January 22, 2021

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Truth and Tolerance

Waspada Depresi Goyahkan Iman, Mudah Terperangkap Kristenisasi

13 min read

Kasus pindah agama atau murtad dari agama Islam bisa dipengaruhi berbagai faktor di antaranya adalah masalah pskologis, musibah duniawi dan lingkungan. Banyak sekali kasus ketika masalah psikologis terjadi seseorang sering mengalami kekosongan hidup, kecurigaan, keputusasaan, merasa disalahkan dan juga sering menyalahkan lingkungan. Dalam keadaan seperti ini iman sering goyah , tidak teguh , tidak kosnsiten dan tidak istiqomah. Saat penanganan pendekatan psikologis atau psikatris medis tidak dilakukan dengan baik, banyak pengalaman kasus dijadikan sasaran utama bagi oknum kristenisasi untuk masuk dengan mendekati psikologis dengan baik. Mereka sangat ahli dan berpengalaman dalam pendekatan psikologis seperti itu. Saat itu terjadi depresi berkurang maka dilakukan doktrinisasi bahwa gangguan depresi membaik karena Yesus sebagai penyembuh depresi.  Strategi umum inilah yang sering dilakukan untuk melakukan upaya kristenisasi dengan melakukan pendekatan bantuan pengobatan. 

Dalam pengamatan ilmiah melalui pendekatan sosial, psikologis, ekonomi dan pendekatan ilmiah lainnya. Ternyata kegoyahan iman seseorang saat berpindah keyakinan tidak bediri sendiri dalam satu faktor. Terdapat multi faktorial mengapa sesorang goyak keimanannya dan mudah digoyahkan imannya. Jarang sekali atau bahkan hampir dikatakan tidak pernah terjadi korban pemurtadan berasal dari kesadaran diri sendiri. Masalah genetik psikologis dan lingkungan merupakan faktor utama yang sering terjadi pindahnya keyakinann seseorang. Ternyata masalah lemahnya pendidikan agama bukan yang utama faktor resiko sesorang pindah keyakinan keluar dari agama Islam. Karena sebagian besar korban pindah agama justru mempunyai latar belakang orangtua yang taat agama, pendidikan sekolah agama yang kuat dan aktifitas beragama sehari hari yang baik.

Faktor psikologis tampaknya menjadi faktor utama yang dialami korban pindah agama karena kristenisasi. Faktor psikologis itu yang paling sering adalah masalah depresi tersamar yang tak disadari. Gejala yang dialami dalam gangguan depresi tersebut adalah  sulit tidur, merasa kesepian, merasa dijauhkan keluarga, merasa sering disalahkan, selalu curiga, selalu berpikiran negatif pada orang lain, emosi tinggi, suka memberontak di dalam keluarga, suka melawan orangtua, paranoid berlebihan bahkan hingga keinginan bunuh diri, Dalam keadaan psikologis seperti inilah maka strategis kristenisasi sering dilakukan dan lebih mudah masuk. Dengan pengalaman kristenisasi ratusan tahun strategi klasik mereka dengan melakukan pendekatan psikologis yang sudah berpengalaman maka bia memperbaiki gangguan psikologis tersebut. Saat gangguan tersebut membaik maka pendekatan penggoyahan iman lebih mudah terjadi. lingkungan terseby yang [aling sering adalah pacar, isteri, suami, teman dekat atau komunitas pergaulan.

Dasar psikologis dan lingkungan tersebut maka kondisi lain seperti masalah ekonomi, masalah keluarga, masalah kesehatan, pikiran liberalisme atau islamofobia akan mempermudah menggoyahkan keyakinan sesorang. Sehingga membuat program kristenisasi lebih mudah masuk.

