Kisah 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga: SA’AD IBN ABU WAQQASH (20 SH-54 H/601-673 M)

Kisah 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga: SA’AD IBN ABU WAQQASH (20 SH-54 H/601-673 M)

  •  Sahabat Nabi Muhammad Saw, yang terkenal sebagai komandan pasukan kaum Muslim. Ia bernama lengkap Sa’ad ibn Malik (yang juga dipanggil Abu Waqqash) ibn Wuhaib ibn Abdul Manaf ibn Zuhra ibn Kilab ibn Murrah. Tokoh suku Quraisy dan Bani Zuhrah ini ahir sekitar 20 tahun Sebelum Hijriah Nahi Saw. atau 601 M. la memeluk Islam pada usia 17 tahun dan menjadi orang ketujuh yang memeluk Islam.
  • Selama bersama Muhammad Saw., Sa’ad ibn Abu Waqqash selalu ikut serta dalam perang yang terjadi pada masanya hingga dikenal sebagai anak muda pemberani. la ter libatdalam PerangQadisiyyah untuk menaklukan Persia yang terjadi pada paruh pertama 16 H atau musim panas 637 M. Sebelum bertolak ke medan pertempuran bersama 4 ribu mujâhid, Umar ibn Al-Khaththab berpesan kepadanya, “Sa’ad! Aku menaruh kepercayaan kepadamu untuk memimpin pasukan ini. Karena itu, pegang teguhlah pesanku. Engkau akan berjuang menghadapi persoalan yang tidak menyenangkan yang engkau tidak akan terlepas d&inya, kecuali dengan kebenaran. Karena itu, biasakanlah dirimu dan orang orang yang bersamamu dengan kebajikan dan janganlah terkecoh. Demi Allah! Dengan orang yang mengaku sebagai paman atau sahabat Rasulullah Saw,! Sebab di antara Allah dan siapa pun tiada kaitan, kecuali dengan ketaatannya. Orang yang berpangkat tinggi maupun rendah, sama dalam pandangan Allah. Allah tuhan mereka. Sebaliknya, mereka adalah para hamba-Nya yang mengharapkan keselamatan dan ingin meraih apa yang berasal dari-Nya dengan kepatuhan. Karena itu, renungkanlah dan laksanakan hal yang dilaksanakan Nabi Saw. semenjak beliau diutus sampai kita berpisah. Inilah pesanku dan jangan sekali-kali engkau lalaikan!”
  • Dalam Perang Qadisiyyah tersebut, pasukan kaum Muslim yang dipimpin oleh Sa’ad ibn Abu Waqqash berhasil mengalahkan pasukan Persia di bawah pimpinan Jenderal Rustam. Setahun kemudian, setelah berhasil menaklukkan Al-Mada’in (Ctesiphon), pa sukan Sa’ad juga berhasil memasuki istana Khusra Yazdegerd. Nama Sa’ad ibn Abu Waq qash juga dikenal sebagai pendiri Kota Kufah pada 17 H/638 M. Di samping itu, Sa’ad termasuk 6 orang yang diberi wewenang dalam memilih Utsman ibn Affan sebagai kha lifah. Setelah Utsman tewas dan Ah ibn Abu Thahib menjadi khahifah, Sa’ad ibn Abu Waq qash menjauhi dunia pohitik. Sa’ad ibn Abu Waqqash wafat pada usia 70 tahun pada 54 H/673 M. Jenazahnya dikebumikan di pemakaman Baqi AI-Gharqad, Madinah AI-Mu nawwarah.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s