Sababul Wurud Rasulullah: Berjalan dan Berlari Menuju Shalat

Sababul Wurud Rasulullah: Berjalan dan Berlari Menuju Shalat

Saat mendengar suara adzan umat terlambat atau waktunya amat pendek karena tertidur atau banyaknya aktifitas yang sulit ditinggal sekejap maka seringkali terburu hendak berjalan menuju masjid. Apalagi jarak dari rumah menuju masjid tidak dekat. Maka bagaimana sebaiknya kecepatan berjalan menuju masjid berjalan tenang atau berlari menuju masjid ? Bagaimana tuntunan Raasulullah m3ngenai hal itu ?

Berjalan dan Berlari Menuju Shalat

  • Dikeluarkan oleh imam yang enam dari Abu Hurairah, ia berkata: “Rasulullah saw bersabda, إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلَاةُ، فَلَا تَأْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَسْعَوْنَ، وَلَكِنْ ائْتُوهَا وَأَنْتُمْ تَمْشُونَ، وَعَلَيْكُمُ السَّكِينَةَ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا ‘Apabila iqamat shalat telah dikumandangkan maka janganlah engkau mendatanginya dalam keadaan engkau berlari-Iari kecil, tetapi datangilah dengan berjalan. Berjalan dengan penuh ketenangan, seberapa yang kamu dapati (beserta imam), kamu laksanakan. Dan yang tidak kamu dapati (beserta imam) maka sempurnakanlah.”‘

Sababul Wurud Hadits Ke-13:

  • Diriwayatkan oleh Ahmad, al-Bukhari, dan Muslim dari Abu Qatadah dari bapaknya ia berkata: “Ketika kami sedang shalat bersama Nabi saw, tiba-tiba terdengar suara hiruk-pikuk dari beberapa orang. Setelah Nabi selesai shalat beliau memanggil mereka lalu berkata: “Apa yang membuat kalian seperti itu?” Mereka menjawab: “Kami terburu-buru mendatangi shalat.” Rasulullah saw, bersabda: “Jangan kalian lakukan itu, apabila kalian mendatangi shalat maka datanglah dengan berjalan tenang. Seberapa yang kamu dapati beserta imam, kamu laksanakan. Dan seberapa imam mendahuluimu maka sempurnakanlah.”

Tahqiq ke-13

  • Hadits 13: Hadits tersebut lafazh milik at-Tirmidzi dalam Abwab ash-Shalah bab: Ma Ja’afi al-Masyyi ila al-Masjid (Hadits-hadits tentang Berjalan Menuju ke Masjid, (1/205));Al-Bukhari dalam kitab: al-Adzan bab: La Yas’a ila ash-Shalah Musta ‘jilan walyaqum bi as-Sakinah wa al-Waqar (Tidak Diperkenankan Menuju Shalat (Berjamaah) dalam Keadaan Terburu-buru dan Hendaknya Datang dengan Tenang dan Bersikap Wajar, (1/164));Muslim dalam kitab al-Masajid bab: Istihbab Ityani ash-Shalah bi Waqar wa Sakinah wa an-Nahyu ‘an Itaniha Sa’ya (Anjuran Mendatangi Shalat (Berjamaah) dengan Sikap Wajar, Tenang, dan Larangan Mendatanginya dengan Tergesa-gesa, (2/245));Abu Dawud dalam kitab ash-Shalah, bab: as-Sa’yu ila ash-Shalah (Tergesa-gesa Menuju Shalat, (1/135));An-Nasa’i kitab: as-Shalah bab: as-Sa’yu ila ash-Shalah (Tergesa-gesa Menuju Shalat);Ibnu Majah dalam kitab al-Masajid wa al-Jama’at, bab: al-Masyyu ila ash-Shalah (Berjalan Menuju Shalat, (1/255)) semuanya dengan lafazh-lafazh yang hampir berdekatan;Ad-Darimi dalam kitab ash-Shalah bab: al-Masyyu ila ash-Shalah (Berjalan Menuju Shalat, (1/236);Ahmad 5/310 dari hadits Abu Qatadah dari bapaknya;Malik dalam kitab ash-Shalah bab: Ma Ja’a fi an-Nida’ li ash-Shalah (Tentang Hadits Seruan untuk Shalat, (1/68)), dan Ahmad 2/460, dengan lafazh yang beragam.

Kosa Kata:

  • Al-jalabah: suara-suara. Dikatakan ajlabu alaihi apabila mereka berkumpul dan berhimpun. Dan Ajlaba Alaihi apabila ia berteriak dan menghasungnya. Lihat an-Nihayah 1/169.
  • Abu Isa berkata: “Ahli ilmu berbeda pendapat dalam hal berjalan menuju masjid. Sebagian di antara mereka berpendapat agar bersegera (tergesa-gesa) jika khawatir luput dari takbir yang pertama (takbiratul ihram), bahkan sebagian ada yang berpendapat agar ia berlari untuk itu. Dan sebagian lagi ada yang berpendapat makruhnya tergesa-gesa. Dan aku memilih agar seseorang itu berjalan dengan tenang dan bersikap wajar.

Sababul Wurud Hadits Ke-13:

  • Hadits tersebut lafazh milik Ahmad 5/306;Dan juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab: al-Adzan bab: Qaulu Manq Qad Fatatna ash-Shalah (Perkataan Seseorang ‘Kita Telah Luput dari Shalat, (1/163));Muslim dalam kitab: al-Masajid bab: Istihbab I’tani ash-Shalah bi Waqar wa Sakinah (Anjuran Mendatangi Shalat dengan Sikap Wajar dan Tenang, (2/244)).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s