Kristenisasi Sering Dibantah

Banyak umat muslim tidak percaya atau menolak bahwa tidak ada upaya kristenisasi itu. Banyak dari mereka bahkan dari umat muslim sendiri khususnya berpaham liberal katakan bahwa kristenisasi adalah hanya isu dan fatamorgana. Tetapi saat ini banyak fakta dan kesaksian bahwa upaya kristyenisasi semakin meningkat pesat tetapi sering berusaha disangakl atau diabaikan. Banyak kaus beru menyadari setelah dirinya atau kelluarganya terkena salah satu korban kristenisasi

Salah satunya dapat dilihat dari semakin meningkatnya penggunaan internet, tampak semakin banyak bermunculan situs-situs yang berisikan upaya dugaan kristenisasi yang dilakukan oleh oknum agama lain. Sebelumnya hal itu seringkali diingkari dan  dianggap tidak ada atau bergerak di bawah gorong gorong tanah. Banyak sekali berita-berita tentang “Kristenisasi” di Indonesia yang tidak jarang memicu kehebohan dan ketegangan antar kedua pemeluk agama yang sama sama sebagai warga NKRI ini, karena kegiatan tersebut melanggar etika kehidupan sosial, aturan hukum  SKB Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Pasal 4 Tahun 1979 dan melanggar kehidupan berbegara berdasarkan Pancasila.  Beberapa saudara kita pelaku kristenisasi itu dikatakan oknum karena ternyata sebagian besar penganut agama Kristen juga tidak setuju dengan kelompok ini karena tidak sesuai dengan ajaran Kristus. Bahkan Ketua PGI (Persatuan Gereja indonesia) Andreas Yewangoe Ph.D itu juga mengakui dengan mengatakan: “Memang di kalangan kami ada sebagian umat yang berpikiran radikal. Mereka sering mangukur kemajuan Kristen dari  semakin bertambahnya jumlah penganutnya. Kami juga mendengar  upaya tersebut disertai  iming-iming sumbangan makanan dan segala macam. Bantu orang  ya bantu orang, jangan lalu suruh mereka masuk Kristen. Kami berpendapat, ketika seseorang  memilih Kristen sebagai keyakinannya itu harus terjadi dalam situasi orang tersebut jauh dari tekanan dan bujukan. Ketua PGI itu juga mengingatkan: “Bagi saya upaya Kristenisasi seperti itu menghina Tuhan Allah”.

Uniknya, sebagian oknum pelaku Kristenisasi dalam menarik hati umat muslim dengan menggunakan nama label Islam dan Quran dengan memutarbalikkan dan memotong motong ayat quran untuk melakukan pembenaran terhadap kelemahan penyelewengan ajaran agamanya bahwa Isa atau Yesus itu adalah Tuhan dan harus disembah. Padahal dalam banyak firman Allah dalam Quran  dijelaskan dengan tegas bahwa Isa atau Yesus bukan anak Allah, Bukan Tuhan dan diperingatkan dengan tegas dan hukumannya bila menyembah Isa atau yesus sebagai Tuhan. Bahkan dalam kitab injil tidak ada satupun ayat yang tidak ambigu menyatakan bahwa Yesus Tuhan dan patut disembah,

Depresi

Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Semua orang pasti pernah merasa sedih atau murung. Seseorang dinyatakan mengalami depresi jika sudah 2 minggu merasa sedih, putus harapan, atau tidak berharga.

Depresi yang dibiarkan berlanjut dan tidak mendapatkan penanganan bisa menyebabkan terjadinya penurunan produktifitas kerja, gangguan hubungan sosial , hingga munculnya keinginan untuk bunuh diri. Depresi bisa menyerang siapa saja, termasuk wanita. Depresi pada wanita sering dikaitkan dengan perubahan hormonal, termasuk menstruasi, kehamilan, setelah kehamilan, atau menopause. Namun, sampai saat ini belum ada penelitian yang memastikan penyebab lebih seringnya depresi terjadi pada wanita.

Depresi merupakan salah satu penyakit mental yang perlu mendapatkan perhatian karena bisa berujung pada kematian akibat bunuh diri. Menurut data World Health Organization (WHO) pada 2017, terdapat lebih dari 300 juta orang dari segala usia menderita depresi dari tahun 2005 hingga 2015. Ketika seseorang menderita depresi, biasanya gejala yang menjadi perhatian adalah gejala psikologis seperti perubahan perilaku, kecenderungan menjauhkan diri dari lingkungan sekitar, kehilangan nafsu makan, hingga munculnya pikiran untuk mengakhiri hidup. Padahal, ada gejala depresi lain yang tak kalah penting yaitu gejala fisik.

