Doa Shalawat Dzikir Istigfar Sebelum dan Sesudah Tidur Sesuai Tuntunan Rasulullah

Doa Shalawat Dzikir Istigfar Sebelum dan Sesudah Tidur
Dzikir Paling Utama

  • Laa ilaaha illallaah.
  • Artinya: Tiada tuhan selain Allah.

  • Dasar Hadits: Dari Jabir bin Abdullah ra., “Rasulullah saw bersabda: Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallaah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah” (HR. Tirmidzi)

Dzikir Bangun Tidur

  • Laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai in qadiir. Artinya: Tiada Ilah (Tuhan) melainkan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.
  • Ali Imran: 190-200 (sepuluh ayat terakhir)
  • Dasar Hadits: Dari Aisyah ra, dari Nabi saw, Beliau bersabda,”Tidaklah seorang hamba yang pada saat Allah mengembalikan ruhnya (sesudah tidur) kemudian mengucapkan Laa ilaaha illallaahu wahdahulaa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai in qadiir melainkan pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya sekalipun sebanyak buih di lautan.” (HR Ibnu Sunni) Dari Abdullah bin Abbas ra,” kemudian Rasulullah saw bangun, lalu duduk sambil mengusap wajah dengan tangan agar hilang rasa kantuknya, lalu membaca sepuluh ayat terakhir surat Ali Imran.” (HR Bukhari)

Dzikir Sebelum Tidur

  • Surat Al-Ikhlas: Qul huwallahu ahad, dst (1-4)
  • Surat Al-Falaq: Qul a’uudzu birabbil falaq, dst (1-5)
  • Surat An-Naas: Qul a’uudzu birabbin naas, dst (1-6)
  • Diulang sampai 3x

Ayat Kursi (Al Baqarah: 255):

  •  Allaahulaa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum, . . . Al Baqarah: 285-286: Aamanar rasuulu bimaa undzila ilaihi mir rabbihi wal mu’minuun, dst
  • Dasar Hadits: Dari Aisyah, “Sesungguhnya Nabi saw jika akan tidur, beliau merapatkan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya, lalu membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas. Sesudah itu beliau mengusap kedua tangannya ke badan, bermula kepala, wajah, lalu bagian depan badan. Demikian itu beliau lakukan 3x” (HR Bukhari).
  • Dari Abu Hurairah ra, ia berkata:  Rasulullah saw bertanya kepadaku: “Apa yang dilakukan tawananmu tadi malam?” Aku menjawab, “Ya Rasulullah, ia mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang katanya Allah akan memberi manfaat kepadaku. Oleh karena itu, aku membiarkannya.” Rasulullah bertanya,”Kalimat apa itu?” Jawabku,”Ia berkata kepadaku, Apabila engkau hendak tidur, bacalah Ayat Kursi dari awala hingga akhir ayat Dan dia melanjutkan, Engkau akan senantiasa dalam perlindungan Allah dan setan tidak akan mendekat sampai pagi, dan biasanya para sahabat sangat menginginkan kebaikan.” Lalu Rasulullah saw bersabda,”Ketahuilah, sesungguhnya ia telah berkata benar kepadamu, meskipun dia itu pendusta. Tahukah kamu dengan siapa kamu berbicara selama tiga malam itu wahai Abu Hurairah?” Jawabku,”Tidak.” Beliau bersabda,”Dia itu adalah setan.” (HR Bukhari)
  • Dari Abu Mas’ud ra, ia berkata,”Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah pada malam hari, maka hal itu telah mencukupinya.” (HR Bukhari)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s