ISLAM ISLAMI

Malaikat Jibril, Bentuk Fisik dan Tugasnya

Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat adalah meyakini adanya malaikat, meski manusia tidak dapat melihat, meraba atau menciumnya. Mengimani malaikat, bahwa bahwa malaikat adalah salah satu makhluk ciptaan Allah.  Perkataan iman yang berarti ‘membenarkan’ itu disebutkan dalam al-Quran, di antaranya dalam Surah At-Taubah ayat 62 yang bermaksud: “Dia (Muhammad) itu membenarkan (mempercayai) kepada Allah dan membenarkan kepada para orang yang beriman. Iman secara bahasa berarti tashdiq atau membenarkan. Secara istilah syar’i, iman adalah “Keyakinan dalam hati, Perkataan di lisan, amalan dengan anggota badan, bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat”. Iman itu ditujukan kepada Allah, kitab kitab, Rasul, malaikat, hati akhir, qada dan qadar. Seperti halnya manusia. malaikat juga menyembah Allah, mereka tidak pernah berdosa dan selalu takut dan taat kepada Allah. Malaikat selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti. Malaikat bersifat suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat, tidak makan, tidak minum. Malaikat tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya.

Malaikat mampu mengubah wujudnya. Malaikat adalah makhluk ghaib ciptaan Allah yang tidak dapat dilihat, didengar, diraba, dicium dan dirasakan oleh manusia, dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indera, kecuali jika malaikat menampakkan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia. Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para nabi dan rasul. Malaikat selalu menampakkan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim. Kisah Nabi Muhammad juga pernah bertemu dengan Jibril dengan menampakkan wujud aslinya, penampakkan yang ditunjukkan kepada Muhammad ini sebanyak 2 kali, yaitu pada saat menerima wahyu dan Isra dan Mi’raj.. Malaikat memiliki kekuatan dan kecepatan cahaya yang melesat luarbiasa cepat. Malaikat tidak pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.

Al-Quran adalah sumber utama untuk konsep Islam tentang malaikat. Malaikat Gabriel dan Mikhael, disebutkan namanya dalam Al Qur’an, yang lain hanya disebut oleh fungsi mereka. Dalam beberapa  hadis, malaikat sering ditugaskan hanya pada satu fenomena tertentu. Malaikat memainkan peran penting dalam literatur Mi’raj, di mana Muhammad bertemu beberapa malaikat selama perjalanannya di surga. Tugas yang diberikan kepada malaikat adalah mengkomunikasikan wahyu dari Allah, memuliakan Allah, mencatat tindakan setiap orang, dan mengambil jiwa seseorang pada saat kematian. Malaikat adalah ciptaan Allah terbuat dari cahaya (nur), adapun dalil yang menguatkan pendapat ini dilihat dari hadist Nabi Muhammad SAW, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.

Malaikat JIBRIL 

Jibril adalah malaikat yang muncul dalam ajaran agama samawi. Dalam ajaran agama samawi Jibril dianggap sebagai Pemimpin Malaikat dan bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul. Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan Surah At-Tahrim ayat 4. Di dalam Al Qur’an, Jibril memiliki beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus), Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.

Malaikat Jibril a.s adalah seorang malaikat yang ditugaskan oleh Allah untuk menyampaikan wahyuNya kepada para Nabi ‘Alaihimus-salaam