Penyebab Depresi

  • Sampai sekarang belum terungkap jelas penyebab depresi pada seseorang. Penyebabnya diduga berhubungan dengan faktor genetik, hormon, masalah gangguan fungsional di otak saat kehamilan dan zat kimia di otak.
  • Ada semakin banyak bukti yang menunjukkan pajanan pranatal terhadap aktivasi imun ibu (MIA) dan / atau peradangan sistemik meningkatkan risiko berbagai jenis gangguan perkembangan saraf (NDD), pertumbuhan saraf dan seluruh otak, serta pola regulasi perkembangan saraf mikroglial  telah ditemukan pada model hewan dan konsisten dengan pengamatan pada manusia dengan gangguan perkembangan termasuk ASD, Gangguan mental, gangguan perilaku dan dapresi. Penelitian pada manusia telah mengidentifikasi hubungan antara pajanan prenatal terhadap infeksi ibu dan risiko ASD. Dua studi populasi berbasis registri Eropa dan satu studi kasus-kontrol berbasis HMO AS telah mengidentifikasi hubungan antara infeksi ibu, bakteri atau virus, selama kehamilan dan peningkatan risiko ASD pada keturunannya. Sebuah studi kasus kontrol retrospektif berdasarkan laporan ibu sendiri menunjukkan hubungan antara demam berkepanjangan, batuk pilek berkepnajangan selama kehamilan dan peningkatan risiko terjadi gangguan persarafan
  • Penelitian menunjukkan bahwa gangguan depresi sering terjadi pada gangguan alerhi salurab cerna atau hipersenbsitifotas saluarn cerna yang berkaitan dengan alergi atau hipersensitif makanan. Gejala yang menyertai adalah berbagai gejala organ dan sistem tubuh yang utama adalah sistem pencernaan, juga sering disertai salah satu gangguan hipersebsitiftas kulit, hidung, saluran napas, dan  organ lainnya
  • Dasar gangguan genetik di otak yang terganggua ringan tersebut beresiko beberapa gejala depresi tersebut hilang timbul. Banyak faktor pemicu terjadinya gangguan itu hilang timbul. Pemicu utama dan paling terjadi adalah infeksi pada tubuh baik yang ringan hingga tidak ringan.

Tanda dan gejala Depresi

Ada ciri-ciri psikologi dan fisik yang menunjukkan seseorang terkena depresi. Ciri-ciri psikologi seseorang yang mengalami depresi adalah:

  • Mengalami kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan, curiga berlebihan, paranoid, sering berpikiran negatif, merasa sering disalhakan padahal tidak ada yang menyalahkan
  • Sosialisi terganggu : menarik diri dari komunitas keluarga atau lingkungan, lebih suka dalam kamar, pilih pilih teman, hanya punya teman terbatas, tetapi bila sudah cocok maka sulit dipisahkan dan dekat sekali, Tidak suka bergaul dengan komunitas di luar. Tetapi bila komunitas itu disukai maka akan fanatik berlebihan terhadap kimunitas tersebut
  • Mudah marah, emosional, bila marah suka berteriak,  membanting, memukul
  • Keras kepala, suka membantah, sering berbeda pendapat, sering menolak pendapat orang lain, sering membantah atau melawan orang tua, kabur dari rumah
  • impulsif, bila sedih sedikit berlebihan suka menangis, bila senang sedikit tertawa berlebihan
  • Mudah mengelak (jago ngeles), mencari alasan dan pembenaran secara cepat, kadang sering disertai kebohongan dan mudah untuk berbohong dalam melalukan pembenarannya
  • Merasa putus asa atau frustrasi, kadang merasa ingin bunuh diri

Gangguan Perilku yang menyertai

GEJALA DAN TANDA
Gangguan Perilaku Gangguan Kinestetik, aktif meningkat, tidak bisa diam, tidak kerasan di dalam rumah, kaki tidak bisa diam, sering bergoyang goyang, tangan tidak bisa diam sering memainkan ballpoint atau benda apapun yang dipegang

Gangguan tidur malam, sulit memulai tidur, mimipi buruk, sering terbangun malam hari

Gangguan belajar, gangguan pemusatan perhatian, cerdas tetapi prestasi belajar sering tidak stabil, kadang buruk kadang bagus secara ekstrim, gangguan konsentrasi, sering bengong, sering melamun, cuek, dipanggil beberapa kali baru respon

Emosi dan agresif meningkat. Mudah marah, mudah tersinggung, sering berpikiran negatif, bila marah meledak berteriak, membanting, melempar dan memukul

Gangguan Sosialisasi Menarik diri dari lingkungan baik keluarga atau pergaulan, sering menyendiri, tidak banyak bergaul dengan banyak teman, pilih pilih teman

Gangguan Oral motor, gangguan mengunyah menelan, gangguan bicara. kadang gagap,  banyak bicara, sering memotong pembicaraan, Tetapi dalam kondisi lingkungan tertentu sering diam tidak banyak bicara

Gangguan tidak ringan Depresi, AUTIS, ADHD, Bipolar,

 


Tanda dan Gejala Alergi Saluran Cerna Pada Penderita Depresi

ORGAN/SISTEM TUBUH GEJALA DAN TANDA
Sistem Pencernaan (Mulut Gigi, lambung dan usus) Sering muntah atau gumoh, dalam keadaan tertentu sering disebut gastrooesephageal refluksSering kembung, buang angin besar besar dan sering dan perut berbunyi “keroncongan” saat digendong atau diraba. Hal ini membuat nafsy makan menurun sehingga terjadi gangguan kenakkan berat badan

Sering “cegukan” (hicup) bila sering cegukan biasanya bayi sulit untuk disendawakan.

Sering buang air besar (> 3 kali perhari), BAB dicelana, habis makan BAB

Tidak BAB tiap hari, bahkan kadang sampai 3- 5 hari lebih. Feses bulat, keras dan kadang berdarah

burping (glegekan/sendawa), retasting foods, ulcer symptoms, indigestion, mual, muntah, perut terasa penuh, gangguan mengunyah dan menelan, perut keroncongan, anus gatal atau panas, kadang keluar cairan dari rektum sedikit gatal

Nyeri gigi atau gusi tanpa adanya infeksi pada gigi (biasanya berlangsung dalam 3 atau 7 hari). Gusi sering berdarah. Sering sariawan. Diujung mulut, mulut dan bibir sering kering, sindrom oral dermatitis. Geraham belakang nyeri sering dianggap sebagai Tooth Impacted (tumbuh gigi geraham miring)

Tanda dan Gejala Sistem Tubuh pada Depresi

ORGAN/SISTEM TUBUH GEJALA DAN TANDA
1 Sistem Pernapasan Batuk, pilek, bersin, sesak(astma), napas pendek, wheezing,banyak lendir di saluran napas atas (mucus bronchial) sering batuk pendek

rattling dan vibration dada.

2 Sistem Pembuluh Darah dan jantung Palpitasi (berdebar-debar), flushing (muka ke merahan)nyeri dada, pingsan, tekanan darah rendah,

denyut jantung meningkat, skipped beats, hot flashes, pallor; tangan hangat, kedinginan, kesemutan, redness or blueness of hands; pseudo-heart attack pain (nyeri dada mirip sertangan jantung)

nyeri dada depan, tangan kiri, bahu, leher, rahang hingga menjalar di pergelangan tangan.

Vaskulitis (sering lebam kebiruan seperti bekas terbentur padahal bukan terbentur pada daerah lengan atas dan lengan bawah)

3 Kulit Sering gatal, dermatitis, urticaria, bengkak di bibir, lebam biru (seperti bekas terbentur) bekas hitam seperti digigit nyamuk. Kulit kaki dan tangan kering tapi wajah berminyak. Sering berkeringat.
4 Telinga Hidung Tenggorokan Hidung : Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek,post nasal drip (banyak lender di tenggorokan karena turunnya lender dari pangkal hidung ke tenggorokan, epitaksis (hidung berdarah) , tidur mendengkur, mendengusTenggorok : tenggorokan nyeri/kering/gatal, palatum gatal, suara parau/serak, batuk pendek (berdehem)

Telinga : telinga terasa penuh/ bergemuruh / berdenging, telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul, terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan. Pembesaran kelenjar di sekitar leher dan kepala belakang bawah

