September 19, 2021

ISLAM ISLAMI

Islam Peace, Truth and Tolerance

Quran dan teknologi: Trilyunan Bintang dan Galaxy Semuanya Tunduk pada Allah

5 min read

Bima Sakti adalah galaksi spiral yang besar termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total massa sekitar massa matahari, yang memiliki 200-400 miliar bintang dengan diameter 100.000 tahun cahaya dan ketebalan 1000 tahun cahaya. Jarak antara matahari dan pusat galaksi diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Di dalam galaksi bimasakti terdapat sistem Tata Surya, yang di dalamnya terdapat planet Bumi tempat kita tinggal. Diduga di pusat galaksi bersemayam lubang hitam (black hole) supermasif. Sagitarius A dianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. Tata surya kita memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya. Kecepatan orbit Tata Surya dalam Bima Sakti adalah 217 Km/s. Itu baru satu galaksi, banyak galaksi lain yang berisi trilyunan bintang, ternyata kekuasaan Allah memang tak bisa diukur, maka tepat kiranya mengapa bila dikatakan bahwa Trilyunan benda langit tersebut berada dalam garis edar yang telah Allah tentukan. Sedahsyat apapun kekuatan benda-benda langit dalam memainkan perannya di dalam tata surya atau pun galaksi, sesungguhnya mereka hanyalah benda tanpa kuasa. Mereka tunduk dan taat perintah Allah, sehingga yang mereka lakukan hanyalah menuruti perintahNya.

Selain galksi Bima Sakti , manusia juga bisa mendeteksi galksi Andromeda. Galaksi Andromeda (nama lain, Messier 31 dan NGC 224) adalah sebuah galaksi spiral yang berjarak kira-kira 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Galaksi ini merupakan salah satu galaksi di luar galaksi Bima Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang pada malam yang cerah, tanpa bulan, dan tanpa polusi cahaya.

Strukturnya mirip dengan galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk spiral. Jaraknya sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Letaknya di langit adalah di belahan langit utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara khatulistiwa langit. Galaksi ini dapat diamati di bulan September, Oktober, dan November.

Dengan mata telanjang, galaksi ini tampak seperti kabut tipis kecil di langit utara. Namun, jika diamati dengan teropong yang dapat menampakkan bintang-bintang redup di tepian galaksi Andromeda, ukurannya bisa lebih dari 7 kali diameter sudut bulan. Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun bintang dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik. Di dalam bahasa Indonesia, istilah “Bimasakti” berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan, yaitu Bima. Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihatnya susunan bintang-bintang yang tersebar di angkasa jika dihubungkan dan ditarik garis akan membentuk gambar Bima dililit ular naga maka disebutlah “Bimasakti”. Sementara itu, masyarakat Barat menyebutnya “milky way” sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit. Pita kabut atau “aura” cemerlang ini sebenarnya adalah kumpulan jutaan bintang dan juga sevolume besar debu dan gas yang terletak di piringan/bidang galaksi. Pita ini tampak paling terang di sekitar rasi Sagitarius, dan lokasi tersebut memang diyakini sebagai pusat galaksi.

 

Tunduk Pada Allah

Trilyunan benda langit seperti planet, bintang-bintang, matahari, bintang, galaksi, seluruhnya berada dalam peredaran yang diperintahkan Allah. Tak ada satu pun manusia yang dapat menghitung jumlah ruang, batas, hingga bilangan dari benda langit tersebut.

Kekuasaan Allah memang tak bisa diukur, maka tepat kiranya mengapa bila dikatakan bahwa Trilyunan benda langit tersebut berada dalam garis edar yang telah Allah tentukan. Sedahsyat apapun kekuatan benda-benda langit dalam memainkan perannya di dalam tata surya atau pun galaksi, sesungguhnya mereka hanyalah benda tanpa kuasa. Mereka tunduk dan taat perintah Allah, sehingga yang mereka lakukan hanyalah menuruti perintahNya.

Allah SWT berfirman dalam Alquran Surat Al-A’raaf ayat 54:

وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Wasyamsa wal-qamara wannujuma musakharati biamrihi. Ala lahul-khalqu wal-amru. Tabarakallahu Rabbu-alamin.”  

“Matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya. Ingatlah, menciptakan dan memeritah hanyalah hak Allah. Mahasuci Allah Tuhan semesta alam.”

Dalam buku Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadits karya Hisham Thalbah dijelaskan, matahari, bulan, dan bintang memang tidak mampu melakukan apapun kecuali atas perintah Allah. Matahari tak bisa melambat sedetik pun atau mempercepat rotasinya sedetik saja tanpa adanya perintah dari Allah.

Yang terjadi, matahari selalu berada di batas akurasi yang hampir sama setiap harinya. Memberikan perlindungan dan penghidupan kepada bumi beserta isinya atas perintah Allah. Begitu pula peran bulan serta bintang-bintang yang bertebaran di angkasa. Siang dan malam yang terjadi di bumi merupakan buah cinta Allah SWT kepada manusia melalui perantara benda-benda langit yang ditundukkan Allah.

Allah memiliki hak prerogatif untuk menciptakan sesuatu. Allah juga lah yang memerintahkan ciptaannya untuk tunduk. Begitu benda-benda langit, sejatinya manusia juga diminta hal serupa: bertakwa dan tunduk. Hanya saja karena manusia diberikan hawa nafsu, sifat tunduk yang sejatinya ada di dalam sanubari manusia itu kerap ditutupi nafsu.

Namun demikian bagi hamba-hambaNya yang bertakwa, Allah memujinya dibandingkan dengan makhluk lain yang ada. Hal itu sebagaimana diabadikan Allah dalam Alquran surat Ali Imran ayat 110:

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ

Kuntum khaira ummatin ukhrijat linnasi ta’muruna bil-ma’rufi wa tanhauna anil-munkari wa tu’minuna billahi.” 

Yang artinya: “Kamu (Muhammad) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, memerintahkan kepada yang ’a’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Dan beriman lah kepada Allah,”.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.islamislami.com Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.