ISLAM ISLAMI

Ayat Quran dan Ajaran Islam Yang Diselewengkan Oknum Kristenisasi

Semakin meningkatnya penggunaan internet, tampak semakin banyak bermunculan situs-situs yang berisikan upaya dugaan kristenisasi yang dilakukan oleh oknum agama lain. Sebelumnya hal itu seringkali diingkari dan  dianggap tidak ada atau bergerak di bawah gorong gorong tanah. Banyak sekali berita-berita tentang “Kristenisasi” di Indonesia yang tidak jarang memicu kehebohan dan ketegangan antar kedua pemeluk agama yang sama sama sebagai warga NKRI ini, karena kegiatan tersebut melanggar etika kehidupan sosial, aturan hukum  SKB Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Pasal 4 Tahun 1979 dan melanggar kehidupan berbegara berdasarkan Pancasila.  Beberapa saudara kita pelaku kristenisasi itu dikatakan oknum karena ternyata sebagian besar penganut agama Kristen juga tidak setuju dengan kelompok ini karena tidak sesuai dengan ajaran Kristus. Bahkan Ketua PGI (Persatuan Gereja indonesia) Andreas Yewangoe Ph.D itu juga mengakui dengan mengatakan: “Memang di kalangan kami ada sebagian umat yang berpikiran radikal. Mereka sering mangukur kemajuan Kristen dari  semakin bertambahnya jumlah penganutnya. Kami juga mendengar  upaya tersebut disertai  iming-iming sumbangan makanan dan segala macam. Bantu orang  ya bantu orang, jangan lalu suruh mereka masuk Kristen. Kami berpendapat, ketika seseorang  memilih Kristen sebagai keyakinannya itu harus terjadi dalam situasi orang tersebut jauh dari tekanan dan bujukan. Ketua PGI itu juga mengingatkan: “Bagi saya upaya Kristenisasi seperti itu menghina Tuhan Allah”.

Uniknya, sebagian oknum pelaku Kristenisasi dalam menarik hati umat muslim dengan menggunakan nama label Islam dan Quran dengan memutarbalikkan dan memotong motong ayat quran untuk melakukan pembenaran terhadap kelemahan penyelewengan ajaran agamanya bahwa Isa atau Yesus itu adalah Tuhan dan harus disembah. Padahal dalam banyak firman Allah dalam Quran  dijelaskan dengan tegas bahwa Isa atau Yesus bukan anak Allah, Bukan Tuhan dan diperingatkan dengan tegas dan hukumannya bila menyembah Isa atau yesus sebagai Tuhan. Bahkan dalam kitab injil tidak ada satupun ayat yang tidak ambigu menyatakan bahwa Yesus Tuhan dan patut disembah,

