ISLAM ISLAMI

35 Sikap Buruk dan Dosa Istri Kepada Suami Menurut Islam

35 Sikap Buruk dan Dosa Istri Kepada Suami Menurut Islam

Istri yang sewenang-wenang dan menguasai dalam hal pendapat serta tindakan, menyepelekan kehormatan dan kedudukan suaminya.

  1. Menaati Suami Suami adalah imam (pemimpin) dalam rumah tangga dan istri sebagai makmumnya. Rasulullah saw, bersabda, “Jika seorang wanita melaksanakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya (kehormatan), dan menaati suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana yang kamu kehendaki.” (HR. Thabrani dan Ibnu Majah). Rumah tangga ibarat sebuah kapal yang sedang mengarungi samudra. Supaya kapal berhasil melayari samudra, nakhoda dan awak kapal harus bekerja sama. Hal ini sama saja seperti kehidupan suami istri, dimana istri harus mengikuti suami. Rasulullah saw berpesan, “Sebaik-baik wanita ialah bila engkau pandang, dia menyenangkan; bila engkau perintah, dia menanti; dan bila engkau tidak ada, dia menjaga hartamu dan kehormatannya.” (HR. Nasa’i).
  2. Berterimakasih dan Berdoa untuk Suami Suami berkewajiban untuk mencari nafkah bagi istri dan anak-anaknya. Rasulullah saw pernah memperingatkan, “Allah tidak akan memperhatikan wanita yang tidak mau berterima kasih kepada suaminya, sementara dia masih membutuhkannya.” (HR. Hakim). Terima kasih seorang istri kepada suami akan membuat suami semakin mencintainya. Suami merasa dihargai dan dihormati oleh istrinya
  3. Mengelola Rumah Tangga dengan Baik Seorang istri harus berusaha menciptakan suasana dan kondisi yang nyaman dalam rumah tangganya sehingga suami dapat melaksanakan kewajiban agama dan dunianya dengan baik. Syaikh Al-Jabiri berkata: “Amat disesalkan melihat banyak wanita muslimah mengabaikan penampilannya di depan suami. Hal ini merupakan satu kelalaian yang bisa berakibat buruk. Mungkin menurutnya hal semacam itu bukan sesuatu yang penting. Namun, perlu diingat bahwa mengabaikan penampilan bisa berdampak buruk terhadap keharmonisan rumah tangga, terlebih lagi apabila suami sering melihat wanita lain yang tampak cantik dengan dandanannya.”
  4. Tidak Membuka Rahasia Suami Seorang istri tidak dibenarkan membuka rahasia atau kejelekan yang ada pada diri suaminya, apalagi menyebarkannya. Istri yang shalehah tidak akan membuka dan menyebarkan rahasia tentang hubungannya dengan suaminya kepada siapa pun. Rasulullah saw berkata, “Sesungguhnya seburuk-buruk derajat manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menyebarluaskan cacat atau rahasia istrinya dan istri yang membuka rahasia suaminya, lalu masing-masing membeberkan rahasianya.” (HR. Muslim dan Abu Dawud). Pesan Rasulullah saw, kepada Fathimah Az-Zahra, Abu Hurairah ra. meriwayatkan, “Pada suatu hari Rasulullah saw., menemui putrinya, Fatimah Az-Zahra ra. di rumahnya. Saat itu Fathimah sedang menggiling gandum di atas alat penggiling. Rasulullah duduk di dekat putrinya “Wahai Fathimah, apabila seorang istri berbakti kepada suaminya dengan niat yang tulus karena mengharap ridha Allah SWT, maka dibersihkan dari dosa-dosanya seperti ketika dilahirkan oleh ibunya, meninggalkan dunia tanpa dosa dan mendapatkan kuburannya seperti taman surga.” Beliau juga menambahkan,”Apabila seorang istri selalu tersenyum kepada suaminya, maka Allah memandangkan dengan kasih sayang. Apabila seorang istri membentangkan tempat tidur bagi suaminya dengan senang hati, maka malaikat di langit berseru, ‘Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosanya yang terdahulu dan yang akan datang.”
  5. Istri yang sombong dan angkuh, mengangkat diri karena harta, kecantikan, kedudukan profesi, sosial, gelar, ijazah.
  6. Istri yang berakhlak buruk dalam pergaulan dan hubungan masyarakat.
  7. Istri yang egois yang hanya mementingkan diri sendiri, mengabaikan kepentingan orang lain dan tidak suka mengalah.
  8. Istri yang selalu mengingkari kebaikan orang lain dan selalu berkeluh kesah, selalu menyalahkan dan mengkritik suami.
  9. Istri yang materialistis, malas, kikir dan tidak mau memberi kecuali dengan mengharapkan imbalan.
  10. Istri yang selalu menentang dan melawan walaupun dalam hal yang bukan kepentingannya.
  11. Istri yang cerewet sehingga menyebabkan suami tidak betah di rumah.
  12. Istri yang mengerjakan ibadah sunah (salat dan puasa sunah), tetapi mengabaikan kewajiban-kewajiban suami-istri.
  13. Istri yang royal, boros (tabdzir) penghambur harta.
  14. berlebihan dan menuntut kesempurnaan
  15. kurang mempercantikkan diri di hadapan suami
  16. kurang memperhatikan orang tua suami
  17. menyebarkan masalah rumahtangga kepada orang lain
  18. kurang memperhatikan posisi dan status sosial suami
  19. membebani suami dengan banyak tuntutan
  20. banyak berkeluh kesah dan kurang bersyukur
  21. menaati suami dalam kemaksiatan kepada Allah swt
  22. keluar dari rumah tanpa izin suami
  23.  isteri yang ikhtilah dan tabarruj di hadapan kaum laki-laki
  24. cemburu berlebihan terhadap suami
  25. lalai dalam mendidik anak-anak
  26. isteri mendeskripsikan seorang perempuan kepada suami
  27. kurang setia terhadap suami
  28. menggugat kepimpinan suami
  29. kurangnya ketakwaan kepada Allah setelah berpisah dari suami
  30. memasukkan orang yang tidak diizinkan suami ke dalam rumahnya
  31. kurang membantu suami dalam kebajikan dan ketakwaan
  32. bersikap nusyuz terhadap suami
  33. membuat suami risau dengan banyak menjalin hubungan
  34. lalai dalam melayani suami
  35. menolak ajakan suami berhubungan badan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *