Benarkah Yesus atau Nabi Isa itu Tuhan ? DALAM Injil Juga Banyak disebut Yesus Adalah Utusan Tuhan .


  • بسم الله الر حمن الر حيم مَّا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ ۖ كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَ ۗ انظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الْآيَاتِ ثُمَّ انظُرْ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ
  • Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling. (QS. 5:75)

  • Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)
  • Sebelum Yesus menyampaikan kata-kata di injil Yohanes 14:6. Dia berkata: “Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal, jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu, sebab aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” [Yohanes 14: 2]
  • Pernyataan yang begitu jelas di ayat tersebut menekankan bahwa Yesus pergi untuk mempersiapkan “sebuah” tempat tinggal, bukan untuk mempersiapkan “semua” tempat tinggal “Di Rumah BapaKu.” Perhatikan perkataan yg digunakan adalah “bagimu” bukan bagi semua manusia. Terbukti Nabi-Nabi yang datang sebelum Yesus, dan seorang Nabi yang datang sesudahnya, juga mempersiapkan tempat tinggal lain bagi para pengikutnya. Seorang Rasul/Nabi yang datang sesudah Yesus (Nabi Muhammad SAW ) terbukti telah menunjukkan jalan yang sekarang berlaku bagi tempat tinggal baru dalam Kerajaan Sorga.
  • Di samping itu; ayat di atas dengan jelas menyatakan; Yesus adalah “JALAN” menuju tempat tinggal. Perkataan jalan tidak mengindikasikan ketuhanan. Apa halangannya untuk seorang mengatakan “perbuatan baik adalah jalan ke surga”. Begitu juga “Sedekah adalah jalan ke surga “, “Mengingati Tuhan adalah jalan ke surga” dan seumpamanya. Tentu bisa saja. Padahal perbuatan baik, sedekah dan lain-lain kebajikan bukan Tuhan itu sendiri.
  • Adalah kebodohan jika ada orang meyakini bahwa Yesus (atau Nabi manapun) sebagai Tuhan hanya karena mereka dinyatakan sebagai jalan menuju Tuhan. Mengapa orang kristian tidak menterjemahkan ‘jalan’ sebagai ‘cara’? Mengapa mesti dipaksakan jalan itu adalah berarti Tuhan? Padahal di banyak tempat di dalam bible ada berpuluh bukti bahawa yesus bukan Tuhan dan tidak ada juga bukti Tuhan akan menjadi manusia utk menebus dosa. 

  • Injil -Yohanes 1: 18 : “Tak seorangpun pernah melihat Tuhan.”
  • Injil – 1 Timotius 6: 16 : “Tuhan tidak pernah dilihat manusia, dan manusia memang tidak dapat melihat-Nya….”
  • Injil – Keluaran 33: 20 : “Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan me-mandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku yang dapat hidup.”

Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :

  • Yohanes, 20:17 à “Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, Allahku dan Allahmu.”
  • • Yohanes, 8:54 à “Jika aku memuliakan diriku sendiri, maka kemuliaanku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa/Allah-kulah yang memuliakanku.”
  • • Matius, 18:19 à “Permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa/Allah-ku di sorga.”
  • • Markus, 10:18 à “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”
  • • Matius, 7:21à “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga.”
  • • Lukas, 18:19 à “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”
  • • Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
  • • Semua yang tidak mengakui dirinya sebagai Tuhan, ia tidak pantas disebut sebagai Tuhan.
  • • Karena Tuhan pasti menyebut diri-Nya sebagai Tuhan : Im 19:31 & Yes 43:11.

Yesus dengan tegas mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu (bukan tiga), yaitu Allah Tuhannya Yesus dan Tuhannya alam semesta :

  • • Matius, 4:10 à “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”
  • • Matius, 23:8 à “Hanya satu Rabimu.”
  • • Markus, 12:29 à “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”
  • • Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah
  • • Lukas, 10:21 à “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
  • • Yohanes, 5:44 à “Allah yang Esa.”
  • • Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
  • • Semua yang lebih dari satu, tidak pantas disebut sebagai Tuhan karena Tuhan Maha Satu. Laa Ilaaha illallah (Tiada tuhan selain Allah), senada dengan : Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35, Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4, Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15, Laa Ilaah Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.

Yesus berkata bahwa Tuhan/Bapa/Allah ada di sorga (bukan Yesus yang ada di bumi) :

  • • Matius, 23:9 à “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
  • • Matius, 6:9 à “Bapa/Allah kami yang di sorga.”
  • • Matius, 5:48 à “Bapa/Allahmu yang di sorga adalah sempurna.”
  • • Matius, 10:32 à “Di depan Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Matius, 12:50 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Matius, 15:13 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Matius, 16:17 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Yohanes, 6:32-33 à “Bapa/Allah-Ku yang memberikan kamu roti dari sorga.”
  • • Matius, 18:10 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Matius, 18:19 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
  • • Matius, 7:21-23 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

• Semua yang ada di bumi adalah ciptaan Allah dan tidak pantas disebut sebagai Tuhan :
ü Kejadian, 1 & 2 à “Allah menciptakan langit dan bumi.”
ü Lukas, 10:21 à “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
• Tuhan memang tidak dapat dilihat di bumi oleh manusia biasa :
ü Yohanes, 1:18 à “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah.”
ü 1Timotius, 6:16 à “Dan memang manusia tidak dapat melihat Dia/Allah.”
ü Kel 19:24 à “Rakyat tidak boleh menghadap Tuhan, supaya jangan dilanda-Nya.”
ü Kel 20:19 à “Janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”
ü Kel 33:20-23 à “Tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”

Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :

  • • Yohanes, 12:49 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 17:3 à “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.
  • • Matius, 10:40 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Matius, 23:10 à “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat.
  • • Markus, 6:4-6a à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
  • • Lukas, 4:18 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Lukas, 4:24 à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
  • • Lukas, 4:43 à “Untuk itulah aku diutus.” = Rasul Allah.
  • • Lukas, 7:16 à “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”
  • • Lukas, 7:39 à “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”
  • • Lukas, 9:48 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Lukas, 10:16 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 4:34 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 4:44 à “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
  • • Yohanes, 4:19 à “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”
  • • Yohanes, 6:38 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 6:39 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 6:57 à “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 7:16 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 7:33 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 8:29 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 8:18 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 9:4 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 11:42 à “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Yohanes, 17 :6-9 à “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
  • • Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Mat 12:17 & Kis 4:27.
  • • Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Mat 19:17 & Luk 18:18 & Mark 10:18.






Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s