5 Sistem Saluran Kemih dan kelamin Sering kencing, nyeri kencing; tidak bisa mengontrol kandung kemih, bedwetting; vaginal dischargegenitalia / alat kelamin: gatal/bengkak/kemerahan/nyeri; nyeri bila berhubungan kelamin
6 Sistem Susunan Saraf Pusat Sering sakit kepala, migrain, short lost memory (lupa nama orang, barang sesaat), floating (melayang), kepala terasa penuh atau membesar.Perilaku : Therapy terapi: impulsif, sering Marah, buruknya perubahan suasana hati (gangguan mood), kompulsif mengantuk, mengantuk, pusing, bingung, pusing, ketidakseimbangan, jalannya sempoyongan, lambat, lambat, membosankan, kurang konsentrasi, depresi, menangis, tegang, marah, mudah tersinggung, cemas, panik, dirangsang, agresif, overaktif, ketakutan, gelisah, manik, hiperaktif dengan ketidakmampuan belajar, gelisah, kejang, kepala terasa penuh atau membesar, sensasi melayang,  gangguan memori jangka pendek (short memory losy), salah membaca atau membaca tanpa pemahaman, variasi ektrim dalam tulisan tangan, halusinasi, delusi, paranoia

Bicara Gagap, claustrophobia, kelumpuhan, katatonik, disfungsi persepsi, gejala khas keterbelakangan mental impulsif. Gangguan oemngunyah menelan

Sensitif dan mudah marah, impulsif (bila tertawa atau bicara berlebihan), overaktif, deperesi, terasa kesepian merasa seperti terpisah dari orang lain, kadang lupa nomor, huruf dan nama sesaat, lemas (flu like symtomp)

7 Sistem Hormonal Kulit berminyak (atas leher), kulit kering (bawah leher), endometriosis,Premenstrual Syndrome (Nyeri dan gangguan lainnya saat haid, kemampuan sex menurun,

Chronic Fatique Symptom (sering lemas),

Gampang marah, Mood swing, sering terasa kesepian, rambut rontokKeputihan, jerawat.

8 Jaringan otot dan tulang Nyeri tulang, nyeri otot, nyeri sendi, Growing pain (nyeri kaki pafa anak)Fatigue, kelemahan otot, nyeri, bengkak, kemerahan local pada sendi

stiffness, joint deformity; arthritis soreness, nyeri dada, otot bahu tegang, otot leher tegang, spastic umum, , limping gait, gerak terbatas

9 Mata Mata gatal, nyeri di dalam atau samping matamata berair, sekresi air mata berlebihan, warna tampak lebih terang, kemerahan dan edema palpebral

Kadang mata kabur, diplopia, kadang kehilangan kemampuan visus sementara, hordeolum (bintitan).

Penangananan Depresi

Dalam mengobati depresi, psikiater dapat melakukan beberapa cara berikut:

  • Lakukan konsultasi segera dengan pskolog atau psikiater dengan minat khsus dan pengalaman khsus, Melakukan psikoterapi, untuk membantu mengatasi masalah akibat depresi
  • Memberikan obat antidepresan, untuk mengatasi depresi pasien dengan dvis dokter
  • Memberikan terapi kejut listrikuntuk mengubah kinerja otak pasien
  • Menjalani perawatan di rumah sakit jika mengalami depresi yang parah

Pendekatan lingkungan , dalam keadaan seperti ini lingkungan dekat khususnya keluarga berperan penting dalam perburukan gejala. Penanganan psikologis yang harus diberikan