Bentuk fisik

  • Bentuk fisik Jibril ada tertera dalam uraian mengenai kisah nabi Muhammad, kala dia mendapat wahyu kali kedua, dan nabi menuntut untuk bertemu atau melihat rupa asli sang utusan Tuhan dari langit dalam rupa yang asli, atau bagaimana sesungguhnya dzat wujud Jibril tanpa rupa samar, sebagaimana di kali-kali yang lain, sang utusan (ruhul’qudus) selalu nampak dalam rupa seorang manusia biasa, seperti yang disebutkan dalam hadits Jibril.
  • Terkadang, ketika Nabi Muhammad SAW sedang berjalan, dia menyaksikan wujud Jibril memenuhi cakrawala, dan jika dia berpaling, dia tetap menyaksikan wujud Jibril di hadapannya. Hal ini menggambarkan betapa besarnya fisik Jibril dalam pandangan mata manusia.
  • Jibril menampakkan wujudnya dengan enam ratus sayap antara masyriq (timur) dan maghrib (barat) sayap dan busana kebesarannya putih laksana mutiara yang larut, dengan rupa yang begitu elok dan rupawan, dan dengan kekuatan yang dahsyat penuh mukzijat.
  • Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.
  • Malaikat Jibril adalah malaikat yang menyampaikan berita kelahiran Nabi Isa kepada ibunya Maryam dan juga malaikat yang menyampaikan Al-Quran kepada Nabi Muhammad.
  • Dalam perjalanan suci Isra’ Mi’raj, sesampainya di pos perjalanan Sidratul Muntaha, Malaikat Jibril tidak sanggup lagi mendampingi Rasulullah untuk terus naik menghadap kehadirat Allah SWT; dia berkata : “Aku sama sekali tidak mampu mendekati Allah, perlu 60.000 tahun lagi aku harus terbang. Itulah jarak antara aku dan Allah yang dapat aku capai. Jika aku terus juga ke atas, aku pasti hancur luluh”.
  • Malaikat Jibril a.s. adalah salah satu dari para malaikat yang cantik, besar, kuat dan mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah Subhanahu Wata’ala Ia ditugaskan sebagai penyampai wahyu kepada para Rasul.
  • Malaikat Jibril a.s. mempunyai enam ratus sayap, setiap sayapnya menutupi ufuk. Dari sayapnya berjatuhan permata dan yakut yang berwarna warni.
  • Imam Ahmad r.a dengan sanadnya dari Ibn Mas’ud r.a. Rasulullah Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam bersabda: “Aku melihat Jibril di Sidratul Muntaha, dia mempunyai enam ratus sayap”.
  • Malaikat Jibril a.s. mampu terbang dalam keadaan yang sangat cepat. Seperti kalau ada orang bertanyakan sesuatu kemusyrikan agama kepada Rasulullah Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam, belum pun selesai pertanyaan itu, malaikat Jibril a.s. telah pun sampai dengan jawaban berupa wahyu dari Allah Subhanahu Wata’ala Padahal jarak antara setiap lapisan langit adalah sejauh lima ratus tahun perjalanan.

Ketika Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan malaikat Jibril a.s. turun untuk memusnahkan kaum nabi Luth a.s., dikatakan malaikat Jibril a.s mampu mengangkat kesemua tujuh bandar yang didiami oleh 400,000 orang, haiwan, rumah serta bangunan dan kesemuanya hanya dengan menggunakan ujung satu sayapnya saja, lalu diangkat hingga ke permukaan langit, sehingga para malaikat yang berada di langit dapat mendengar bunyi kokokan ayam dan lolongan anjing yang turut berada dalam bandar-bandar tersebut. Kemudian malaikat Jibrail a.s. membalikkan bandar-bandar tersebut hingga menjadilah bahagian atasnya terlungkup ke bawah.

Malaikat Jibril a.s. sentiasa mengharap hendak menjadi manusia karena tujuh perkara:

  • Sembahyang lima waktu secara berjemaah
  • Duduk bersama para ulama
  • Menziariahi orang sakit
  • Menghantar jenazah
  • Memberi air minum
  • Mendamaikan di antara 2 orang yang bermusuh-musuha n
  • Memuliakan tetangga dan anak-anak yatim….

10 Tugas Malaikat Jibril setelah Rasulullah Shallallahu’Alaihi wa-Sallam wafat
Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul.
Dalam Al-Quran, Malaikat Jibril juga merupakan ketua kepada keseluruhan para Malaikat.
Di dalam teks Tanakh, Taurat dan Injil, ada juga yang menerangkan bahawa Malaikat Jibril merupakan ketua para Malaikat.

Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan At Tahrim ayat 4.
قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ
مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ
البقرة 98-97
“Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Qur’an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” (al-Baqarah: 97)
”Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, Malaikat-Malaik at-Nya, Rasul-Rasul-Nya , Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir”. (al-Baqarah: 98)

إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا وَإِنْ تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمَلائِكَةُ بَعْدَ ذَلِكَ ظَهِيرٌ
(التحرم:4
” Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah (wahai isteri-isteri Nabi, maka itulah yang sewajibnya), kerana sesungguhnya hati kamu berdua telah cenderung (kepada perkara yang menyusahkan Nabi) dan jika kamu berdua saling membantu untuk (melakukan sesuatu yang) menyusahkannya, (maka yang demikian itu tidak akan berjaya) kerana sesungguhnya Allah adalah Pembelanya dan selain dari itu Jibril serta orang-orang yang soleh dari kalangan orang-orang yang beriman dan malaikat-malaik at juga menjadi penolongnya ” – (Surah At-Tahrim: 4)

Didalam Al Qur’an, Jibril memiliki beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus), Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya.
Ruhul’Qudus tampak wujudnya dengan enam ratus sayap antara masyrik dan maghrib, (barat-timur) sayap dan busana kebesarannya putih laksana mutiara yang larut, dengan rupa yang begitu elok dan rupawan, serta dengan kekuatan yang dahsyat penuh mukzijat.

Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al Qur’an ada yang memiliki sayap sebanyak 2, 3 dan 4. surah Faathir 35:1 yang berbunyi:
“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Faathir 35:1)”

Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, Israfil memiliki 1200 sayap, dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-’Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil.

Malaikat Jibril juga sering disebut dalam hadis dan kisah para nabi memandangkan Jibril sering turun ke bumi dan berubah menyerupai manusia (lazimnya lelaki) untuk mudah bertemu dengan para nabi. Antaranya adalah peristiwa ketika Jibril bertanyakan Nabi Muhammad Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam tentang Iman, Islam dan ihsan serta tanda hari kiamat. Jibril juga pernah mengiringi Nabi Muhammad Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam dalam Isra’ dan Mikraj iaitu perjalanan malam dari Makkah ke Baitul Maqdis lalu naik ke langit sebelum Nabi Muhammad sendiri menemui Allah di Sidratul Muntaha.

Jibril menampakkan bentuk aslinya kepada baginda Nabi Muhammad Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam sebanyak 2 kali :
1. ketika turunnya wahyu pertama di gua Hira’
2. ketika Isra’ dan Mikraj

Tetapi secara keseluruhannya, Malaikat Jibril turun ke baginda Muhammad Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam sebanyak 124,000 kali, tidak seperti nabi yang lain. Nabi Isa a.s. hanya ditemui 10 kali oleh Malaikat Jibril manakala Nabi Musa a.s. beberapa puluh kali. Jibril jugalah malaikat yang menyampaikan berita kelahiran Nabi Isa kepada ibunya Siti Maryam .

Sebagai orang Islam yang beriman ,kita tau bahwa tugas malaikat jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi dan Rasul,tapi apa yg dilakukan malaikat Jibril sekarang, yaitu:

1. Mengangkat keberkahan dimuka bumi ini,orang tak ada lagi yg percaya namanya berkah
2. Mengangkat cinta dihati para makhluk,maksudn ya cinta yg suci karena Allah saja.
3. Mengangkat rasa kaasih sayang dari para kerabat
4. Mengangkat sifat rasa adil dari pemerintah(kaya knya yg ini kenyataan deh)
5. Mengangkat sifat pemalu dari para perempuan ,sehingga mereka tak tau malu lagi dengan dandanan mencolok.
6. Mengangkat sifat sabar dari fakir miskin.
7. Mengangkat sifat pemurah dari orang orang kaya.
8. Mengangkat sifat Wara’ ulama sehingga ia menjual agamanya sendiri untuk kepentingan pribadinya sendiri.
9. Mengangkat Alquran(tidak ada lagi yg bisa membaca Alquran)
10. Diangkatnya Iman dari seluruh bumi,ini yg akan menyegrakan kiamat.

