Doa Tuntunan Rasulullah : Doa Mohon Ampunan Dosa

Doa Tuntunan Rasulullah : Doa Mohon Ampunan Dosa

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari diterangkan, bahwa Rasulullah biasa membaca doa-doa di bawah ini, sekalipun beliau terpelihara dari dosa. Karena itu, sudah selayaknya bagi setiap muslim membiasakan diri membaca doa di atas dalam setiap waktu dan kesempatan, agar bisa selamat dari perbuatan dosa.

Doa Mohon Ampunan Dosa

  • Allahummagh firli khathi-ati wa jahli wa israfi fi amri kullih, wama anta a ‘lamu bihi minni.  “Ya Allah, ampunilah kesalahan, kebodohan dan keterlaluanku dalam segala urusan, dan ampuni pula segala dosa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku”
  • Allahummagh firli khathayaya wa ‘amdi wa jahli wa hazli wa kullu dzalika ‘indi. wa hazli wa kullu dzalika ‘indi.  “Ya Allah, ampunilah kesalahan-kesalahan, kesengajaan, kebodohan dan keterlaluanku, serta segala dosa yang terdapat pada diriku.”
  • Allahummagh firli ma qaddamtu wama akhkhartu wama asrartu wama a’lantu, antal muqaddimu, wa antal mnakhkhiru, wa anta ‘ala kulli syai-in qadir. “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu maupun yang akan datang, yang rahasia maupun yang terang-terangan. Engkau Maha Terdahulu dan Maha Terakhir, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”


Doa Mohon Curahan Rahmat Dan Ampunan

  • Allahumma innizhalamtu nafsi zhulman katsiran wala yaghfirudz-dzunuba ilia anta, faghfirli maghfiratan min ‘indika warhamni innaka antal ghafiirur rahim. “Ya Allah, aku telah banyak berbuat zhalim terhadap diriku sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, maka curahkanlah ampunan dan belas kasih kepadaku dari sisi-Mu. Sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash dari Abu Bakar Shiddiq diterangkan, bahwa pada suatu ketika Abu Bakar minta kepada Rasulullah agar berkenan mengajarkan sebuah doa. Maka Rasu­lullah kemudian mengajarkan doa di atas, dan oleh Abu Bakar doa tersebut dibaca terus menerus setiap kali selesai melakukan shalat. Imam An-Nawawi Al-Baghdadi memberikan keterangan, bahwa doa di atas sangat baik dibaca sesudah melakukan ibadah shalat, bahkan dalam setiap kesempatan ketika merasa dirinya banyak melakukan perbuatan dosa kepada Allah subhanahu wa ta’ala

         

    Iklan

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    w

    Connecting to %s