ABDURRAHMAN IBN AUF, Sahabat Nabi Yang Dijamin Masuk Surga

ABDURRAHMAN IBN AUF, Sahabat Nabi Yang Dijamin Masuk Surga

Sahabat Nabi Muhammad Saw. yang juga seorang pengusaha sukses, dan termasuk salah satu dan 10 orangyang diberi kabar gembira akan masuk surga. Orang ke-8 yang memeluk Islam ini bernama lengkap Abu Muhammad Abdurrahman ibn Aul ibn Abd Auf ibn Abdul Harits Zurah ibn Kilab ibn Murrah.

Saat lahir path 44 Sebelum Hijriah atau 581 M (10 tahun lebih muda dan Nabi Saw.), ¡a diberi nama Abd ‘Amr yang berarti Budak Amr atau Abd Ka’bah yang berarti Hamba Ka’bah. Karena ¡tu, ketika menyatakan keislamannya lewat ajakan Abu Bakar Al-Shiddiq, Nabi Muhammad Saw. mengganti namanya menjadi Abdurrahman yang berarti Hamba Yang Maha Pengasih.

Ketika Nabi Muhammad Saw. memerintahkan para sahabatnya untuk hijrah ke Haba syah, Abdurrahman menjual seluruh harta kekayaannya demi keperluan hijrah angkatan pertama tu. Setelah beberapa lama di Habasyah, ia kembali ke Makkah dengan harapan ikap kaum musyrik Quraisy akan melunak.’ Namun, harapannya bertolak belakang de ngan kenyataan, ja pun kembali ke Madinah. Di Kota Nabi, Abdurrahman yang banyak menuturkan hadis Nabi ini dipersaudarakan dengan seorang Anshar, Sa’ad ibn Al-Rabi’ Al-Khazraji.

Di Kota Nabi, suami dan Ummu Kultsum binti Uqbah ibn Rabi’ah ibn Abd Syams, Ummu Kuitsum binti Abu Mu’aith, Sahlah binti Ashim, dan Bahriyyah binti Hani’ ini kern- bali menggeluti dunia bisnis sebagai pengusaha. Pada Sya’ban 6 H/Desember 627 M, ja diangkat oleh Nabi Saw. sebagai komandan pasukan kaum Muslim ke Dumah Al-Jandal untuk menghadapi Bani KaIb. Di kota inilah Abdurrahrnan bertemu dengan Tumadhir binti Al-Asbagh, putri dan tokoh suku itu, yang kemudian la sunting menjadi istrinya. Se- lain itu, Abdurrahman juga ikut serta dalam seluruh perang yang dihadiri Rasul Saw., ikut menyaksikan Perjanjian Hudaibiyah, serta mendampingi istri-istri Nabí Saw. dalam menu naikan ibadah haji.

Pada 13 H/634 M, sahabat yang dikenal bersikap zuhud terhadap jabatan dan pang kat ¡ni, ditunjuk oleh Umar ibn AI-Khaththab sebagai pemimpin rombongan jamaah haji. Sebelas tahun kemudian, salah satu dan 6 calon pengganti Umar ini ditunjuk kembali oleh Utsman ibn Affan sebagai pemimpin jamaah haji. Tugas mi merupakan yang terakhir bagi tokoh yang juga dikenal pemurah dan dermawan ini, karena pada 31 H/652 M, la wafat di Madinah pada usia 75 tahun dan dikebumikan di Makam Baqi’ Al-Gharqad de ngan meninggalkan 28 putra dan 8 putri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s