Syaikh Nashirudin Al Albani, Tukang Jam Yang Ahli Hadits


Syaikh Nashiruddin Al-Albani adalah salah satu ahli hadits dan memiliki sanad, di abad ini

Ahli hadits itu tidak banyak atau sangat sedikit. Abad yang lalu ahli hadits yang memiliki sanad beberapa di antara nya adalah Syaikh Hasyim Asy’ari dan Syaikh Ahmad Dahlan .
1 abad adalah 100 tahun dan memiliki sanad adalah mengetahui dengan perawi-perawi hadits nya sampai pada sumber nya yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga mengetahui betul keshahihan sebuah hadits yaitu atau hadits yang shahih (asli) dan hadits yang dhaif serta yang maudhu (lemah serta palsu)

Tepat nya beliau-beliau adalah
Ahli AL-Qur’an dan Penghafal AL-Qur’an

Ahli Hadits dan Penghafal Hadits dan Memiliki Sanad

  • Syaikh Nashiruddin Al-Albani. Shaikh Al-Albani, tidak asing dalam lapangan pengajian Islam, terutama dalam bidang hadith. Ketelitian beliau dalam penilaian hadith dikagumi, bahkan menjadi standard rujukan ulama hadith hari ini. Semua Universitas Dalam Bidang Hadis SELURUH DUNIA Diberi Latihan Untuk Mentashih Hadis Bertaqlid Kepada Al AlBani. Namun beliau dihina pekerjaannya sebagai tukang jam oleh Ahli Bid’ah. Berdosakah Kerja Sebagai Tukang Jam Haramkah? Kenapa beliau jadi tukang jam? Sebab itu adalah sumber pendapatan beliau dan beliau bukan penjual agama. tidak tahukah kalian bahwa pekerjaan Rasulullah ﷺ dulu hanyalah mengembala kambing! Bahkan Ibnu Abbas meriwayatkan Nabi Daud bekerja sebagai tukang besi, Nabi Adam sebagai petani, Nabi Nuh sebagai tukang kayu dan Nabi Idris Sebagai tukang jahit. Apakah dengan pekerjaan2 ini mengurangkan darjat kenabian mereka?
  • Wallahi pekerjaan sebagai tukang jam itu sangatlah mulia lagi halal, berbanding pekerjaan para habib sufi yang mengaut keuntungan beribu ringgit melalui konser dan penjualan album shalawat rekaan (qasidah) mereka.
  • Ia juga jauh lebih mulia lagi halal berbanding para Tukang yasinan dan tahlil arwah yang mengambi upah daripada keluarga si mati yang ditimpa musibah kemiskinan dan kehilangan orang tersayang.
  • Ia juga jauh lebih mulia lagi halal daripada pekerjaan para agamawan yang menerima bayaran daripada ceramah yang mengandungi hadis palsu dan riwayat dusta.
  • Lebih baik jadi tukang jam mendapat rezeki yang halal, jujur dan amanah daripada memperdagangkan agama mencari rezeki secara bathil.
  • Semoga Allah ta’ala. merahmati beliau atas jasa sumbangan yang cukup besar

Sumber

  • As-silsilah Ash-shohihah, no. 1373)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s