Ayat Quran dan Ajaran Islam Yang Diselewengkan Oknum Kristenisasi

  1. Isa AS ialah jalan yang lurus yang patut diikuti “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …(Az Zukhruf, 43:61) TERJEMAHAN DAN TAFSIR YANG BENAR Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Tafsir Yang benar: Dan sesunguhnya Isa adalah salah satu tanda dari tanda-tanda hari Kiamat besar ketika dia turun pada akhir jaman, maka janganlah engkau ragu tentang datangnya hari Kiamat. Dan ikutilah aku pada apa yang aku bawa dari sisi Allah. Apa yang aku bawa ini adalah jalan lurus yang tidak ada bengkoknya. Sesungguhnya turunnya Isa sebelum Hari Kiamat menunjukkan bahwa Kiamat sudah dekat, maka jangan meragukannya, karena ia pasti dan tidak bisa tidak, dan ikutilah apa yang aku kabarkan kepada kalian dari Allah, ini adalah jalan lurus menuju surga, yang tiada kebengkokan padanya. Ketika kelak Isa keluar sebagai tanda besar akan datangnya kiamat. Seperti juga kedatangan Dajjal, maka jangan sekali kalian mengeluh, karena hari kiamat itu benar-benar suatu kepastian dan tidak ada keraguan. Lakukanlah perintahku dan taatlah kepadaku untuk mengesakan Allah dan menghilangkan kesyirikan. Inilah yang aku serukan kepada kalian yaitu jalan yang lurus tidak berbelok-belok menuju surga dan keridhoan Allah.
  2. Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…(Az Zukhruf, 43:63)
  3. Isa AS mengatakan perkataan yang benar “Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum…”Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya…(Maryam, 19:34)
  4. Isa AS itu utusan Allah dan FirmanNya “Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…(An Nisa, 4:171)
  5. Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya(Hadis Anas bin Malik hal.72)
  6. Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna “… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…(Maryam, 19:17)
  7. Isa AS adalah satu-satunya Imam MAHDI “Laa mahdia illa isabnu Maryama…”Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…(Hadis Ibnu Majah)
  8. Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.(Al Anbiyaa, 21:91)
  9. Isa AS lahir, mati dan dihidupkan kembali “Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”(Maryam, 19:33)
  10. Isa AS mati, diangkat dan pengikutNya dipilih atas orang kafir “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”(Al Imran, 3:55)
  11. Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir “Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.”Dan Aku menyembuhkan orang bita sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan Aku sanggup menghidupkan orang mati dengan seizin Allah.(Al Imran, 3:49)
  12. Isa As menghidupkan orang mati “… wa idz tuhuriijul mautaa biidzni…”… dan diwaktu Kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku…(Al-Maidah, 5:110)
  13. Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus “Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.(Al Baqarah, 2:253)
  14. Kafirlah orang yang menolak Isa AS “Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).(An Nisa, 4:156)
  15. Isa AS akan diimani oleh semua ahli kitab “Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla mauthihiiwa yaumal qiyaamati yakunnu ‘alaihim syahiidaa.”Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka.(An Nisa, 4:159)
  16. Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama “Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.(Al Maidah, 5:68)
  17. Al Quran induk dari Taurat dan Injil “Wa innahu fii ummil kitaabi ladainaa ia ‘aliyyuna hakiim.”Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh hikmat.(Az Zukhruf, 43:4)
  18. Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.(Al Imran, 3:45)
BACA  Waspada Depresi Goyahkan Iman, Mudah Terperangkap Kristenisasi

OKNUM KRISTENISASI MENJAWAB 

Saya menyerah ….hanya karena satu pertanyaan :

Dimana pernah dikatakan bahwa Yesus itu Tuhan ? dalam kitab Injil 4 itu ? Nyatanya Yesus tidak pernah menganggap dirinya Tuhan , bahkan merasa bukan haknya mengaku2 sebagai Tuhan. Semua kuasa dan mukjizat hanya kuasa Allah saja. maka mulai saat itu imanku goyah……

Adalah hal yang mudah bagi Yesus/Isa Almasih untuk mengatakan bahwa siapa diriNya, tapi itu tidak dilakukan. Ia melakukan pembuktikan diriNya melalui sikap,tindakan serta perbuatan yang Dia lakukan. Dari sini kita akan tahu siapa Yesus/Isa Almasih itu sesungguhnya. Semua sikap, tindakan serta perbuatannya – yang menunjukkan siapa diriNya- bukan hanya tercatat dalam Alkitab saja tetapi juga tercatat dalam AlQuran dan Hadis !

Untuk itu mari kita lihat apa yang dikatakan dan dilakukan Isa Almasih menurut catatan Quran sebagai nabidalam islam dan hampir sama sekali tidak pernah disebut-sebut dalam setiap dakwah.

Al-Qur’an bersaksi untuk Isa, menggambarkan karya-karya Al-Masih yang unik dan perbuatan penyembuhan-Nya yang agung. Al-Masih tidak mengutuk musuh-Nya, juga Dia tidak berkelakuan seperti penguasa yang kejam. Dia menunjukkan diri-Nya sebagai sumber kebaikan serta kasih dan rahmat kepada semua manusia. Kuasa Allah yang sejati keluar dari diri-Nya melalui banyaknya tanda-tanda keajaiban yang dilakukan-Nya.

Tabib Terbesar yang Diberkati

  • Al-Qur’an membenarkan bahwa Al-Masih menyembuhkan orang buta tanpa prosedur operasi atau pun obat. Dia menyembuhkan mereka hanya dengan melontarkan kata-kata yang penuh kuasa. Perkataan-Nya terbukti memiliki kuasa penyembuhan – dahulu dan sekarang juga. Al-Masih berkata menurut Al-Qur’an: Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penyakit kusta “Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.” menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak QS Al Imran, 3:49
  • Isa AS Diberkati dimana saja “dan Dia menjadikan Aku seorang yang diberkati di mana saja Aku berada” (Sura 19:31)
  • Dia benar-benar merupakan pancuran berkat bagi semua orang di segala jaman (Sura 3:49; Sura 5:110)
  • ISA ALMASIH tidak takut terhadap mereka yang terkena penyakit lepra, tetapi bahkan menyentuh kulit mereka yang sakit dan menyembuhkan mereka melalui perkataan-Nya yang mempunyai kuasa menyucikan. Al-Masih adalah Tabib terbesar sepanjang masa. Dia mengasihi orang miskin dan mau menerima mereka yang sakit. Dia menumbuhkan harapan dan iman di dalam hati mereka. Dia menyembuhkan setiap orang sakit yang dibawa ke hadapan-Nya.

Dia Membangkitkan Orang Mati

  • Salah satu keajaiban yang dilakukan Al-Masih adalah Dia membangkitkan orang mati; hal ini juga dikonfirmasikan baik dalam Al-Qur’an maupun dalam Alkitab. Dia membangkitkan seorang anak perempuan, seorang lelaki muda, dan seorang lelaki dewasa dari kematian. Siapa yang dapat membangkitkan orang mati jika bukan Allah sendiri!
  • Penting sekali bagi kita untuk benar-benar menangkap dan mengerti arti yang mendalam dari beberapa ayat Al-Qur’an yang menyatakan fakta yang tidak dapat dibantah bahwa Al-Masih berulang kali membangkitkan orang mati (Sura 3:49; Sura 5:110)
  • Beberapa kritikus yang dangkal mengatakan bahwa Anak Maryam tidak dapat melakukan keajaiban-keajaiban seorang diri, tetapi Allah-lah yang memberi-Nya kekuatan melalui Roh Kudus, sehingga Dia dapat melakukan keajaiban-keajaiban yang berbeda-beda. Pernyataan mereka tersebut didasarkan oleh beberapa ayat Al-Qur’an berikut ini:“dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu’jizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.” (Sura 2:87)
  • “Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan Dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada ‘Isa putera Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus.” (Sura 2:253)
  • “(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai ‘Isa putra Maryam, ingatlah ni’mat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, … lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: ‘Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata’.” (Sura 5:110)
  • Betapa mengherankan! Al-Qur’an bersaksi berulang kali mengenai kerja sama antara Allah, Isa Al-Masih dan Roh Kudus. Mereka bekerja sama dalam Kesatuan yang sempurna, melakukan keajaiban-keajaiban dalam Al-Masih secara bersamaan. Para pengikut Al-Masih pun percaya dengan kerja sama yang dilakukan di antara Allah – Isa AlMasih – Rohul Qudus yang merupakan ALLAH yang maha ESA!!! QS Az-Baqarah 2:253 Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan Dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Rohul Qudus…Luar biasa !!!, Allah berkata-kata LANGSUNG dengan Isa !
  • Pemelihara yang Baik Banyak sekali orang di Palestina yang mengetahui kemampuan Anak Maryam yang tidak terbatas dan mengikuti Dia, bahkan sampai ke gurun pasir, tanpa mengindahkan waktu dan keadaan yang sulit. Mereka mendengarkan Dia sampai petang hari. Al-Qur’an bersaksi bahwa Al-Masih menyiapkan makanan semeja penuh, yang diturunkan-Nya dari surga untuk mengenyangkan orang banyak di padang pasir: “(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut ‘Isa berkata: “Hai ‘Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?”. ‘Isa menjawab: “Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman”. Mereka berkata: “Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu”. Isa putera Maryam berdo’a: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezkilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Paling Utama”. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia”.” (Sura 5:112-115)
  • Para pakar Islam berdiskusi dari segala macam sudut pandang tentang kuantitas dan kualitas makanan yang disediakan di atas meja di gurun pasir itu, dan bukannya meneliti Siapa yang menyediakan makanan tersebut !!!.
  • Menurut Injil, Al-Masih menggunakan lima potong roti dan dua ikan, mengucap syukur, dan melalui lima potong roti dan dua ikan ini Dia memberi makan kepada lima ribu orang, di samping wanita dan anak-anak. Di sini Dia memperlihatkan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas sebagai Sang Pencipta melalui cara yang praktis. Al-Masih tidak pernah mengucapkan kata-kata yang kosong dan perkataanNya yang benar
  • “Itulah Isa putera Maryam, YANG MENGATAKAN PERKATAAN YANG BENAR, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya” QS Maryam 19:34 Dia melakukan apa yang Dia ajarkan dan menunjukkan kehendak serta kasih-Nya melalui keajaiban-keajaiban yang besar dan luar biasa.
  • Pembuat UU yang Bijaksana Kita membaca dalam Al-Qur’an bahwa Al-Masih mengijinkan para pengikut-Nya untuk melakukan apa yang dilarang menurut Hukum Musa. Al-Masih tidak memaksa mereka untuk memenuhi seluruh peraturan Hukum Musa. Dalam Injil, Al-Masih dengan jelas mengatakan bahwa makanan yang masuk ke dalam perut tidak akan menajiskan kita; segala pikiran yang keluar dari hati kitalah yang membuat kita najis, “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.”. Al-Masih mengungkapkan revolusi legislatif, karena Dia adalah Pemberi Hukum dan Pembuat UU Yang Mulia yang mengambil hak dan otoritas untuk menyempurnakan dan melengkapi Hukum Musa. Al-Qur’an mengkonfirmasikan hak istimewa yang unik dari Al-Masih ini; bahwa Dia tidak tunduk di bawah Hukum, tetapi berkuasa di atasnya dan menyempurnakannya. Musa, semua nabi, dan orang-orang lainnya dalam Perjanjian Lama hidup di bawah Hukum Musa. Mereka diharapkan untuk hidup memenuhi tuntutan Hukum Musa, tetapi Al-Masih memiliki otoritas dan kuasa untuk menyempurnakan dan melengkapinya. Untuk alasan ini, Dia menyatakan dalam Al-Qur’an: “Dan (Aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumKu, dan UNTUK MENGHALALKAN bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu.” (Sura 3:50)
  • Dalam Injil Al-Mattay 5:44 Al-Masih mengatakan, “Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi… Tetapi Aku (ISA ALMASIH) berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Sedangkan apa yang dikatakan oleh Muhammad untuk masalah nasib pemeliharaan umatnya? QS 6:104 Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu)..
  • Pembaharu Hati dan Pikiran  Diberikatilah orang yang menyadari bahwa Al-Masih bukan hanya sekedar manusia biasa atau seorang nabi belaka, tetapi Seorang Pembuat UU Yang Mulia yang memiliki kuasa Allah. Maka Muhammad diperintahkan malaikat untuk mencari petunjuk dari orang-orang yang membaca Al Kitab, agar dia dapat mengerti arti wahyu yang diberikan kepadanya: “Maka jika kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu.” (Sura 10:94)
  • Al-Masih tidak perlu untuk bertanya guru-guru pada jaman Perjanjian Lama tentang rahasia dari Hukum Musa, juga dia tidak perlu meminta penjelasan dari pesan Perjanjian Lama, karena Diri Dia sendiri adalah Firman Allah dan Pembuat UU. Sebenarnya Al-Masih adalah Hukum yang berinkarnasi. Dia memiliki hak untuk ditaati semua orang.
  • Al-Qur’an mengutip perkataan Al-Masih: “Karena itu bertakwalah kepada Allah dan TA’ATLAH KEPADA-KU (ISA).” (Sura 3:50)
  • Semua manusia serta Islam, dan para pengikut Al-Masih, harus mempelajari Injil dengan seksama, menyimpannya dalam hati, dan mengikuti Al-Masih di dalam segala bagian kehidupan mereka. Al-Masih memiliki hak dan otoritas untuk menuntut ketaatan dari setiap orang! Al-Masih tidak hanya membimbing murid-murid-Nya kepada Allah, tetapi Dia juga memanggil mereka untuk mengikuti Dia dan untuk menerapkan ajaran-ajaran-Nya. Untuk alasan ini, Al-Qur’an menggambarkan para pengikut Al-Masih dengan gambaran yang terbaik, seperti: Penolong-penolong Allah, orang yang beriman, berserah (Islam), pengikut-pengikut-Nya dan martir (Sura 3:52-53).
  • Kita dapat membaca apa yang dikatakan tentang para pengikut-Nya dalam Al-Qur’an: “Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang.” (QS. 57:27)
  • Dalam Al-Qur’an, Allah mengatakan: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan Kamu kepada akhir ajalMu dan mengangkat Kamu kepada-Ku serta MEMBERSIHKAN Kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti Kamu DIATAS orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembaliMu.” (Sura 3:55)
  • Ayat-ayat Al-Qur’an ini menyatakan bahwa para pengikut Isa yang sejati termasuk dalam golongan orang yang memiliki kelas yang lebih tinggi, lebih istimewa, dan lebih terhormat. Mereka adalah orang-orang yang rendah hati, tidak ingin menyombongkan diri atau menjadi tenar. Muhammad menyatakan: “Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya kami ini orang Nasrani’. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (Sura 5:82)
  • Pengungkap Rahasia Dalam Al-Qur’an, Muhammad menyatakan: “aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib.” (Sura 6:50)Lain halnya dengan Al-Masih. Muhammad mengacu pada Isa Al-Masih dan mengatakan bahwa Al-Masihlah yang mengetahui rahasia manusia dan dapat melihat apa yang tidak terlihat; kemampuan-kemampuan seperti ini hanyalah dimiliki oleh Allah.
  • Muhammad mengutip Al-Masih di dalam Al-Quran: “…dan Aku (ISA) kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.” (Sura 3:49). Muhammad menggambarkan kapasitas Al-Masih sebagai Yang Maha Tahu, untuk mencela dan memberi peringatan kepada para pengikutnya yang egois. Dia sangat jijik terhadap beberapa pengikutnya dari Medinah karena mereka menyembunyikan makanan dan harta benda di dalam rumah mereka, dan menolak untuk membagikan seluruh kekayaan mereka dengan para imigran dari Mekah. Jadi dia memberi mereka peringatan bahwa Al-Masih akan segera datang kembali sebagai Hakim, untuk memerintah pada Hari Penghakiman. Muhammad mengakui bahwa Al-Masih akan mengetahui apa yang mereka lakukan secara diam-diam di dalam rumah mereka. Dia akan mengetahui bukan hanya apa yang mereka makan, tetapi juga apa yang mereka sembunyikan.
  • Tidak ada yang dapat lolos dari mata-Nya (ISA) pada Hari Penghakiman. Tidak ada bukti yang lebih besar lagi dari Muhammad mengenai keilahian Al-Masih selain apa yang dikatakannya di sini. Dia mengakui bahwa Isa Al-Masih mengetahui kebenaran yang tersembunyi dan rahasia-rahasia di dalam hati manusia. Al-Masih mengetahui seluruh rahasia kita secara rinci. Dia mengetahui perbuatan-perbuatan kita, yang baik maupun yang buruk, karena Dia adalah Yang Maha Tahu. Tidak ada yang dapat disembunyikan dari-Nya (Isa)!! “Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan BERIMAN KEPADA-NYA sebelum kematiannya Dan di hari kiamat nanti ISA itu akan menjadi saksi terhadap mereka.“ (QS An-Nisa 4:159)
  • Kesaksian Al-Qur’an menjelaskan keajaiban Al-Masih yang terbesar, yaitu menunjukkan kemampuan-Nya untuk dengan diam-diam mengadakan perubahan politik dan sosial tanpa peperangan ataupun tipu muslihat. Dia memperbaharui dan membuat orang berdosa menjadi bertobat, mengubah mereka dari orang yang egois menjadi orang yang mengasihi, dari pemimpin yang sombong menjadi hamba yang rendah hati.
BACA  PENYELEWANGAN QURAN Maryam Ayat 17 YANG DIGUNAKAN OKNUM KRISTENISASI, TERJEMAHAN DAN TAFSIR YANG BENAR

RAHASIA SIAPAKAH ISA ALMASIH DALAM QUR’AN & HADITH

  • PENCIPTA MUDA Ada tertulis dalam Qur’an Surah 10:34
    Katakanlah: “Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?” katakanlah: “Allah-lah yang memulai PENCIPTAAN MAHLUK, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali; maka bagaimanakah kamu dipalingkan (kepada menyembah yang SELAIN ALLAH)?”
  • Surah 13:16 Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”. Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudaratan bagi diri mereka sendiri?” Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang DAPAT MENCIPTAKAN seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “ALLAH adalah PENCIPTA segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.”
  • Surah 31:11 Inilah CIPTAAN Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) SELAIN Allah?

SIAPAKAH PENCIPTA SELAIN ALLAH ?

  • “…Aku (Isa) membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian Aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah…” (Sura 3:49) Dalam ayat ini, kita menemukan kalimat yang unik,“Aku membuat untuk kamu,” yang mengindikasikan bahwa Al-Masih adalah seorang Pencipta. Seorang manusia biasa tidak dapat menciptakan sesuatu dari yang tidak ada, juga tidak dapat menghembuskan nafas kehidupan kepada benda mati.
  • Al-Qur’an bersaksi akan kemampuan Al-Masih untuk memberikan kehidupan melalui tiupan nafas-Nya. Dia menghembuskan nafas-Nya ke burung yang terbuat dari tanah dan burung tersebut menjadi hidup, sama seperti Allah menghembuskan nafas-Nya kepada Adam. Ini berarti Al-Masih memiliki Roh yang dapat memberi kehidupan dalam diri-Nya; Dia mampu menghembuskan hidup ke dalam benda mati (burung yang terbuat dari tanah).
  • Berbeda dengan nabi lainnya, ISA ALMASIH memiliki otoritas tersendiri dalam melakukan mu’jizat. Misalnya ketika Musa dan pengikutnya diserbu tentara Firaun, maka ALLAH menolongnya dengan MENYURUH Musa memukul tongkat ke laut. Sedangkan ISA ALMASIH melakukan mujizat tanpa disuruh ALLAH, melainkan otoritas ISA ALMASIH sendiri dalam melakukan kuasa ILLAHI.
BACA  Mukjizat Luar Biasa Muhammad Saat Usia Anak dan Remaja

HAKIM YANG ADIL

  • “Maka patutkah aku mencari HAKIM SELAIN DARIPADA ALLAH, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur’an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.” (Quran Surah Al An’aam ayat 114)
  • “Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah HAKIM yang sebaik-baiknya.” (Quran Surah Yunus ayat 109)
  • Quran Huud 11 : 45 “Sesungguhnya janji-Mu itulah yang benar. Dan Engkau adalah HAKIM yang seadil-adilnya”

SIAPAKAH ALLAH SEBAGAI HAKIM BAGI UMAT MANUSIA?

  • Hadis Bukhari Volume:3 Book :43(Oppressions) Number :656 Rasul Allah berkata, “Sesungguhnya telah dekat masanya ISA PUTERA MARYAM akan turun di tengah2 kamu sebagai HAKIM yg ADIL, Dia akan “mematahkan salib”, “membunuh babi”, dan dihapuskannya pajak (jizyah). dan kekayaan akan melimpah ruah sehingga tidak seorangpun lagi menginginkan pemberian. Mematahkan salib bermakna : Salib merupakan symbol kesengsaraan, ISA ALMASIH akan mematahkan salib berarti ISA ALMASIH akan mematahkan kesengsaraan umatNYA…karena pada saat ini Umat ISA ALMASIH begitu menderita oleh kebuasaan orang-orang yang membenci. Gereja-gereja yang dibakar, pembunuhan jemaat yg percaya pada ISA ALMASIH, ataupun pembunuhan orang yang baru percaya kepada ISA ALMASIH. Oleh karenanya, ISA ALMASIH akan mematahkan semua kesengsaraan umatNYA…..
  • Membunuh Babi Bermakna : Babi merupakan symbol dari dosa. Babi menyukai hidup dalam lumpur. ISA ALMASIH akan membunuh babi berarti ISA ALMASIH datang untuk membunuh dosa dan kutuk maut. Orang yang hidup dalam dosa haruslah mati kekal. Seperti dalam injil Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Isa Almasih Juruselamat kita.
  • Menghapus Jizyah bermakna : Jizyah merupakan salhsatu bentuk penindasan umat muslim terhadap umat minoritas. Umat non muslim yang hidup dalam lingkungan muslim diharuskan membayar Jizyah kepada orang2 muslim. Isa Almasih datang untuk membebaskan manusia dari penindasan.
  • Kekayaan akan melimpah ruah bermakna: Orang yang sudah percaya kepada Isa Sebagai Juruselamat sudah dipastikan akan mendapatkan berbagai Berkat ALLAH yang melimpah ruah. Bukan hanya berkat kekayaan secara jasmani (materi), akan tetapi kekayaan secara Ruhani karena kekayaan itulah yang paling penting. Kekayaan ruhani itu adalah damai sejahtera, sukacita, kasih sayang dan kekayaan ruhani yang terutama adalah surga yang kudus. Setiap orang yang percaya kepada Isa sebagai TUHAN dan Juruselamatnya sudah dipastikan SELAMAT, (Tidak Insya ALLAH) melainkan suatu kepastian keselama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *