September 27, 2022

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Love, Truth and Tolerance

Persebaran 4 Mazhab Dalam Islam Di Dunia

6 min read
Mashab, islam

 

Persebaran 4 Mazhab di Dunia

Mazhab adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.

Mazhab  adalah penggolongan suatu hukum atau aturan setingkat dibawah firkah, yang dimana firkah merupakan istilah yang sering dipakai untuk mengganti kata “denominasi” pada Islam. Kata “mazhab” berasal dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkret maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.

Istilah mazhab bisa dimasukkan ke dalam ruang lingkup dan disiplin ilmu apa pun, terkait segala sesuatu yang didapati adanya perbedaan. Setidaknya ada tiga ruang lingkup yang sering digunakan istilah mazhab di dalamnya, yaitu mazhab akidah atau teologi (madzahib i’tiqadiyyah), mazhab politik (madzahib siyasiyah), dan mazhab fikih atau mazhab yuridis atau mazhab hukum (madzahib fiqhiyyah)

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus.

Mazhab yang digunakan secara luas saat ini antara lain mazhab Hanafi, mazhab Maliki,mazhab Syafi’i dan mazhab Hambali dari kalangan Sunni. Sementara kalangan Syi’ahmemiliki mazhab Ja’fari, Ismailiyah dan Zaidiyah.

Sunni atau lebih dikenal dengan Ahlus-Sunnah wal Jama’ah, terdapat empat mazhab yang paling banyak diikuti oleh Muslim Sunni. Di dalam keyakinan Sunni, empat mazhab yang mereka miliki valid untuk diikuti, perbedaan yang ada pada setiap mazhab tidak bersifat fundamental. Sedangkan untuk Sunni dari kalangan Salafiyah, menggunakan semua mahzab dengan dalil yang kuat sebagai pedoman dalam menjalani ritual keagamaan dan lain-lainnya.

Persebaran 4 Mazhab di Dunia

  1. Hanafi. Didirikan oleh Imam Abu Hanifah, Imam Hanafi lahir di Kufah, Irak, pada tahun 699 dengan nama lengkap Abu Hanifah bin Nu’man bin Tsabit Al-Taimi Al-Kufi. Ia adalah ulama ahli fikih yang dikenal sebagai pendiri Mazhab Hanafi. Mazhab ini berkembang di kalangan umat Muslim Sunni di Afghanistan, Irak, Persia, Mesir, Turki, China, Rusia, dan sebagian Afrika Barat. Selama menjadi ulama, Imam Hanafi menyelesaikan sebanyak 600.0000 perkara tentang fikih. Berkat wawasannya yang luas, ia selalu dijadikan rujukan oleh para ulama pada masa itu. Imam Hanafi kemudian mendirikan Mazhab Hanafi, yang merupakan salah satu mazhab fikih dalam Islam Sunni. Ia cukup dikenal atas penggunaan rasionalitas (ra’yi) dalam metode pengambilan fatwanya. Dasar-dasar metodologi yang digunakannya dalam membuat suatu hukum fikih adalah Al Quran, Sunnah, pendapat para Sahabat Nabi, Ijmak, Qiyas, dan Istihsan.  Mazhab Hanafi adalah yang paling dominan di dunia Islam (sekitar 45%), penganutnya banyak terdapat di Asia Selatan, (Pakistan, India, Bangladesh, Sri Lanka, dan Maladewa), Mesir bagian Utara, separuh Irak, Syria, Libanon danPalestina (campuran Syafi’i dan Hanafi), Kaukasia (Chechnya, Dagestan).
  2. Maliki. Imam Malik bin Anas lahir di Madinah pada tahun 711 dengan nama lengkap Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin ‘Amr bin al-Harrits. Ia dikenal sebagai sosok ulama yang cerdas dan pendiri Mazhab Maliki, yang dianut oleh sebagian besar umat Muslim yang dominan tinggal di kawasan Hijaz, bagian dari Arab Saudi, terutama di Madinah. Mazhab ini juga tersebar hingga ke Afrika Utara dan Eropa. Banyak pemikiran Imam Malik yang menggunakan pendekatan tradisi dari warga Madinah. Selain itu, ia juga dikenal sebagai penyusun Kitab Al-Muwaththa (kitab hadis dan fikih) yang berisi 5.000 hadis sahih. Awalnya didirikan oleh Imam Malik, diikuti oleh sekitar 25% muslim di seluruh dunia. Mazhab ini dominan di negara-negara Afrika Barat dan Utara. Mazhab ini memiliki keunikan dengan menyodorkan tatacara hidup penduduk Madinah sebagai sumber hukum karena NabiMuhammad hijrah, hidup, dan meninggal di sana; dan kadang-kadang kedudukannya dianggap lebih tinggi dari hadits.
  3. Syafi’i. Mazhab Syafi’i didirikan oleh Abu Abdullah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i yang kemudian dikenal dengan Imam Syafi’i. Sepanjang hidupnya, Imam Syafi’i pernah tinggal di beberapa kota, seperti Bagdad, Madinah, dan Mesir. Dalam menentukan hukum fikih, Imam Syafi’i melakukan pendekatannya melalui Al Quran, sunnah, jimak, dan terkadang juga berpegang pada qiyas. Imam Syafi’i disebut sebagai orang pertama yang membuat buku ilmu ushul fikih, dengan karyanya berjudul Ar-Risalah. Dinisbatkan kepada Imam Syafi’i memiliki penganut sekitar 28% muslim di dunia. Pengikutnya tersebar terutama di Indonesia,Turki, Irak, Syria, Iran, Mesir, Somalia, Yaman,Thailand, Kamboja, Vietnam, Singapura,Filipina, Sri Lanka dan menjadi mazhab resmi negara Malaysia dan Brunei.
  4. Hambali. Dimulai oleh para murid Imam Ahmad bin Hambal. Mazhab ini diikuti oleh sekitar 5% muslim di dunia dan dominan di daerah semenanjung Arab. Mazhab ini merupakan mazhab yang saat ini dianut di Arab Saudi. Imam Hambali atau yang bernama asli Ahmad bin Hanbal adalah ahli hadis yang mengembangkan Mazhab Hambali. Semasa muda, ia berguru kepada Abu Yusuf, murid dari Imam Hanafi dan Imam Syafi’i. Imam Hambali dikenal sebagai cendekiawan yang sangat berpengaruh, khususnya dalam dunia Islam Sunni. Ia mengembangkan Mazhab Hambali, yang pinsip-prinsip dasarnya hampir sama dengan Mazhab Syafi’i. Mazhab Hambali pertama kali berkembang di Bagdad, Irak. Namun, mazhab ini tidak begitu berkembang luas, karena Imam Hambali begitu tegas dalam berpegang teguh pada riwayat dan tidak mau berfatwa jika tidak berlandaskan Al Quran dan hadis marfuk. Kendati demikian, mazhab ini pernah mendapatkan kedudukan istimewa di kalangan masyarakat Arab Saudi. Di bidang hadis, Imam Hambali juga memiliki karya terkenal, yakni Kitab Al Musnad, yang berisi kumpulan hadis-hadis Nabi Muhammad.
BACA SELENGKAPNYA :  Mazhab Hanafi, Sebaran dan Perkembangannya

 



Leave a Reply

Your email address will not be published.

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.