ISLAM ISLAMI

Daftar 39 Nabi Yang Disebut Dalam Al Quran dan Jumlah Penyebutan

Dalam pengertian agama samawi, nabi adalah manusia yang memperoleh wahyu dari Tuhan tentang agama dan misinya. Lebih khusus lagi terdapat istilah rasul yang dalam agama Islam dibedakan bahwa rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran yang diterima dari Tuhan.

Nabi-nabi awal
Dalam tradisi Yahudi dan Kristen, nabi adalah pemimpin umat yang dipanggil Allah untuk memperingatkan mereka agar tidak menyimpang dari perintah-perintah Allah. Umumnya tradisi kenabian dianggap baru dimulai setelah masa Samuel, hakim terakhir yang memimpin Israel sebelum munculnya sistem monarkhi. Namun para teolog sepakat bahwa tradisi kenabian dimulai sejak masa Yosua yang muncul sebagai pengganti Musa dan yang memimpin bangsa Israel memasuki Kanaan. Itu berarti, selain menjadi hakim, Samuel dapat dianggap juga memainkan peranan kenabian. Para pemimpin ini digolongkan sebagai nabi-nabi awal. Dalam kelompok ini termasuk pula nabi-nabi terkenal lainnya seperti Natan, Elia, dan Elisa. Selain itu ada juga “nabi-nabi palsu”, khususnya mereka yang bekerja di lingkungan istana dan hanya memberikan nasihat-nasihat dusta yang hanya menyenangkan raja (lih. 1 Raja-raja ps. 18).

Nabi-nabi yang kemudian

Yang digolongkan ke dalam nabi-nabi yang kemudian adalah mereka yang biasa disebut nabi-nabi besar dan nabi-nabi kecil.

Sebutan “nabi-nabi besar” dan “nabi-nabi kecil” tidak ada hubungannya dengan peranan, kedudukan, ataupun status nabi-nabi tersebut. Istilah ini diberikan kepada mereka hanya dalam kaitannya dengan kitab-kitab mereka. Kitab “empat nabi-nabi besar”, yaitu Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, dan Daniel, umumnya panjang-panjang, dan pasal-pasalnya relatif lebih banyak daripada kitab nabi-nabi kecil. Sementara itu, kedua belas nabi kecil disebut demikian karena kitab-kitab mereka singkat-singkat. Bahkan kitab Nabi Obaja, misalnya, hanya satu pasal saja.

Yang termasuk dalam “dua belas nabi-nabi kecil” adalah Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, dan Maleakhi.

Keenambelas nabi-nabi yang namanya diabadikan menjadi nama kitab tersebut dapat dibagi menjadi lima kurun waktu

  • Masa mula-mula (c. 845-800 SM): Obaja, Yoel, dan Yunus
  • Sebelum masa penawanan Israel (c. 760-722 SM): Amos dan Hosea (kepada kerajaan utara), Yesaya dan Mikha (kepada kerajaan selatan)
  • Sebelum masa penawanan Yehuda (c. 627-586 SM): Zefanya, Nahum, Habakuk, Yeremia
    Masa pengasingan (c. 593-536): Yehezkiel, Daniel

Daftar 39 Nabi Yang Disebut Dalam Al Quran dan Jumlah Penyebutan

  1. 25 NabiMusa (136 kali)
  2. Ibrāhīm (69 kali)
  3. Nūħ (43 kali)
  4. Yusuf (27 kali)
  5. Luth (27 kali)
  6. Adam (25 kali)
  7. Isa (25 kali)
  8. Harun (20 kali)
  9. Isħaq (17 kali)
  10. Sulaiman (17 kali)
  11. Dāwūd (16 kali)
  12. Yaqub (16 kali)
  13. Isma’il (12 kali)
  14. Syu’aib (10 kali)
  15. Shaleh (9 kali)
  16. Zakariyya (7 kali)
  17. Hud (7 kali)
  18. Yaħyā (5 kali)
  19. Muhammad (4 kali) dan Ahmad (1 kali)
  20. Ayyub (4 kali)
  21. Yunus (4 kali)
  22. Idrīs (2 kali)
  23. Ilyās (2 kali)
  24. Ilyasa (2 kali)
  25. Zūlkifli (2 kali)
  26. Figur lainFir’aun (74 kali)
  27. Maryam (34 kali)
  28. Haman (6 kali)
  29. Jalut (4 kali)
  30. Qarūn (4 kali)
  31. Samiri (3 kali)
  32. Dzulkarnain (3 kali)
  33. Imran (3 kali)
  34. al-‘Azīz, (2 kali)
  35. Tālūt (2 kali)
  36. Azar, (1 kali)
  37. Uzayr (1 kali)
  38. Luqman (1 kali)
  39. Abu Lahab (1 kali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *