ISLAM ISLAMI

Ayat Quran dan Hadist Pilihan: Menahan Lidah dan Jangan Menyalahkan Orang Lain

Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihan Anda. Karena kebahagiaan adalah urusan anda. Orang kecil akan menyalahkan orang lain, orang sombong akan membenarkan yang salah, dan si bijak akan instropeksi diri. Dalam ajaran agama islampu n dilarang untuk menyalahkan orang lain. Dalam hidup, jangan pernah menyalahkan orang lain atas masalahmu, karena sebenarnya kamu lah yang menciptakannya. Menyalahkan orang, diri sendiri, dan keadaan adalah pertanda ketidakdewasaan dan ketidakmampuan untuk bersyukur dan belajar.

Jangan menyalahkan orang lain atas kegagalanmu. Kegagalan hanya proses menuju keberhasilan, orang lain pasti ada andil dalamnya. Jangan menyalahkan orang lain, itu berarti Anda sedang merendahkan diri sendiri. Terlebih, introspeksilah. Terkadang kita sering menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kita buat untuk mencari pembenaran. Mental gagal; Saat terjatuh menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam. Orang Sukses Selalu Mencari Jalan dan Peluang , orang Gagal Selalu mencari Alasan dan Menyalahkan Orang Lain. Masa-masa suram kehidupan adalah saat kita menyalahkan orang lain atas masalah yang kita hadapi. Kesalahan biasanya terletak pada dirimu sendiri jangan terlalu menyalahkan Orang Lain. Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihanmu, karena kebahagiaanmu adalah urusanmu. Kebahagiaanmu harus dari dalam dirimu. Masalah adalah ujian pendewasaan. Tidak ada alasan menyalahkan orang lain. Benahi diri sendiri dan jadilah pribadi yang dewasa. Disaat anda menyalahkan orang lain untuk kegagalan anda, sesungguhnya anda sedang menunda kesuksesan anda yang sebenarnya. Kita bisa memilih jadi orang bahagia atau tidak bahagia. Tak perlu menyalahkan faktor eksternal karena kebahagiaan adalah pilihan.”

DALIL QURAN LARANGAN UNTUK MENYALAHKAN ORANG LAIN

Dan bahkan Allah memisalkan orang yang bersikap seperti itu laksana manusia yang memakan daging saudaranya yang sudah mati. Jangankan memakan, membayangkan saja sudah menjijikkan. Kalaupum demikian, masih sudiakh kita mencrai-cari kesalahan orang lain? Dalam QS Al Hujurat ayat 11 disebutkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

BACA  Inspirasi Hidup Nabi Muhammad SAW Menuju Husnul Khatimah

DALIL QURAN LARANGAN UNTUK MENYALAHKAN ORANG LAIN

Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihanmu, karena kebahagiaanmu adalah urusanmu. Kebahagiaanmu harus dari dalam dirimu. Kamu tak belajar apapun jika hanya menyalahkan orang lain. Salahkan dirimu, dan kamu akan belajar menjadi pribadi yang dewasa. Jangan hanya menyalahkan orang yang telah menjahatimu. Mungkin dia berbuat jahat karena kesalahan dan kelalaianmu sendiri. Jangan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kamu buat, baiknya berkaca dahulu pada apa yang telah dilakukan. Kesalahan biasanya terletak pada dirimu sendiri jangan terlalu menyalahkan Orang Lain. Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain.

Bahagia sekali orang-orang yang menahan lidahnya, dari pada berkata-kata secara berlebih-lebihan.(Al-Hadist)

Berbahagialah orang-orang yang dapat mengendalikan dirinya sendiri sebelum menyalahkan orang lain.(Al-Hadist)

Bagi seseorang yang sudah terbiasa dengan kejelakan tersebut, Rasulullah memberikan tips jitu agar keluar dari kebiasaannya. Asalkan disertai kemauan yang kuat, insy Allah kebiasan buruk tersebut bisa diganti dengan amal shaleh yang menguntungkan. Rasululah bersabda:

من نظر في عيب نفسه اشتغل عن عيب غيره

Barang siapa yang melihat aib sendiri maka ia akan terpalingkan dari aib orang lain

Hadis tersebut mengajarkan kita salah satu jurus jitu untuk tidak senang mencari kesalahan orang lain adalah dengan sibuk mengevaluasi diri sendiri. Efek yang disebabkan oleh kesenangan mencari kesalahan orang lain adalah bermusuhan dan mencari pasukan pembelanya.

Bukannkah Allah akan membantu menutupi kesalahan dan ain seseorang ketika seseoramh tersebut mampu men utupi kesalahan dan aib saudaranya? Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi menyebutkan:

منْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ فِي الدُّنْيَا يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

“Barangsiapa yang meringankan (menghilangkan) kesulitan seorang muslim kesulitan-kesulitan duniawi, maka Allah akan meringankan (menghilangkan) baginya kesulitan di akhirat kelak. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan baginya kemudahan (urusan) di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selalu ia menolong saudaranya.”

DAFTAR INDEKS HADITS, klik di bawah ini

§  AGAMA ISLAM §  AKAL MANUSIA
§  AL QURAN §  ADZAN SEBELUM SHALAT
§  DAJAL §  UMPATAN, CACI MAKI DAN GHIBAH
§  BALA’ §  SIFAT BURUK IRI DAN DENGKI
§  AZAB ALLAH §  DZIKIR KEPADA ALLAH
§  AMPUNAN ALLAH §  HAL YANG DIBENCI DAN DIMURKAI ALLAH
§  AMAL MANUSIA §  HAL YANG DISAYANGI, DICINTAI DAN DISUKAI ALLAH
BACA  Cara Agar Shalat Khusyu’

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *