ISLAM ISLAMI

Waktu Terbatas, Pilih Tahyatal masjid dan Qabliyah?

Saat kita punya waktu terbtasaa ketika shalat di masjid, misal hanya cukup shalat dua rakaat. Kadang sering mengalami keraguan memilih yang mana, antara Tahyatalmasjid dan Qabliyah, apakah shalat Tahyatalmasjid atau Qabliyah?

  • Dalam kasus seperti ini disyariatkan agar melaksanakan shalat sunnat Rawatib (Qabliyah), sudah tercakup di dalamnya shalat Tahyatalmasjid.
  • Sama halnya jika seseorang masuk ke dalam masjid, ia dapati shalat wajib sedang dilaksanakan, maka ia langsung ikut menyertai shalat wajib bersama imam, tidak perlu lagi shalat Tahyatalmasjid, berdasarkan hadits: “Apabila shalat wajib dilaksanakan, maka tidak ada shalat lain kecuali shalat wajib”. Hadits riwayat Muslim dalam Shahihnya.
  • Karena tujuannya adalah agar seorang muslim tidak duduk di dalam masjid hingga ia melaksanakan shalat yang mungkin untuk ia laksanakan. Apabila ia mendapati shalat yang dapat menempati shalat Tahyatalmasjid, maka itu sudah mencukupi, seperti shalat Wajib, shalat Rawatib, Shalat Kusuf (Gerhana Matahari), atau sejenisnya. *Dikutip dari Acara Nur ‘Ala ad-Darb]80.
  • Saat seseorang masuk masjid pada waktu Dhuha, lalu ia berniat melaksanakan shalat Dhuha, maka shalat tahiyatul masjid sudah termasuk di dalamnya. Begitu pula ketika masuk, lalu ia laksanakan shalat rawatib, maka shalat tahiyatul masjid juga sudah termasuk di dalamnya. Misalnya, seseorang melaksanakan shalat rawatib qobliyah shubuh atau rawatib qobliyah zhuhur, maka shalat tahiyatul masjid pun tercakup di dalamnya. Akan tetapi sebaliknya, shalat tahiyatul masjid tidak bisa mencukupi shalat rawatib. Seandainya seseorang masuk masjid setelah dikumandangkan adzan zhuhur, lalu ia berniat laksanakan shalat tahiyatul masjid, maka ini tidak bisa mencakup shalat rawatib.[Liqo’at Al Bab Al Maftuh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin, kaset no. 108]
  • Dalam hadits yang membicarakan shalat sunnah tahiyatul masjid, dijelakan sifatnya umum. Asalkan mengerjakan shalat sunnah dua raka’at apa saja, termasuk shalat sunnah rawatib dua raka’at, maka sudah dianggap mendapatkan keutamaan shalat tahiyatul masjid. Lihat saja bagaimana redaksional haditsnya,إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْل Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, hendaklah ia kerjakan shalat dua raka’at sebelum ia duduk. (HR. Bukhari no. 444 dan Muslim no. 714)

Sholat tahiyatul masjid

  • Sholat tahiyatul masjid disunnahkan dikerjakan saat seseorang masuk masjid sebelum duduk. Bagaimana cara sholat tahiyatul masjid?
  • Tahiyyatul masjid artinya menghormati masjid. Cara menghormatinya adalah kalau kita masuk masjid maka kita sholat sebelum kita duduk.
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda:إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَArtinya: “Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, hendaklah sholat dua rakaat sebelum duduk,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).Sholat tahiyatul masjid disunahkan dua rakaat sebelum duduk. Kesunahan sholat sunah tahiyatul masjid hilang ketika masuk masjid langsung duduk, baik lama ataupun sebentar. Kalau lupa atau tidak tahu dibolehkan langsung berdiri mengerjakan shalat sunah tahiyatul masjid, dengan syarat duduknya tidak terlalu lama.
BACA  SHALAT JENAZAH DAN KUBUR JENAZAH PENDERITA COVID19 SESUAI TUNTUNAN RASULULLAH

Shalat Tahajud Sesuai Tuntunan Rasulullah, dan Keutamaannya
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Shalat Dhuha Sesuai Tuntunan Rasulullah dan Tatacaranya
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO




.


.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *