam dan Quran Digunakan Alat Kristenisasi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *