Yesus Bukan Tuhan Tidak Tahu Kiamat Kapan ? Masih Tetap Diingkari Kaum Nasrani

Yesus Bukan Tuhan Tidak Tahu Kiamat Kapan ? Masih Tetap Diingkari Kaum Nasrani

Ketika Yesus ditanya kapan hari kiamat itu terjadi, Dia menjawab, “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Markus 13:32).

Ayat ini sering membuat umat Nadrani dan umat Islam menyangsikan bahwa Yesus adalah Tuhan. Karena Yesus berkata Anak tidak tahu, maka Yesus tidak Mahatahu. Sehingga disimpulkan Yesus bukan Allah, sebab Allah Mahatahu. Karena Yesus tidak tahu hari kiamat, maka Yesus bukan Allah.

Markus 13:32: “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”
Inilah komentar kaum Nasrani

  • Bagaimana kita bisa mengomentarinya? Berikut saya lampirkan jawaban yang saya sampaikan, setelah bergumul dan mencari beberapa bible commentary.
  • Markus 13:32: “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”
  • Tidak ditulis di sana AKU TIDAK TAHU, melainkan ANAK PUN TIDAK. Ini menunjukkan adanya perbedaan fungsi dan jabatan.

Ilustrasi jawaban kaum Nasrani UNTUK MENGINGKARINYA

  • Sekedar ilustrasi, saat Pak SBY menjadi Presiden RI. Ketua Umum Partai Demokrat, Pak SBY, tidak bisa memberhentikan Menteri Luar Negeri, tetapi Presiden RI dapat. Pertanyaannya begini: Apakah Pak SBY tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri? Pak SBY sebagai ketua Demokrat memang tidak berwenang memecat Meteri Luar Negeri. Tetapi Pak SBY adalah Presiden, yang bisa memecat Menteri Luar Negeri. Jadi bolehkah saya bilang: Pak SBY tidak bisa memecat Menteri Luar Negeri? Tidak bisa. Ilustrasi tetsebut bukan analogi yang tepat digunakan. Memecat dianalogikan dengan mengetahui. Kalau di analogilan seharusnya apakah SBY mengetahui menteri luar negeri korupsi. Jawabanya tidak tahu karena SBY bukan Tuhan seperti Yesus. Yang memastikan adalah KPK.
  • Sekarang KITA kembali pada Yesus. Yesus sebagai manusia, ‘Anak’, tidak berwenang mengetahui hari Kiamat. Tetapi Yesus adalah Allah yang Maha tahu. Bolehkah saya bilang: Yesus sebagai Allah tidak tahu hari kiamat? Tidak bisa  KATABkaum Nasrani.
  • Sekali lagi perhatikan ini. Yesus tidak mengucapkannya dengan “Aku tidak tahu” tetapi mengucapkannya dengan “Anak tidak tahu”. Penjelasannya tidak memakai tafsiran-tafsiran, hanya logika sederhana saja. Jadi apakah Yesus tidak tahu hari kiamat? Jawabannya Yesus tetap tidak tahu karena bukan Tuhan

    Bila hal itu tetap diingkari maka jawabannya sama dengan kisah Nabi Muhammad dan Uskup Nasrani

    • Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dalam kitab At-Thabaqat yang bersumber dari al-Azraq bin Qais, bahwa ketika Uskup Najran dan wakilnya menemui Nabi Muhammad SAW dan mendengar penjelasan beliau tentang agama Islam, mereka berkata: “Kami telah lebih dahulu masuk Islam sebelum Anda”.
    • Nabi SAW bersabda: “Kalian telah berdusta, karena ada tiga hal yang menghalangi kalian masuk Islam, yaitu: Kalian mengatakan bahwa Tuhan mempunyai anak; Kalian makan daging babi; dan Kalian bersujud kepada patung”.
    • Kedua orang Nasrani itu bertanya: “Kalau begitu siapakah bapaknya Isa?”. Pada saat itu Rasulullah SAW tidak mengetahui bagaimana harus menjawabnya. Maka turunlah firman Allah SWT sebagai tuntunan kepada Rasulullah untuk menjawabnya: “Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, Kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), Maka jadilah dia. (apa yang telah kami ceritakan itu), Itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, Karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.” (QS. Ali Imran: 59-60).
    • Setelah mendengar firman Allah SWT ini, Uskup Najran dan wakilnya ini tetap merasa ragu dan membantahnya. Maka turunlah firman Allah SWT selanjutnya, “Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka Katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; Kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta. Sesungguhnya Ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah; dan Sesungguhnya Allah, dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Ali Imran: 61-62).
    • Muhammad SAW mengajak utusan Nasrani Najran itu melakukan mubahalah, yakni masing-masing pihak diantara orang-orang yang berbeda pendapat berdo’a kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan la’nat kepada pihak yang berdusta, tetapi mereka tidak berani dan memilih membayar jizyah (sejenis pajak untuk jaminan perlindungan) sebagai tanda tunduk kepada pemerintahan Madinah. Ini menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad SAW.

    Kaum Nasrani wajar masih terus mengingkari

      Selanjutnya Allah Swt. berfirman: 

      • يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأَنْتُمْ تَشْهَدُونَ
      • Hai Ahli Kitab, mengapa kalian mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kalian menyaksikan. (Ali Imran: 70).
      • Yakni kalian mengetahui kebenarannya dan menyaksikan bahwa itu adalah perkara yang hak.
      • يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
      • Hai Ahli Kitab, mengapa kalian mencampuradukkan yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kalian mengetahui? (Ali Imran: 71).
      • Yaitu kalian telah menyembunyikan sifat-sifat Nabi Muhammad dan kebenaran Quran yang terdapat di dalam kitab-kitab kalian, padahal kalian mengetahui dan menyaksikan kebenarannya.

      Iklan

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s