  • Beri perhatian, kasih sayang dan dukungan yang lebih. Ditingkatkan kualitas dan kuantitas komunikasi baik. Meski dalam keadaan orang tua sibuk paling tidak menyapa say hello, mengucapkan salam, menanyakan sudak makan belum, pengen makan apa dan sebagainya. Semua anggota keluarga baik saudara kandung, tante, om, pak de, nenek atau kakek diberi pemahaman yang baik untuk tidak menghakimi dan tidak menjauhkan, Karena penghakiman dan menyalahkan akan membuat penolakan dan menjauhkan komunikasi dengan keluarga.
  • Jangan mudah melarang atau menyalahkan atau memberi vonis buruk terhadap penderita, jangan membanding bandingkan dnegan saudara atau keluarga lainnya. Bla ingin harus ingin meluruskan datau melarang, dengan cara komunikassi dua arah, jangan cara doktrinisasi atau mekasakan kehendak tetapi dengan cara diskusi bagamana pendapat kamu kalau kamu tidak seperti itu, bagaimana menurut kamu kalau itu terjadi berkepanjangan bisa mengganggu masa depanmu kah ?
  • Jangan sekalipun membuka komunikasi dengan perdebatan atau mengajak berdebat tentang masalah apapun. Bila berbeda pendapat harus segera dialihkan, disudahi dan ditinggalkan segera. Diganti dengan pembicara menarik lainnya. Dalam hal ini orangtua harus bisa korban perasaan dan menahan emosi  ekstra kuat, karena seringkali dalam berkomunikasi membuat orangtua mudah emosi karena sering terjadi perlawanan.
  • Sering menanyakan apa keinginannya, apa pendapatnya, apa ketidaksukaannya dan diskuasikan dengan tenag , jangan menggurui, jangan menyalahkan saling berdiskusi mencari solusi terbaik
  • Sering meminta maaf kepada penderita bila sudah merasa tersinggung, segera peluk, usap rambutnya, cium dan dialihkan perhatiannya pada hal yang menarik perhatiannya atau hobi dia.
  • Alihkan pada hobi dan kesibukan yang disukai
  • Jauhkan lingkungan atau putus sama sekali komunikasi dan hubungan dengan lingkungan negatif atau lingkungan oknum kristenisasi. Karena, selama tidak meutuskan lingkingan tersebut maka mereka selalu punya strategi dan cara dalam menangkal upaya penyadaran kembali ke arah agama yang benar. Bila harus melkukan tindakan ektrim meishkan lingkungan yang sulit dlakukan, Jangan kaget pasti akan terdapat penolakan yang keras bahkan ada ancaman untuk bunuh diri.
  • Sebelum memisahkan lingkungan, sebaiknya hars dilakukan pendekatan psikologis yang baik dulu, dan diberi pemahaman yang benar tentang aqidah agama yang dasar dan ringan, Anak diyakinkan dulu bahwa apalkah masih percaya Quran adalah wahyu Allah dan Muhammad Rasul Allah. Bila sudah mengakui ajak diskusi dengan baik, jangan menyakahkan  dan jangan menggurui tetapi mencari kebenaran bersama tentang agama islam adalah agama paling benar, Yesus itu nabi bukan Tuhan, Injil adalah firman Tuhan tetapi banyak ditubah tangan manusia, Non muslim dalam Quran sangsinya adalah neraka dan berbagai pemahaman dasar yang dibelokkan mereka.
  • Bila orangtua merasa mampu ajak diskusi tentang berbagai ayat Quran, hadits dan ajaran islam yang diselewengkan menjadi tidak benar. Orangtua harus belajar dulu strategi kristenisasi melalui Quran, hadits dan ajaran lainnya. Sebenaranya hal tersebut tidak membutuhkan ilmu agama yang tinggi cukup mempelajari ayat ayat tertentu dengan tafsirnya yang diselewengkan oknum kristenisasi dan di brain washing pada anak kita.
  • Bila hal itu tidak kita kuasai baik, maka dapat mencari bantuan dengan konsultasi dengan ustdaz. Dalam pemilihan ustadz juga tidak mudah karena tidak semua ustadzz akan disetujuinya. karena biasanya mereka sudah di cuci otaknya bahwa harus menjauh dari beberapa ustadz tertentu dan boleh berkomenukiasi dengan hanya ustadz tertentu. Biasanya yang dipilih adalah ustadz yang berpaham liberal. Sebaiknya diberi pilihan mencari ustdaz yang mualaf karena sudah memahami psikologis, strategi kristenisasi dan cara penanganannya
  • Bila ada uslan untuk dilakukan  itu adalah pilihan terakhir dan harus didiskusikan dengan baik dan sabar dengan penderita. Bila tidak dilakukan dnegan baik maka akan terjaid penolakan keras
loading...

www.islamislami.com

Copyright © 2020 WWW.ISLAMISLAMI.COM The Truth Islamic Religion Network Information Education Network. All rights reserved

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.