14 Hikmah Ibadah Haji

14 Hikmah Ibadah Haji

1. Ikhlas dalam seluruh ibadah

Dalam ibadah haji maka diharuskan untuk ikhlas beribadah hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala saja

Dan hal ini telah diisyaratkan dalam firman-Nya.

وَإِذْ بَوَّأْنَا لِإِبْرَاهِيمَ مَكَانَ الْبَيْتِ أَنْ لَا تُشْرِكْ بِي شَيْئًا وَطَهِّرْ بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْقَائِمِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ

“Dan ingatlah ketika Kami menempatkan tempat Baitullah untuk Ibrahim dengan menyatakan ; “Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apapun dan sucikan rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, beribadah, ruku dan sujud” [al-Hajj/22: 26]

Hikmah yang dapat diambil dari ibadah haji adalah mensucikan rumah-Nya di dalam hal ini adalah dengan cara beribadah semata-mata kepada Allah di dekat Ka’bah yang mulia, serta membersihkan sekitar Ka’bah dari berhala-berhala, patung-patung, najis-najis yang Allah subhanahu wa ta’ala haramkan serta dari segala hal yang mengganggu orang-orang yang sedang menjalankan haji atau umrah atau hal-hal lain yang dapat menyibukkan mereka.

2. Penghapus dosa serta mendapatkan balasan Surga

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : اَلْعُمْرَةُ إِلَى اَلْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا, وَالْحَجُّ اَلْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا اَلْجَنَّةَ

“Dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Satu umrah sampai umrah yang lain adalah sebagai penghapus dosa antara keduanya dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali jannah” [HR Bukhari dan Muslim, Bahjatun Nanzhirin no. 1275]

مَنْ حَجَّ لِلَّه فَلَمْ يَرْفُثْ وَ لَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa barang siapa berhaji ke Baitullah ini karena Allah, tidak melakukan rafats dan fusuuq, niscaya ia kembali seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya” [HR Bukhari]

3. Menyambut panggilan Allah subhanahu wa ta’ala

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

“Dan serulah manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”[al-Hajj/22: 27]

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam telah menyerukan berhaji kepada manusia. Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki untuk bisa mendengar seruan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam tersebut serta menyambutnya.

4. Menyaksikan berbagai manfaat untuk umat Muslim

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ

“Agar supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka” [al-Hajj/22: 28]

5. Saling mengenal serta saling menasehati satu sama lain

Diantara hikmah haji adalah setiap umat muslim di dunia bisa saling mengenal satu sama lain dan saling berwasiat dan menasehati kebenaran. Mereka yang datang dari segala penjuru, dari barat, timur, selatan dan utara Makkah, berkumpul di rumah Allah subhanahu wa ta’ala di Arafah, di Muzdalifah, di Mina dan di Makkah.

6. Mempelajari agama Allah subhanahu wa ta’ala

Dan diantara manfaat haji yang besar adalah bahwa mereka bisa mempelajari agama Allah dilingkungan rumah Allah serta di lingkungann masjid Nabawi dari para ulama serta pembimbing dan memberi peringatan tentang apa yang mereka tidak ketahui mengenai hukum-hukum agama, haji, umrah dan lainnya. Sehingga mereka bisa menunaikan kewajiban mereka dengan ilmu.

Dan di antara tanda-tanda kebaikan dan kebahagian seseorang adalah belajar tentang agama Allah subhanahu wa ta’ala. Nabi Shallallahu ‘alaihi bersabda :

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ

“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala memperoleh kebaikan, niscaya Dia menjadikan faqih terhadap agama” [HR Bukhari, Kitab Al-Ilmi 3 bab : 14]

  1. Menyebarkan Ilmu

Di antara manfaat haji yang lainnya adalah menyebarkan ilmu kepada saudara-saudaranya yang melaksanakan ibadah haji serta teman-temannya seperjalanan.

8. Memperbanyak Ketaatan

Di antara manfaat haji adalah memperbanyak shalat dan thawaf, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

ثُمَّ لْيَقْضُوا تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka ; hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka berthawaf sekeliling rumah yang tua itu (Ka’bah)” [Al-Hajj/22 : 29]

9. Melaksanakan nadzar

Adapun jika seseorang berniat bernadzar untuk melakukan ketaatan, maka wajib baginya untuk melaksanakannya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ

“Barangsiapa bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaklah dia mentaati-Nya” [HR Bukhari]

Maka apabila seseorang bernadzar di tanah haram ini berupa shalat, thawaf ataupun ibadah lainnya, maka wajib baginya untuk menunaikannya di tanah haram ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَلْيُوفُوا نُذُورَهُمْ

“Dan hendaklah mereka menunaikan nadzar” [al-Hajj/22: 29]

10. Menolong serta berbuat baik kepada orang yang miskin

Di antara manfaat haji adalah bisa menolong dan berbuat baik kepada orang miskin baik yang sedang menjalankan haji.

11. Memperbanyak Dzikir Kepada Allah

Hendaklah ketika haji memperbanyak dzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala, baik dalam keadaan berdiri, duduk dan bebaring, dengan tasbih (ucapan subhanallah), hamdalah (ucapan alhamdulillah), tahlil (ucapan laa ilaaha ilallah), takbir (ucapan allahu Akbar) serta laa haula wa laa quwata illa billah.

Dari Abu Musa Al-As’ari Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan orang yang mengingat Rabb-nya dan yang tidak mengingat-Nya adalah sebagai orang hidup dan yang mati”. [HR Bukhari, Bahjatun Nadzirin no. 1434]

12. Berdo’a Kepada-Nya

Di antara manfaat haji adalah untuk bersungguh-sungguh berdoa serta merendahkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala, agar Allah subhanahu wa ta’ala menerima semua amal, mensucikan hati serta perbuatan, supaya Allah subhanahu wa ta’ala menolong untuk mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya serta memperbagus ibadah kepada-Nya.

13. Menunaikan manasik dengan sebaik-baiknya

Di antara manfaat haji adalah melaksanakan haji dengan sesempurna mungkin dan ikhlas.

14. Menyembelih Kurban

Di antara manfaat haji adalah bisa menyembelih hewan kurban, baik yang wajib tatkala berihram tammatu dan qiran, maupun tidak wajib yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.