Imam al-Shuyuti dalam al-Hawi li al-Fatawa, beliau mencantumkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dalam al-Kabir dari Maimunah binti sa”ad, dia berkata:
“Wahai Rasulullah, bolehkah seseorang tidur dalam keadaan junub? Nabi menjawab “Aku tidak suka jika ia (orang yang junub) tidur sebelum mengambil wudlu”, aku khawatir ia lantas mati (dalam keadaan berhadats), sehingga tidak dihadiri oleh Malaikat Jibril.”

Hadits ini, menurut al-Suyuthi, secara tersurat menjelaskan bahwa Malaikat jibril selalu turun ke bumi untuk menghadiri setiap orang mukmin yang mati dalam keadaan suci dari hadats. Selain itu, al-Suyuthi juga menampilkan sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Nu”aim bin Hammad dalam al-Fitan, dan al-Thabrani dari Ibnu Mas”ud, bahwa ketika Nabi saw. menyebutkan ciri-ciri Dajjal, beliau bersabda:
“Lalu Dajjal melewati Mekkah, ternyata di sana dia bertemu dengan makhluq yang sangat besar, maka dia bertanya: siapa kamu? makhluq tersebut menjawab ”aku adalah Mikail, Allah mengutusku untuk menjaga tanah haram ini”. Kemudian Dajjal meneruskan perjalanannya ke Madinah, disana dia juga bertemu dengan Makhluq yang besar dan dia bertanya: siapa kamu? makhluq itu menjawab: ”aku adalah Jibril, aku diutus Allah untuk menjaga tanah haram ini”.

“Itulah dua hadits yang dikemukakan oleh al-Suyuthi, yang menjelaskan bahwa malaikat Jibril -kendati Nabi sudah wafat- masih tetap eksis turun ke Bumi pada waktu-waktu tertentu. Disamping itu, tiap-tiap Lailatu al-Qodar, para malaikat semuanya turun ke bumi, termasuk di antaranya adalah Jibril yang diredaksikan dalam al-Qur’an surah al-Qadr dengan kalimat al-Ruh.

Sesungguhnya Malikat Jibril menyampaikan wahyu tidak hanya kepada Rasulullah Shallallahu’Ala ihi wa-Sallam, tapi juga kepada Umat Muslim “biasa” / bukan Nabi ataupun Rasul. Wahyu tersebut berupa ilham (ide) ataupun Mimpi yang Bagus.

ilham tersebut bisa jadi bukan berasal dari Analisis/ pemikiran yang mendalam dan rumit dengan bahasa lain, seolah-olah ide brilian tersebut tiba-tiba datang sendiri. ilham itu merupakan wahyu yang disampaikan dari Allah Subhanahu Wata’ala kepada kita melalui Malaikat Jibril.Wallahu a’lam bish shawab

Shalat Tahajud Sesuai Tuntunan Rasulullah, dan Keutamaannya
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Shalat Dhuha Sesuai Tuntunan Rasulullah dan Tatacaranya
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Dahsyatnya 12 Rakaat Sehari Shalat Sunah Rawatib dan Tatacaranya
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Shalat Fardhu dan Shalat Sunah Rawatib Sesuai Tuntunan Rasulullah
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO

Tatacara Shalat Jenazah Sesuai Tuntunan Rasulullah
Watch this video on YouTube.
DOKTER INDONESIA ONLINE VIDEO




.


.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *