Inilah Kitab Islam Pilihan dan Terekomendasikan

Inilah Kitab Islam Pilihan dan Terrekomendasikan

Daftar kumpulan dari tulisan dan buku mengenai Islam atau kitab dalam agama Islam terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya Al-Qur’an dan Tafsir; Sunnah, Hadits dan Kitab Komentar Pendamping Penjelas (Syarh), Kitab Fiqih, dan lain-lain.

Qur’an dan Tafsir

Al-Quran, adalah kitab utama umat Muslim yang merupakan firman ucapan Allah, dan bukan termasuk ciptaan-Nya. Muslim meyakini Al-Qur’an adalah wahyu dari Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Al-Quran adalah rujukan terbaik dan termurni dalam tata bahasa bahasa Arab. Al-Quran secara tepat dihafal, dibaca, dan dicatat oleh para Shahabat Nabi.

  • Tafsir al-Tabari oleh Ibn Jarir al-Tabari Tafsir Al-Tabari atau Ath-Thabari yang aslinya berjudul “Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an” adalah sebuah Tafsir Al-Qur’an yang disusun oleh Imam Abu Ja’far Muhammad bin Jarir ath-Thabari. Namun lebih dikenal sebagai Tafsir Tabari saja. Kitab ini dijuluki sebagai kitab terlengkap dan teragung[butuh rujukan] yang menafsirkan Al Qur’an karena metode penyusunan yang bagus dan wujudnya yang sangat tebal dan berjilid-jilid, yakni diketahui sekitar 26 Jilid.
  • Ma’alim At-Tanzil oleh Al-Baghawi. Ma’alimut Tanzil atau lebih dikenal sebagai Tafsir al-Baghawi, sebuaht tafsir Al-Qur’an klasik yang disusun oleh Imam Husain bin Mas’ud Al-Baghawi (w. 1122 M), ditulis sebagai ringkasan dari tafsir milik Ahmad bin Muhammad Ats-Tsa’labi (w. 1035 M). Saat ini tersedia dalam empat jilid terbitan Libanon dan delapan jilid terbitan Kairo.
  • Al-Muharrar al-Wajiz oleh Ibnu Atiyyah
  • Tafsir Ibnu Katsir oleh Ibnu Katsir.  Ibnu Katsir menulis tafsir Qur’an yang terkenal yang bernama Tafsir Ibnu Katsir. Hingga kini, tafsir Alquran al-Karim sebanyak 10 jilid ini masih menjadi bahan rujukan dalam dunia Islam. Di samping itu, ia juga menulis buku Fada’il Alquran (Keutamaan Alquran), berisi ringkasan sejarah Alquran. Ibnu Katsir memiliki metode sendiri dalam bidang ini, yakni: Tafsir yang paling benar adalah tafsir Alquran dengan Alquran sendiri. Selanjutnya bila penafsiran Alquran dengan Alquran tidak didapatkan, maka Alquran harus ditafsirkan dengan hadis Nabi Muhammad, sebab menurut Alquran sendiri Nabi Muhammad memang diperintahkan untuk menerangkan isi Alquran. Jika yang kedua tidak didapatkan, maka Alquran harus ditafsirkan oleh pendapat para sahabat karena merekalah orang yang paling mengetahui konteks sosial turunnya Alquran. Jika yang ketiga juga tidak didapatkan, maka pendapat dari para tabiin dapat diambil.
  • Zad al-Masir oleh Abu’l-Faraj bin al-Jauzi
  • Tafsir al-Qurtubi oleh Al-Qurtubi
  • Tanwir al-Miqbas oleh `Abd Allah ibn `Abbas
  • Al–Tafsir Al-Kabir oleh Fakhruddin ar-Razi
  • Tafsir al-Jalalain oleh As-Suyuthi. Kitab ini dikarang oleh dua orang Imam yang agung, yakni Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin al-Suyuthi. Jalaluddin al-Mahalli bernama lengkap Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim bin Ahmad al-Imam al-Allamah Jalaluddin al-Mahalli. Lahir pada tahun 791 H/1389 M di Kairo, Mesir. Ia lebih dikenal dengan sebutan al-Mahalli yang dinisbahkan pada kampung kelahirannya. Lokasinya terletak di sebelah barat Kairo, tak jauh dari sungai Nil.
  • Fathul Qadir oleh Muhammad Asy-Syaukani
  • Adhwaul Bayan oleh Asy-Syinqithi
  • Tafsir As-Sa’di oleh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di. Tafsir As-Sa’di merupakan sebuah kitab tafsir Al-Qur’an yang disusun oleh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di. Kitab tafsir ini aslinya berjudul Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan dan lebih dikenal sebagai Tafsir As-Sa’di.Tafsir As-Sa’di dikenal dalam kemudahannya untuk dipelajari dan dipahami langsung oleh masyarakat awam dan berguna bagi para penuntut ilmu lanjutan karena gaya bahasanya yang mudah, struktur yang sederhana, dan makna yang jelas, jauh dari keruwetan, cerita-cerita riwayat Israiliyat juga dari permasalahan-permasalahan i’rab (tata bahasa Arab). Menggunakan gaya bahasa lugas, menghindari kalimat-kalimat sisipan dan bertele-tele yang melebar, yang akan memakan banyak waktu bagi pembaca sehingga dapat menyebabkan kebosanan dan membingungkan. Tafsir ini juga menghindari menyebutkan perbedaan pendapat kecuali sedikit perbedaan dasar yang memang harus disebutkan, hingga pembaca pemula dapat lebih fokus. Tafsir ini meninggalkan penyimpangan pada ayat-ayat sifat dan tidak ada takwil yang bertentangan dengan maksud Allah dalam firmanNya, karena inilah patokan dalam pengukuhan akidah. serta mengungkapkan faedah-faedah yang diambil dari setiap ayat yang dilewatinya pada posisinya masing-masing tanpa memalingkan pada posisi yang lainnya.

Sunnah, Hadits dan Kitab Komentar (Syarah)

Al-Kutub Al-Sittah

  • Shahih Bukhari oleh Muhammad al-Bukhari
  • Shahih Muslim oleh Muslim bin al-Hajjaj
  • Sunan al-Sughra oleh An-Nasa’i
  • Sunan Abu Dawud oleh Abu Dawud
  • Sunan al-Tirmidzhi oleh Al-Tirmidzi
  • Sunan Ibn Majah oleh Ibnu Majah

Sumber Primer

  • Sunan Darimi oleh ad-Darimi. Sunan al-Darimi atau Musnad al-Darimi oleh Abdullah ibn Abdul Rahman ad-Darimi (181H–255H) merupakan kumpulan Hadits yang penting, seperti Muwatta Malik dan Musnad Ahmad. Walaupun terkadang disebut sebagai Musnad kitab ini tidak diatur sesuai nama perawi seperti ‘Musnad’ yang lain, misalnya Musnad Imam Ahmad, akan tetapi lebih dalam bentuk Sunan, di mana kandungan disusun seperti Sunan Ibnu Majah.
  • Al-Muwatta oleh Malik bin Anas
  • Al-Muwatta, Al-Muwaththa atau Muwatta Malik merupakan kitab hadits dan fiqih yang disusun oleh Imam Malik bin Anas, merupakan salah satu dari Kutubut Tis’ah (sembilan kitab hadits utama di kalangan Sunni).  Imam Malik, Yaitu Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abu Amir Al-Ashbahi (93 H dan -179 H). Ia banyak tinggal di Madinah. Ia ulama Islam yang terkenal, dan pendiri mazhab Maliki. Ia dikenal mempunyai lebih dari seribu murid di antaranya yang terkenal adalah Imam Syafe’i. Selama kehidupannya, Imam Malik senantiasa memperbarui Kitab Muwaththa dia ini, sehingga kitab ini mencerminkan pembelajaran dan pengetahuan dia selama lebih dari empat puluh tahun. Kitab ini mengandung seribuan hadits.

    Musnad Ahmad oleh Ahmad ibn Hanbal.  Musnad al-Kabir atau lebih dikenal sebagai Musnad Ahmad adalah salah satu dari Sembilan Kitab hadits yang dijadikan rujukan utama umat Islam kebanyakan, terutama dari golongan Ahlus Sunnah. Kitab ini disusun oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Yaitu Abu Abdullah Ahmad bin Muhammad Adz-Dzuhli asy-Syaibani (164 H – 241 H). Seorang Syaikhul Islam, al-Imam, al-Hafizh, al-Hujjah, Pemimpin Umat Islam pada masanya. Musnad ini terbagi menjadi beberapa musnad besar yang terdiri dari beberapa musnad sahabat atau hadits sahabat. Musnad sahabat atau hadits sahabat ini kemudian memuat beberapa hadits. Di antara kutubuttis’ah, kitab ini merupakan kitab dengan jumlah hadits terbanyak.

Sumber Lain

  • Masabih al-Sunnah oleh Al-Baghawi
  • Misykat al-Masabih oleh Muhammad ibn Abd Allah Khatib Al-Tabrizi
  • Riyadhus Shalihin oleh Yahya ibn Sharaf An-Nawawi
  • Bulughul Maram oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani
  • Talkhis al-Mustadrak oleh Adz-Dzahabi
  • Majma al-Zawa’id oleh Ali ibn Abu Bakr Al-Haitsami
  • Kanz al-Ummal oleh Ali ibn Abd-al-Malik al-Hindi
  • Sahifah Hammam ibnu Munabbih oleh Hammam bin Munabbih
  • Musannaf of Abdurrazzaq oleh Abdurrazzaq Ash-Shan’ani
  • Musannaf Ibnu Juraij oleh Ibn Juraij
  • Al-Mu’jam al-Kabir oleh al-Tabarani
  • Al-Mustadrak ala al-Shahihain oleh Hakim An-Naisyaburi
  • Tahzib al-Atsar oleh Muhammad bin Jarir at-Tabari
  • Sahih Ibn Khuzaimah oleh Ibnu Khuzaimah
  • Sahih Ibn Hibban oleh Ibnu Hibban al-Busti

Ilmu Hadits

  • Kitab Fathul Bari penjelasan Kitab Shahih Bukhari
  • Muqaddimah ibn al-Salah fi Ulum al-Hadith oleh Ibn al-Salah.

Syarh dari Koleksi Hadits

  • Fathul Bari oleh Ibnu Hajar al-Asqalani
  • Umdatul Qari oleh Badruddin al-Aini
  • Irsyadus Sari oleh al-Qastallani
  • Al-Minhaj Bi Syarh Sahih Muslim oleh Yahya bin Sharaf An-Nawawi

Ilmu rijal perawi hadits

  • Tahdhib al-Tahdhib oleh Ibnu Hajar al-Asqalani
  • Tarikh al-Kabir oleh Muhammad al-Bukhari
  • Al-Kamal fi Asma’ al-Rijal oleh Abdul Ghani al-Maqdisi

Fiqh

Hanafi

  • Hidayah oleh Burhanuddin al-Marghinani.
  • Radd al-Muhtar ala al-Dur al-Mukhtar oleh Ibnu Abidin.

Syafi’i

  • Al-Maqasid oleh Yahya bin Syaraf An-Nawawi

Maliki

  • Al-Mudawanna oleh Imam Malik bin Anas
  • Ar-Risala oleh Imam Abu Zayd al-Qairawani
  • Al-Mukhtasar oleh Imam Khalil ibn Ishaq al-Jundi

Hambali

  • Al-Kaafi fi fiqh al-Imam Ahmad bin Hanbal oleh Ibnu Qudamah

Lintas Mazhab

  • Nailul Authar oleh Muhammad Asy-Syaukani

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s