Ilmu Tajwid: Hukum mim mati

Ilmu Tajwid: Hukum mim mati

Hukum mim mati adalah salah satu tajwid yang terdapat dalam Al-Qur’an. Hukum ini berlaku jika mim mati bertemu huruf-huruf tertentu.

Hukum ini terdiri dari tiga jenis, yaitu:

  1. Ikhfa’ Syafawi (ﺇﺧﻔﺎﺀ ﺷﻔﻮﻱ). Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan ba (ب), maka cara membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan. Contoh: (فَاحْكُم بَيْنَهُم) (تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ) (وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ)
  2. Idgham Mithlain ( إدغام ميمى) = Idgham Mimi/Mitsliy. Apabila mim sukun(مْ) bertemu dengan mim (م), maka cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mithlain juga dikenali sebagai idgham mimi atau mutamasilain. Contoh: (أَم مَنْ) (كَمْ مِن فِئَةٍ
  3. Idzhar Syafawi (ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻔﻮﻱ). Apabila mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (مْ) dan ba (ب), maka cara membacanya dengan jelas di bibir dan mulut tertutup. Contoh: (لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (تَمْسُونَ)

Sumber: wikipedia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s