ISLAM ISLAMI

3 Bukti Bahwa Injil Saat Ini Bukan Firman Allah ? Perbedaan Injil dan Quran

 

Ketika seorang pengusaha Inggris bertanya Dr Zakir Naik apakah ia percaya dengan Bibel, pakar perbandingan agama itu menjelaskan bahwa ada tiga macam ayat di dalam Bibel.

Inilah 3 Macam Bibel menurut Dr Zakir Naik

  1. Ayat yang sesuai dengan Al Quran. Maka Umat muslim percaya bahwa dalam Injil yang sekarang masih ada firman Allah
  2. Ayat yang bertentangan dengan Al Quran. Maka Umat muslim 100% menolaknya karena tidak mungkin itu firman Allah.
  3. Ayat-ayat yang tidak didapati bersesuaian dengan Al Quran dan tidak pula bertentangan. Maka Umat muslim akan mendiamkannya.

Secara keseluruhan, Bibel sekarang bukan lagi firman Allah. Meskipun di dalamnya masih ada firman Allah, namun sebagian besarnya telah dipalsukan.

Ada tiga bukti bahwa Bibel yang ada sekarang bukanlah firman Allah.

  1. Kontradiksi. Banyak ayat-ayat di dalam Bibel yang saling bertentangan satu dengan lainnya. Bahkan dalam beberapa halaman saja sudah bisa dijumpai pertentangan antar-ayat tersebut.
  2. Kesalahan ilmiah. “Jika kau mengetes Bibel dengan sains, kau akan mendapati ratusan kesalahan. Misalnya Bibel menyebut Tuhan menciptakan dua cahaya. Cahaya yang kuat adalah matahari yang memerintah siang dan cahaya yang agak lemah adalah bulan yang memerintah malam. Padahal sebenarnya bulan tidak memiliki cahaya sendiri.”
  3. Pornografi. Misalnya dalam Yehezkiel 23:3, Yehezkiel 23:8, Yehezkiel 23:19-21, Kidung Agung 7:7-8 dan seterusnya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

BEBERAPA KONTRODIKTIF DALAM INJIL

  • Karena penukilan kitab suci perjanjian lama (terutama kitab taurat) di lakukan 1000 tahun kemudian setelah kematian Nabi Musa As, sedangkan penulisan kitab Injil selisih satu abad dengan Nabi Isa As. (Yesus).
  • Al Kitab telah direvisi berulang kali sesuai dengan perkembangan zaman. Terjamahan Al Kitab kedalam bahasa Inggris dilakukan oleh Tyndale tahun 1525, terjemahan kedua di tulis oleh Coverdale tahun 1535, terjemahan ketiga yang terkenal dengan sebutan Great Bimble Translation dilakukan tahun 1539, dan terjemahan keempat ditulis pada tahun 1540. Terjemahan kelima terkenal dengan sebutan ?the gneva bible? yang dilakukan pada 1560. Terjemahan keenam terkenal dengan nama bimshop bile di tulis oleh Uskup parker.
  • Ketika Raja James Inggrisnaik tahta tahun 1603, dia meragukan kemurnian Al Kitab Uskupkarena ayata-yatnya penuh dengan kesalahan geografis, penyelewengan sejarah dan kesalahan-kesalahan fakta. Raja James menunjuk 4 sarjana untuk memperbaiki kesalahan yang terdapat pada Al Kitab Uskup. Mereka menerjemahkan Al Kitab dan menerbitkannya tahun 1611.
  • Ternyata Authorised Version Of the holly Bible itu mengandung sekitar 20.000 kesalahan, namun Al Kitab suci yang otentik selama 259 tahun. Tahun 1870, sebuah komisi ditunjukan untuk memperbaiki kesalahan tadi. Tahun 1884 perbaikan tersebut selesaidan terkenal dengan nama ?revised version?.
  • Tahun 1901 orang-orang Amerika telah menerbitkan Al Kitab menurut versi mereka sendiri. Tahun 1931 telah ditemukan naskah Al Kitab berbahasa Yunani kuno,namun isinya banyak kesalahan, maka Al Kitab ditulis ulang oleh sebuah panitia yang terdiri dari 32 sarjana. Mereka diperkenankan merubah isi Al Kitab jika disetejui oleh 2/3 dari seluruh anggota panitia. Hasil pekerjaan meeka telah diterima dan mendapat penghargaan dari nation council aof churches of chrit (Dewan Gereja Kristen Nasional) dan diterbitkan tahun 1952, serta dianggap sebagai terjemahan standar yang telah diperbaiki.
  • Kristen Katolik dan Protestan masing-masing memiliki kitab yang berbeda.Kristen mempunyai Bibel yang terdiri dari 72 kitab. Sedangkan Kristen Protestan hanya 66 kitab. Kitab perjanjian lama edisi sekarang hanya ada 29 kitab padahal asalnya ada 56 kitab, 17 sisanya dihapus dan dihilangkan begitu saja.
  • Kitab ulangan pasal 24 menceritakan kematian penulis kitab Taurat, kuburanya,pemakamannya serta umurnya 120 tahun. Kitab itu juga menceritakan orang-orang Yahudi berkabung karena kematian Nabi Musa As. Jelaslah ayat yang menceritakan peristiwa setelah kematian Nabi Musa As. bukanlah wahyu yang diturunkan pada Nabi Musa As. Dengan demikian jelas bahwa itu buatan manusia dan bukan wahyu Allah.

