Inilah Bukti Bahwa Yesus Adalah Muslim


Inilah Bukti Bahwa Yesus Adalah Muslim

Mantan pendeta yang dulu bernama Agustinus Christovel Kainama menjadi muslim, bukan karena ia mempelajari Al-Quran, melainkan karena ia memperdalam Injil sebagai kecintaannya kepada Yesus.  Saat memahami Nabi Isa ternyata juga menjalankan puasa, shalat, disunat, wudhu, tahajud dan bersedekah. “Semua itu dilakukan pula oleh umat Islam,” ujarnya. Saat sudah begitu dalam mengkaji Injil, ia malah memutuskan menjadi muslim karena apa yang dilakukan oleh Yesus. Menurut ajaran agama Islampun sesuai yang di firmankan Allah dalam al Quran bahwa semua nabi adalah muslim termasuk nabi Isa atau Yesus

Muslim adalah secara harfiah berarti “seseorang yang berserah diri kepada Allah”, termasuk segala makhluk yang ada di langit dan bumi. Kata muslim kini merujuk kepada penganut agama Islam saja, kemudian pemeluk pria disebut dengan Muslimin  dan pemeluk wanita disebut Muslimah adalah sebutan untuk wanita Islam. Al Qur’an menjelaskan tentang semua nabi dan rasul adalah sebagai Muslim, dari Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad. Al Qur’an menyatakan bahwa mereka adalah Muslim karena mereka hanya berserah diri kepada Tuhan, memberikan firman, dan menegakkan agama Allah. Demikian pula dalam surah Al-Imran dalam Al-Qur’an. “Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) berkata kepada Isa: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.” (Al-Imran 3:52)”

Umat Muslim meyakini bahwa Allah adalah zat kekal, yang memiliki semua sifat ke-Maha-an, tidak tertandingi, mandiri, tidak melahirkan, dan tidak pula diperanakkan, mereka meyakini doktrin atau aqidah ketauhidan (monoteisme).

Menurut ajaran agama Islam Yesus atau Nabi Isa sebenarnya adalah muslim. 
Ini Adalah Bukti bahwa Yesus Muslim Menurut Kitab Injil

  • Yesus mengajarkan umatnya bersyahadat. Yohanes Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal dia, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.{ Yohanes 17:3 }
  • Yesus mengajarkan umatnya Sholat dan bertobat. Matius Sejak waktu itulah Yesus memberitakan : “Bertobatlah, sebab Surga sudah dekat!”. Maka Ia MAJU, lalu bersujud dan berdoa, Berkata: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan sebuah yang Engkau kehendaki.”{ Matius 4:17 }
  • Yesus sunat. Lukas ketika sudah genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.{ Lukas 2:21 }
  • Yesus puasa. Matius Matius Dan setelah berpuasa selama empat puluh hari dan malam, akhirnya laparlah Yesus.{ Matius Matius 4:2 }. Matius berkata “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya { Matius 6:16 }
  • Yesus mengajarkan untuk berbuat amal sholeh (berbuat baik). Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah engkau melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kanan dan kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam ke padamu. Kamu telah mendengar firman, bahawa: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.{ Matius 5:39 }
  • Yesus Mengucapkan Insya Allah. Dalam perencanaan berkaitan dengan hal-hal yang akan datang kita diajarkan untuk tidak mendahului kehendak yang diatas dengan memastikan segala sesuatunya namun hendaknya kita mengucapkan Insya Allah. Ajaran yang sama telah disampaikan oleh Nabi Isa Almasih as/Yesus Kristus kepada umatnya {Yakobus 4:13-17} (kalimat “JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA” pada ayat ke-15,dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB, tertulis “INSYA ALLAH”).
  • Yesus Mengajarkan Wanita Untuk memakai Jilbab PERINTAH MENUTUP AURAT BAGI PEREMPUAN. “Tetapi PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU MENUDUNGI DENGAN KEPALA sedangkan yang TIDAK BERTUDUNG, iyalah menghina kepalanya karena ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab JIKA PEREMPUAN TIDAK MAU MENUDUNGI KEPALANYA,maka ia wajib menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan bahwa rambutnya dipotong, MAKA HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.”{ 1Korintus 11:5-6 }
  • Yesus Mengajarkan Bersuci / Wudhu. “MUSA DAN HARUN serta anak-anaknya MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, MAKA MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN – SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA MUSA.” {Keluaran 40:31-32}
  • Mengajarkan Mengkafani Jenazah. Dan Yusufpun mengambil mayat itu, MENGKAPANINYA DENGAN KAIN LENAN YANG PUTIH BERSIH.”{Matius 27:59}

Diingkari

    Tetapi, entah mengapa kehidupan dan ajaran Nabi Isa  yang berperilaku muslim tersebut tidak diikuti umat Nasrani . Bahkan banyak hal perilaku kehidupan Yesus diingkari. Salah satunya pengingkaran dalam Yesus di Sunat adalah karena tradisi budaya Yahudi.

    Padahal banyak kitab Injil mengabarkan trntang Yesus di sunat.

    • Dan ketika genap delapan hari dan ia disunatkan.  Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat Ia dikandung ibu-Nya” (Lukas 2 : 21)
    • “Inilah perjanjianku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara aku dan kamu.  Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun temurun, baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya, ia telah mengingkari perjanjianKu”  (Kejadian 17 : 10-14)
    • “Kemudian Abraham menyunat Ishak anak itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya” (Kejadian 21 : 4)
    • “Lalu Allah memberikan kepadanya perjanjian sunat; dan demikianlah Abraham meperanakkan Ishak, lalu menyunatkannya pada hari yang kedelapan; dan Ishak memperanakkan Yakub, dan Yakub memperanakkan keduabelas bapa leluhur kita” (Kisah Para Rasul 7 : 8) 
    • “Ketika genaplah delapan hari sesuai dengan hukum Allah, sebagaimana yang tertulis dalam kitab Nabi Musa, mereka bopong anak itu dan membawanya ke rumah ibadat untuk mengkhitankannya.  Dan begitulah mereka sunatkan anak itu, lalu memberinya nama Yesus, sebagaimana malaikat utusan Allah telah mengatakan lebih dahulu setelah ia dikandang di dalam rahim” (Injil Barnabas pasal 5)

      Iklan

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s