April 20, 2021

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Truth and Tolerance

Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam

5 min read

 

Nabi dalam agama Islam adalah laki-laki yang diberi oleh Allah wahyu dan wajib disampaikan kepada umatnya. Dikatakan bahwa, jumlah nabi ada 124 ribu orang,sebagaimana disebutkan di dalam hadits Muhammad.

Kata “nabi” berasal dari kata naba yang berarti “dari tempat yang tinggi”; karena itu orang ‘yang di tempat tinggi’ semestinya punya penglihatan ke tempat yang jauh (prediksi masa depan) yang disebut nubuwwah.

Perbedaan nabi dan rasul Para ulama menyebutkan banyak perbedaan antara nabi dan rasul, akan tetapi penjelasan disini hanya menjelaskan sebagaian saja. Diantara perbedaan itu adalah:

Jenjang kerasulan lebih tinggi daripada jenjang kenabian,Rasul diutus kepada kaum yang kafir, sedangkan nabi diutus kepada kaum yang telah beriman.

Para rasul diutus dengan membawa syari’at baru, sedangkan nabi hanya mengikuti syari’at sebelumnya,

Seluruh rasul diselamatkan dari percobaan pembunuhan dari umatnya, tapi sebagian para nabi pernah dibunuh oleh umatnya.

Riwayat Nabi dan Rasul Dalam Islam

  • Ibnu Katsir berkata bahwa, Ibnu Abi Hatim meriwayatkan sebuah hadits dari sahabat Abu Ubaidah, ia mengatakan bahwa umat Yahudi pernah membunuh 43 nabi sekaligus dipagi hari, kemudian ada sekelompok orang shalih yang menentang pembunuhan tersebut, namun di sore harinya sekelompok orang shalih tersebut dibunuh mereka pula.
  • Para nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu. Sementara, kata “rasul” berasal dari kata risala yang berarti penyampaian. Karena itu, para rasul, setelah lebih dulu diangkat sebagai nabi, bertugas menyampaikan wahyu dengan kewajiban atas suatu umat atau wilayah tertentu.
  • Nabi adalah seorang yang diberi wahyu oleh Allah untuk melanjutkan syari’at yang diemban oleh rasul sebelumnya. Berbeda dengan rasul yang membawa risalah (syari’at) baru.
  • Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam, sedangkan nabi sekaligus rasul terakhir ialah Nabi Muhammad. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan salah satu Rukun Iman dalam Islam.
  • Dalam Islam terdapat banyak nabi, yang sebagian besarnya termasuk golongan nabi dari kalangan Bani Israel atau para nabi dari keturunan Israel (Ya`qub) semisal Yusuf, Musa, Sulaiman, Yunus dsb. dan jumlah nabi yang harus diketahui sesuai yang disebut dalam Al-Quran adalah 25 nabi dengan 4 di antaranya merupakan penerima Kitab suci: Musa (Taurat), Daud (Zabur), Isa (Injil), Muhammad (Al-Quran).
  • Menurut tradisi Islam, jumlah nabi ada 124.000 orang sedangkan jumlah rasul ada 315 orang.“Jumlah para nabi 124.000 orang, 315 diantara mereka adalah rasul. Banyak sekali.” (HR. Ahmad no. 22288 dan sanadnya dinilai shahih oleh al-Albani dalam al–Misykah).
  • Jumlahnya banyak sekali karena diyakini bahwa seluruh bangsa pernah dikirimkan nabi oleh Allah. “Tidak ada satupun umat, melainkan di lingkungan mereka telah ada sang pemberi peringatan.” (QS. Fathir: 24)
  • Dalam syariat Islam dikatakan bahwa Muhammad adalah sebagai Khataman Nabiyyin atau Penutup Para Nabi. Dalam Al-Qur’an telah dijelaskan pada Surah Al-Ahzab ayat 40 menyatakan: “ Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah rasulullah dan penutup nabi-nabi, dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Nabi dan rasul dalam Al-Qur’an

  • Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam dan nabi sekaligus rasul terakhir ialah Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan peraturan yang khusus kepada manusia di zamannya sehingga Manusia siap untuk menghadapi hari kiamat.
  • Selain ke-25 nabi sekaligus rasul, ada juga nabi lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yang tertulis dalam Surah Al-Kahf ayat 66-82. Terdapat juga kisah Uzayr dan Syamuil. Juga nabi-nabi yang tertulis di Hadits dan Al-Qur’an, seperti Yusya’ bin Nun, Iys, dan Syits.
  • Sedangkan orang suci yang masih menjadi perdebatan sebagai seorang nabi atau hanya wali adalah Luqman al-Hakim dalam Surah Luqman.

Kriteria nabi dan rasul

Dikatakan bahwa nabi dan rasul memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya adalah:

  • Dipilih dan diangkat oleh Allah.
  • Mendapat mandat (wahyu) dari Allah.
  • Bersifat cerdas.
  • Dari umat Bani Adam (Manusia).
  • Nabi dan rasul adalah seorang pria.

 





.

loading...

www.islamislami.com

Copyright © 2020 WWW.ISLAMISLAMI.COM The Truth Islamic Religion Network Information Education Network. All rights reserved

1 thought on “Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.