Berbagai Perbedaan Fiqh Menurut 4 mahzab Islam

Dalam masalah shalat:

Mengusap kepala dalam wudhu

  • mazhab Maliki seluruh kepala tanpa telinga
  • mazhab Syafi’i sebagian kepala
  • mazhab Hanafi seperempat kepala
  • mazhab Hambali seluruh kepala dengan telinga

Membaca surat Al-Fatihah dalam shalat fardhu

  • menurut Maliki, Syafi’i dan Hambali adalah wajib dalam semua rakaat
  • Hanafi tidak wajib

Dalam hal mengucap salam

  • menurut Maliki, Syafi’i dan Hambali adalah wajib
  • menurut Hanafi tidak wajib
  • menurut Ja’fari adalah sunnat.

Dalam hal Qunut Subuh

  • menurut Maliki dianjurkan (mustahabb)
  • Syafi’i sunnat
  • menurut Hanafi tidak boleh.

Dalam shalat jamaah Jum’at jumlah minimal JAMAAH

  • menurut Maliki 12 orang laki-laki
  • Syafi’i dan Hambali 40 orang laki-laki
  • Hanafi 5 orang laki-laki
  • Ja’fari 4 orang laki-laki.

Wudhu menyentuh wanita

  • menurut Maliki batal kalau dengan telapak tanga
  • Syafi’i dan Hambali adalah batal
  • Hanafi dan Ja’fari tidak batal.

Shalat jamak karena bepergian

  • menurut Maliki, Syafi’i dan Hambali adalah boleh
  • Hanafi adalah tidak boleh
  • Ja’fari mewajibkan.

Dalam shahih Muslim disebutkan bahwa Nabi melakukan jamak tanpa sebab (tidak bepergian, tidak hujan dan tidak pula sedang berperang).

  • Menurut Syafi’i dan Hambali adalah boleh
  • Maliki dan Hanafi tidak boleh dilakukan, dan menurut Ja’fari adalah wajib.

Shalat berjamaah

  • menurut Maliki, Syafi’i, Hanafi dan Ja’fari adalah sunnat
  • Hambali adalah wajib.

Shalat Tarawih menurut

  • Syafi’i, Hanafi dan Hambali 20 rakaat
  • Maliki 36 rakaat.

Dalam masalah perkawinan: akad nikah tanpa wali

  • menurut Syafi’i dan Hambali adalah batal
  • menurut Maliki, Hanafi dan Ja’fari adalah sah.

Adanya saksi dalam akad nikah

  • menurut Syafi’i, Hanafi, Hambali adalah wajib
  • menurut Maliki tidak wajib
  • Ja’fari dianjurkan (mustahabb).

Walimahan

  • menurut Syafi’i adalah wajib
  • Maliki adalah sunnat.

Kifarat bila bersetubuh pada bulan Ramadhan

  • menurut Syafi’i hanya pada pria saja,
  • Maliki pada pria dan wanita.

Bermain-main (bukan bersetubuh) pada saat haid

  • menurut Syafi’i dan Hanafi adalah haram kalau tanpa aling-aling (pakaian / kain), menurut Maliki adalam haram
  • Hambali dan Ja’fari adalah boleh.

Saksi dalam talak

  • menurut Maliki, Syafi’i, Hanafi dan Hambali adalah tidak perlu
  • sedangkan menurut Ja’fari adalah wajib.

Masalah air mani

  • menurut Syafi’i dan Hambali adalah suci
  • menurut Maliki, Hambali dan Ja’fari adalah najis.

Wudhu kemudian muntah

  • menurut Syafi’i, Maliki dan Ja’fari tidak batal
  • menurut Hanafi batal jikalau penuhi mulut
  • bagi Hambali adalah batal.

Bermalam di Mina pada hari Tasyriq

  • menurut Syafi’i dan Maliki adalah wajib
  • Hanafi sunnat
  • Ja’fari dan Hambali adalah boleh.

Menyentuh mushaf Qur’an tanpa wudhu

  • menurut Maliki, Syafi’i dan Hanafi adalah haram
  • sedangkan menurut Hambali dan Ja’fari boleh dengan aling-aling.

Buka puasa dalam perjalanan

  • menurut Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hambali adalah boleh
  • menurut Ja’fari justru diwajibkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s