MUI Sesalkan Pidato Sukmawati Bandingkan Nabi Muhammad-Sukarno

wp-1558247991708..jpgSukmawati dilaporkan oleh Korlabi ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait ucapannya yang membandingkan Sukarno dengan Nabi Muhammad SAW. Selain Korlabi, Sukmawati dilaporkan oleh Forum Pemuda Muslim Bima (FPMB) ke Bareskrim Polri. Mereka melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama sesuai dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE. Sukmawati sendiri membantah jika dikatakan menistakan agama terkait ucapannya yang menyinggung Nabi Muhammad SAW. Ia menyebut Nabi Muhammad dan Sukarno memiliki derajat yang berbeda yang tidak bisa dibandingkan.

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Misbahul Ulum menyesalkan pidato Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Misbahul menilai Sukmawati tidak peka dengan isu sensitif agama.”Secara pribadi saya menyesalkan kekurangpekaan Ibu Sukmawati terhadap hal-hal yang sensitif, khususnya terhadap umat Islam, mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali,” kata Misbahul kepada wartawan, Minggu (17/11/2019).

Misbahul mengatakan MUI sendiri belum bersikap atas pidato Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Menurutnya, pidato Sukmawati itu harus dianalisis berbagai aspek.

Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Salahuddin al-Ayyubi, menanggapi pernyataan Sukmawati Soekarnoputri soal apakah Presiden Pertama Soekarno atau Nabi Muhammad SAW yang berperan untuk kemerdekaan Indonesia.”Itu perbandingan yang tidak apple to apple. Bahasa agamanya ‘qiyas ma’al fariq’. Perbandingan seperti itu otomatis tertolak,” ucap Salahuddin ketika dihubungi Tirto, Senin (18/11/2019). Alasan tertolak karena menyalahi akal sehat. “Bung Karno sendiri menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah pemimpin yang tiada tanding dan tiada banding. Tidak bisa dibandingkan karena beda skala dan beda era,” kata Salahuddin.

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, seharusnya salah satu putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri menghormati sosok baginda Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan Kitab Suci Alquran. “Nabi muhammad adalah tokoh panutan umat Islam. Oleh karena itu umat Islam sangat menghormatinya,” katan Anwar kepada Okezone, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, jika ada seseorang yang melecehkan Nabi Muhammad seperti pernyataan Sukmawati yang membanding-bandingkan sosok Nabi Muhammad SAW dengan Presiden Soekarno, kemudian membandingkan Alquran dengan Pancasila hal tersebut dikhawatirkan akan memicu kemarahan umat Islam. “Oleh karena itu kalau ada orang atau pihak-pihak tertentu yang merendahkan dan melecehkannya, maka pasti hal demikian akan memantik kemarahan umat Islam,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam video yang beredar di Youtube, dalam sebuah forum, Sukmawati tampak bertanya kepada audiens soal Pancasila dan Alquran serta pertanyaan soal Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.

“Mana yang lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini. Terima kasih silahkan duduk,” ucap Sukmawati.
Laporan tersebut tertuang dalam nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019. Adapun pasal yang disangkakan dengan Pasal 156A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.