ISLAM ISLAMI

5 Tafsir Quran Yang paling banyak digunakan para ulama dan umat muslim

Pertama kali Quran diturunkan sejak tanggal 17 Ramadan, saat Rasulullah berumur 40 tahun hingga wafat pada hari Senin 8 Juni tahun 632. Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Rasulullah, sebagai salah satu tanda dari nabi terakhir dan terbesar sepanjang kehidupan manusia hingga kiamat nantinya.  Quran merupakan puncak dari seluruh wahyu yang pernah diturunkan oleh Allah sejak Nabi Adam dan diakhiri dengan Nabi Muhammad. Dalam kehidupan sehari hari dalam memahami Al Quran seringkali lebih mudah bila dipahami dengan  Tafsir Al-Qur’an. Tafsir Al Quran adalah ilmu pengetahuan untuk memahami dan menafsirkan yang bersangkutan dengan Al-Qur’an dan isinya berfungsi sebagai mubayyin (pemberi penjelasan), menjelaskan tentang arti dan kandungan Al-Qur’an, khususnya menyangkut ayat-ayat yang tidak di pahami dan samar artinya. Terdapat 5 tafsir Quran yang paling banyak digunakan para ulama dan umat muslim di seluruh dunia.

Al-Qur’an adalah sebuah  pedoman kehidupan dunia akhirat bagi umat Muslim di dunia. Al-quran juga merupkan dasar hukum Islam dan sumber syariat islam yang memiliki manfaat bagi umat manusia dan alam semesta. Nabi Muhammad adalah seorang nabi terakhir yang menerima muksizat Al-quran yang ditugaskan Allah untuk menyampaikan, mengamalkan, dan menafsirkan Al-quran bagi kehidupan umat manusia. Sebagian lainnya Al Quran berisi cerita mengenai kisah bersejarah dan sumber inspirasi moral bagi manusia dengan memahami lewat sejarah para nabi terdahulu. Banyak pakar sastra dunia mengapresiasi Al-Qur’an sebagai sebuah karya sastra bahasa Arab yang sangat luar biasa dan terbaik di dunia hingga saat ini, Bahkan sampai saat ini tidak ada seorangpun yang bisa melebihi atau meniru walau atu ayatpun.

Satu-satunya kitab suci yang dijamin selalu keasliannya oleh Allah hanyalah Alquran. Allah menjamin keslian Quran hingga akhir zaman dengan berfirman, Sungguh Kami yang telah menurunkan Alquran dan Kamilah yang akan menjaganya. (QS. al-Hijr: 9)

Sementara kitab samawi lainnya seperti Taurat dan Injil, kitab ini Allah turunkan kepada Bani Israil, namun Allah tidak memberi jaminan untuk menjaganya. Namun penjagaan itu Allah serahkan kepada manusia. Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. (QS. al-Maidah: 44)

Sudah 1400 tahun hingga sekarang fakta menunjukkan bahwa  teks asli Alquran tidak pernah mengalami perubahan sedikitpun. Teks aslinya selalu ada, tidak kurang tidak lebih. Alquran apapun yang anda jumpai, diterjemahkan ke bahasa apapun, teks aslinya pasti dicantumkan di samping terjemahan. Bahkan yang luar biasa hanya kitab suci al Quran yang bisa dihapalkan dan diucpkan oleh jutaan orang dengan tidak satupun berbeda lafadz dan isinya.

BACA  Wujud dan Sifat Malaikat Menurut Persepsi Agama Islam

5 Tafsir Yang paling banyak digunakan para ulama dan umat muslim

  1. Abdullah bin Abbas, dilahirkan di Syi’bi tiga tahun sebelum hijrah, ada yang mengatakan lima tahun sebelum hijrah, dan wafat di kota Thoif pada tahun 65 H, dan ada yang mengatakan tahun 67 H, dan ‘Ulama’ Jumhur mengatakan wafat pada tahun 68 H., banyak melahirkan beberapa tafsir yang tidak terhitung jumlahnya, dan tafsiran dia dikumpulkan dalam sebuah kitab yang diberi nama Tafsir ibnu Abbas. Di dalam kitab ini terdapat beberapa riwayat dan metode yang berbeda-beda, namun yang paling bagus adalah tafsir yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalhah Al Hasyimi.
  2. Mujahid bin Jabr, dilahirkan pada tahun 21 H, pada masa ke pemimpinan Umar bin Khattob, dan wafat pada tahun 102/103 H. sedangkan menurut Yahya bin Qhatton, dia wafat pada tahun 104 H., termasuk tokoh tafsir pada masa tabi’in sehingga dia dikatakan tokoh paling ‘alim dalam bidang tafsir pada masa tabi’in, dan pernah belajar tafsir kepada Ibnu Abbas sebanyak 30 kali.
  3. Atthobari, bernama lengkap Muhammad bin Jarir, di lahirkan di Baghdad pada tahun 224 H, dan wafat pada tahun 310 H. karangan-karangannya adalah Jami’ul Bayan Fi Tafsiril Qur’an, Tarikhul Umam Al muluk dan masih banyak lagi yang belum disebutkan.
  4. Ibnu Katsir, bernama lengkap Isma’il bin Umar Al Qorsyi ibnu Katsir Al Bashri. Di lahirkan pada tahun 705 H. dan wafat pada tahun 774 H. termasuk ahli dalam bidang fiqih, hadist, sejarah, dan tafsir, karangan-karangannya adalah Al Bidayah Wan Nihayah Fi Tarikhi, Al Ijtihad Fi Tholabil jihad, Tafsirul Qur’an, dan lain-lainnya.
  5. Fakhruddin Ar Rozi, bernama lengkap Muhammad bin Umar bin Al Hasan Attamimi Al Bakri Atthobaristani Ar Rozi Fakhruddin yang terkenal dengan sebutan Ibnul Khotib As Syafi’i, lahir di Royyi pada tahun 543 H. dan wafat pada tahun 606 H. di harrot, mengajarkan ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu pasti, dan juga mendalami ilmu filsafat dan mantiq, karangannya adalah mafatihul Ghoib fi Tafsirul Qur’an, Al Muhasshol fi Ushulil Fiqh, Ta’jizul Falasifah dan lain-lainya.
BACA  Tafsir Quran Surah An Nas Menurut Ibnu Katsir

sumber: wikipedia dan berbagai sumber lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *