Asal Usul Dunia Berdasarkan Mitologi Yunani

Dalam kejemuannya, ia ciptalah dunia. Pertama yang ia buat adalah Dewi Bumi yang cantil jelita yang penuh kekuatan dan kehidupan. Kemudian ia buat juga Tartarus dimana malam yang kelam dan jahat bertahta, disamping juga Hari yang cerah ceria. Jangankan manusia, dewa sekalipun ngeri membayangkan keberadaan Tartarus.

Tugas Khaos akhirnya diteruskan oleh Dewi Bumi dengan mengembangkan dunia. Dewi Ágape dilahirkannya sebagai dewi kasih sayang, kemudian laut, langit biru dan gunung gemunung.

Dewa yang paling berkuasa adalah Uranus, penguasa langit yang bertahta di atas awan gemawan. Ia menikah dengan Dewi Bumi dan melahirkan dewa-dewa yang tak kenal kematian. Diantaranya adalah 12 Titan enam laki-laki dan enam perempuan. Bangsa Titan adalah bangsayang perkasa, yang terkenal adalah Okeanus yang luas membentang di permukaan bumi. Keturunannya adalah seluruh sungai di bumi dan 3000 okeanida, mata air.

Titan Hiperion dan istrinya Tea melahirkan Matahari, Fajar dan Bulan yang indah. Sedang Titan terakhir namanya Kronos, ia Sangat terampil lagi ambisius. Anak-anak lain dari Uranus adalah Kiklopes yakni raksasa mata satu yang garang dan raksasa bertangan seratus yang luar biasa perkasa.

Karena kelakuan para Titan dan raksasa bertangan seratus tidak mendapat perkenan di mata Uranus, mereka dihukum dimasukkan ke dalam Tartarus yang gelap gulita. Dalam hukuman itu Kronos berniat melawan Uranus, ayahnya sendiri. Dengan bantuan Dewi Bumi ia bisa lepas dan membunuh Uranus.

Saat itulah kutukan Uranus bergema akan terjadinya pembalasan dari anak-anak Kronos sendiri nantinya. Kronos akhirnya bertahta, para Titan dibebaskan kecuali raksasa bertangan seratus. Kecuali Titan Okeanus yang tak mau bergabung dengan Kronos, ia mengasingkan diri ke sudut dunia.

Karena takut ancaman dari keturunannya, semua anak Kronos ditelannya mentah-mentah saat lahir. Mereka adalah Hera, Remeter, Hestia, Hades dan Poseidon.Bayi terakhir berhasil diselamatkan oleh Rea, istri Kronos, dengan mengelabuhi suaminya. Maka selamatlah bayi itu, yang kelak akan menjadi Zeus.

sumber : wikipedia dan berbagai sumber lainnya

Artikel Terkait :

Supported By :

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR6YmYb-hui0xP9f-qqBB_K64r-8VBm1tFHJQcztlW4hvtQ7V37XwAudi Yudhasmara

KORANDO – Koran Anak Indonesia, Yudhasmara Publisher

“PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : korando.online@gmail.com http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

Copyright 2011. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.