Baca Doa Keselamatan Setiap Malam

Imam Ibnu Katsir dalam kitab Tafsirnya merangkum sepuluh hadis tentang keutamaan membaca doa di atas. Di antaranya adalah hadis yang bersumber dari sahabat Abdullah bin Mas’ud, bahwa Rasulullah telah bersabda: “Barangsiapa membaca dua ayat dari akhir Surat Al-Baqarah (ayat 285-286) setiap malam, maka dia akan mendapatkan keselamatan.” (Tafsir Ib­nu Katsir Juz: 1, halaman: 340.

  • اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَاۤ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰٓئِكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ ۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ
  • aamanar-rosuulu bimaaa unzila ilaihi mir robbihii wal-mu`minuun, kullun aamana billaahi wa malaaa`ikatihii wa kutubihii wa rusulih, laa nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qooluu sami’naa wa atho’naa ghufroonaka robbanaa wa ilaikal-mashiir
  • “Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya. Dan mereka berkata, Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 285)
  • Rabbana la tu-akhidzna in nasina au akhtha ‘na rabbana wala tahmil ‘alaina ishran kama hamaltahu ‘alalladzina min qablina, rabbana wala tuhammilna ma la thaqata lana bih, wa’fu ‘anna waghfirlana warhamna anta maulana fanshurna ‘alal qaumil kafirin.
  • “Ya Tuhan, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau­lah Penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir.” (Al-Baqarah:286).

    • Al-Qur’an mengisahkan, bahwa doa di atas dibaca oleh orang-orang yang tulus beriman ke­pada Allah, malaikat, kitab-kitab, dan para rasul, yang mereka sama sekali tidak membeda-beda­kan antara rasul yang satu dengan yang lain.
    • Mereka memohon kepada Allah, seraya me­manjatkan doa : “Ya Tuhan, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa melaksanakan ke­wajiban yang telah Engkau perintahkan. Atau janganlah Engkau hukum kami jika kami salah dalam beramal lantaran kebodohan kami dalam memahami syariat. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang kami tidak mampu memikulnya dalam melaksanakan pe­rintah sebagaimana beban yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami lantaran keingkaran mereka. Ya Tuhan, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak sanggup memikulnya, baik berupa musibah, ujian maupun beban-beban. syar’i. Ya Tuhan, berilah maaf kami dari kesalahan yang telah kami lakukan kepada-Mu, baik keingkaran maupun keterlanjuran kami. Ampunilah kami dari segala perbuatan dosa, dan janganlah Engkau bongkar dosa-dosa itu di hadapan umat manusia. Rahmatilah kami dengan curahan rahmat-Mu yang sangat luas. Engkau Penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir yang menentang agama-Mu serta ingkar kepada sifat ketuhanan-Mu. ” 

         

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.