 4 Perbedaan utama Injil dan Quran

  • Kitab-kitab sebelumnya telah hilang keutuhan atau keotentikannya. Sementara itu, Al Quran hingga saat ini dan bahkan yang akan datang sekalipun, masih utuh. Hal ini ditegaskan sendiri dalam Al Quran, yakni surat Al Hijr ayat 9: (Sungguh, Kamilah yang telah menurunkan Al Quran dan Kamilah yang menjaganya dari pemalsuan).
  • Bahwa Al Quran ditujukan untuk seluruh alam/umat manusia. Sementara, kitab terdahulu salah satunya Injil hanya diperuntukkan untuk satu golongan tertentu. Inilah letak perbedaan selanjutnya. Banyak ayat yang menjelaskan tentang hal ini; seperti Al Baqarah ayat 185. Dan juga Ali Imran ayat 183: (… Itulah keterangan yang jelas untuk semua manusia, sebuah petunjuk dan pelajaran bagi orang yang bertakwa).
  • Bahwa kitab-kitab terdahulu salah satunya Injil menggunakan bahasa kaum yang kini telah hilang sejak beberapa waktu silam. Berbeda dengan halnya Al Quran, Al Quran berbahasa Arab yang kini digunakan oleh berjuta-juta manusia. Dan Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab bukan berarti Al Quran untuk bangsa Arab saja, melainkan untuk semua manusia.
  • Al Quran memuat ringkasan ajaran-ajaran ketuhanan dalam kitab-kitab dan mengukuhkan kebenaran ajaran ajaran yang terdapat di dalam kitab-kitab terdahulu; yakni Taurat, Zabur, dan khususnya Injil.

Perbedaan Utama Injil dan Quran, khususnya tentang Isa atau Sebagai Yesus Dianggap Tuhan. 6 Ayat Quran Yang Menyatakan Isa atau Yesus Adalah Nabi Bukan Tuhan

Keyakinan, kepercayaan  atau Ayat yang bertentangan dengan Al Quran. Maka Umat muslim 100% menolaknya karena tidak mungkin itu firman Allah.

  1. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, Maryam dipanggil “saudara perempuan Harun”, karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?” Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Surat Maryam:27-35)
  2. Dalam akidah Islam, Isa putra Maryam adalah hamba, Nabi dan Rasul Allah Ta‘āla. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Bahkan Allah Ta‘āla telah membantah di banyak ayat-Nya bahwa Dia menjadikan Isa sebagai putra-Nya:“Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak” (QS al-Jinn [72]: 3).
  3. Allah mengabarkan bahwa Dia Maha Kaya tidak butuh kepada yang lainnya. Dia tidak butuh mengangkat seorang anak dari makhluk-Nya.“Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: “Allah mempunyai anak.” Maha Suci Allah; Dialah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai hujah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” (QS Yūnus [10]: 68)
  4. Sesungguhnya umat Kristiani telah berlaku lancang kepada Allah Subhanahu wa Ta’aladengan menuduh-Nya telah mengangkat seorang hamba dan utusan-Nya sebagai anak-Nya yang mewarisi sifat-sifat-Nya. Karena ucapan mereka ini, hampir-hampir langit dan bumi pecah. “Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.” Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba” (QS Maryam [19]: 88–93).
  5. Dan secara tegas Allah telah menyatakan “kafir” para penganut ajaran Trinitas tersebut. “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah al-Masih putra Maryam”, padahal al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Isra’il, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih” (QS al-Mā’idah [5]: 72–73).
  6. “Dan (Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami beri karunia (kenabian) atasnya dan Kami menjadikannya sebagai teladan bagi Bani Israil.” (Qs 43 Az Zuhkruf 59).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *